Koran Mandalika, Lombok Tengah – Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah periode 2025-2030, Lalu Pathul Bahri dan Muhamad Nursiah menyampaikan pidato perdana usai pelantikan pada Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Lombok Tengah di Ruang Sidang DPRD setempat, Senin (3/3).
Paripurna diikuti seluruh anggota fraksi DPRD, kepala OPD dan stakeholder. Rapat Paripurna dibuka langsung oleh Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Ramdan.
Lalu Ramdan mengatakan, Rapat paripurna DPRD hari ini adalah rapat yang istimewa bagi masyarakat kabupaten Lombok Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena merupakan momen pertama bagi masyarakat Lombok Tengah untuk mendengarkan pidato pertama bupati dan wakil bupati Lombok Tengah yang terpilih pada pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024,” jelas Lalu Ramdan.
Dikatakan Lalu Ramdan, pada tanggal 15 januari 2025 telah diselenggarakan rapat parpurna dengan agenda pengumuman usulan pengesahan pemberhentian bupati dan wakil bupati Lombok Tengah masa jabatan 2021-2026 dan pengumuman penetapan pasangan bupati dan wakil bupati kabupaten Lombok Tengah terpilih masa jabatan 2025-2030.
Kemudian, lanjut Ramdan, pada tanggal 20 februari 2025 yang lalu, bertempat di kompleks istana merdeka jakarta, presiden republik indonesia telah melantik sebanyak 961 kepala daerah hasil pilkada serentak tahun 2024.
“selanjutnya, sesuai surat edaran menteri dalam negeri republik indonesia nomor 100.2.4.3/4378/sj tentang penegasan dan penjelasan terkait pelaksanaan dan pemilihan kepala daerah serentak nasional tahun 2024 yang menegaskan bahwa gubernur, bupati dan wali kota yang telah dilantik agar menyampaikan pidatonya pada sidang rapat paripurna di DPRD,” jelas Lalu Ramdan.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, menjelaskan, hari ini adalah momen istimewa bagi diri pribadi dan wakil bupati karena berdiri kembali disini dengan amanah sebagai bupati dan wakil bupati Lombok Tengah untuk periode yang kedua.
“Kepercayaan ini adalah sebuah kehormatan besar sekaligus tanggung jawab yang akan kami emban dengan penuh dedikasi bersama dprd dan seluruh masyarakat lombok tengah sebagai mitra strategis, untuk mewujudkan lombok tengah MASMIRAH (masyarakat lombok tengah yang mandiri, berdaya saing, sejahtera dan harmonis),” jelas Lalu Pathul.
Dikatakan Lalu Pathul, sebagai pelayan masyarakat, kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga Kabupaten Lombok Tengah.
Program-program unggulan ini adalah bentuk nyata dari komitmen kami berdua untuk mewujudkan perubahan positif bagi daerah kita di masa depan, menjadikan Lombok Tengah yang lebih baik dari masa sebelumnya dan saat ini.
“Kami percaya, dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, serta dukungan seluruh masyarakat lombok tengah, kita dapat mencapai tujuan yang dicita-citakan. mari jadikan kabupaten lombok tengah sebagai daerah yang mandiri, berdaya saing, sejahtera dan harmonis (MASMIRAH),” demikian Lalu Pathul.
Dalam kesempatan rapat paripurna tersebut, Pathul-Nursiah menegaskan kembali komitmen untuk melanjutkan program-program unggulan yaitu:
1. Pemberian insentif marbot dan guru ngaji.
2. Jaminan kesehatan tuan guru dan pemuka agama lainnya.
3. Umroh untuk asn dan non asn berprestasi (bidan, perawat, guru).
4. cinta yatim piatu.
5. beasiswa kedokteran bagi keluarga miskin dan tahfiz alqur’an.
6. kemitraan pondok pesantren.
7. penyediaan air bersih gratis untuk masjid dan tempat ibadah agama lainnya.
8. mencetak generasi emas berprestasi.
9. pembangunan fasilitas publik ramah anak dan ramah disabilitas.
10. desa wisata unggul
11. pembangunan mall pelayanan publik yang representatif.
12. membangun desa menata kota.
13. pendidikan unggul.
14. kesehatan untuk semua.
15. mengembangkan bale kreasi.
16. pengembangan umkm go internasional.
17. pemberian asuransi petani, peternak dan nelayan.
18. penguatan kemitraan pondok pesantren.
19. pemberian insentif desa berprestasi.
20. pemberian sepeda motor untuk aparat desa dan bpd.
21. pemberian insentif guru honorer dan tenaga medis honorer.
22. penyediaan fasilitas olahraga di setiap kecamatan.
23. reban bagus pare solah.
24. pemberian insentif ketua rt.
25. pemberian insentif kader posyandu.
26. jamsostek untuk bkd dan bkk.
27. menuju nol stunting.
28. menyatukan semua stakeholder di kabupaten lombok tengah untuk mendukung pembangunan (beriuk tandang perapet sile).
29. memajukan adat budaya berlandaskan agama. (wan)












