Koran Mandalika, Mataram- BPBD NTB, mengkalkulasikan sebanyak seribu Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir akibat cuaca ektrem di Pulau Lombok belakangan ini.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD NTB, Miftahuddin, mengatakan angka tersebut merupakan jumlah keseluruhan dari tiga kabupaten, yakni Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat.
”Yang tergenang sekitar seribu lebih penduduk (KK),” katanya, Rabu (25/2).
Selain itu, menurut data yang diperoleh pihaknya, total dua ruas jalan juga mengalami kerusakan.
”Kerusakan di beberapa titik ruas jalan itu, ada dua ruas jalan,” lanjut Miftahuddin.
Dia menjelaskan dua ruas jalan rusak itu merupakan infrastruktur kabupaten.
”Itu infrastruktur kewenangan jalan kabupaten. Karena itu menuju dari Sekotong menuju ke Buwun Mas,” jelasnya.
Dia juga menginformasikan bahwa di Wilayah Lombok Timur dikabarkan satu orang hilang yang merupakan anak berusia empat tahun.
Namun, pihaknya belum menerima update terbaru terkait hasil evakuasi korban.
”Belum ada update dari Basarnas. Yang umur empat tahu (korban),” ungkapnya.
Di wilayah Lombok Tengah, dampak banjir juga dirasakan di Kawasan Kuta Mandalika, terutama di sekitar Sirkuit Pertamina Mandalika.
Akan tetapi, Miftahuddin mengatakan masih menuggu juga info terbaru terkait kondisi di sana.
”Memang ada video yang beredar di medsos, ada terjadi longsoran di sekitar kawasan Mandalika. Terutama di kawasan yang baru terbangun,” ucapnya.
Dia menuturkan beberapa longsor disebabkan oleh kondisi bukit yang rusak.
”Ada juga karena kondisi kerusakan bukit-bukit disekitar situ. Itu yang menyebabkan terjadinya longsoran di Kawasan Mandalika,” tuturnya (dik).












