Solana Memimpin Pasar Kripto: Apa yang Membuatnya Lebih Unggul dari Bitcoin dan Ethereum? - Koran Mandalika

Solana Memimpin Pasar Kripto: Apa yang Membuatnya Lebih Unggul dari Bitcoin dan Ethereum?

Selasa, 30 Juli 2024 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raoul Pal, CEO Real Vision dan analis keuangan terkemuka, telah membuat langkah besar dengan mengalihkan sebagian besar aset likuidnya ke Solana (SOL). Langkah ini memicu spekulasi tentang potensi Solana untuk menandingi Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH). Mengapa Pal begitu yakin dengan Solana? Mari kita jelajahi lebih lanjut.

Raoul Pal terkenal karena analisis keuangan tajamnya dan pandangannya yang inovatif terhadap pasar kripto. Sebagai pengingat, Pal awalnya dikenal karena mempopulerkan istilah “Banana Zone“. Belum lama ini, Pal merombak portofolio investasinya, mengalihkan sebagian besar dari Bitcoin (BTC) dan altcoin lain, lalu mengalokasikan 90% dari total aset likuidnya ke Solana (SOL).

Mengapa Raoul Pal Beralih ke Solana?

Solana telah menunjukkan performa mengesankan tahun ini, dengan kenaikan sekitar 75%, jauh mengungguli Bitcoin yang naik 58% dan Ethereum yang hanya 42%. Pal melihat pola pertumbuhan Solana mirip dengan Ethereum pada tahun 2018, yang mengalami kenaikan harga yang luar biasa. Pengalaman pengguna Solana yang mulus dan sistem tertutup yang efisien membuatnya semakin menarik bagi investor.

“Bukan berarti saya tidak suka Bitcoin,” jelas Pal, “saya hanya melihat potensi kenaikan yang lebih besar pada Solana.” 

Image

Solana dan Potensi ETF

Sokongan terbaru dari Franklin Templeton, raksasa manajemen aset global dengan dana kelolaan lebih dari US$1,64 triliun, meningkatkan semangat untuk Solana. Mengingat minat perusahaan pada Solana, spekulasi tentang kemungkinan ETF SOL spot akan muncul. Kemajuan ini pasti akan berdampak pada harga Solana karena investor institusional dapat memiliki eksposur ke kripto melalui produk ETF yang diatur.

Bagaimanapun juga, sejumlah masalah regulasi mungkin menghalangi kemajuan ETF Solana. Sebagai contoh, Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS biasanya memerlukan akses ke pasar futures CME untuk Solana.

Baca Juga :  KAI Daop 4 Siagakan Petugas dan Material Ekstra Jelang Nataru Amankan Perjalanan

Pengaruh Harga Solana to IDR

Pengaruh harga Solana terhadap mata uang lokal seperti IDR (Rupiah Indonesia) sangat signifikan, terutama bagi para investor di Indonesia. Harga SOL to IDR dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk volume perdagangan global, adopsi teknologi blockchain di Indonesia, serta kebijakan regulasi lokal. Ketika harga Solana naik, investor yang sudah memiliki aset SOL cenderung melihat peningkatan nilai portofolio mereka dalam Rupiah.

Raoul Pal melihat potensi besar dalam Solana, baik dari sisi teknologi maupun pertumbuhan pasar. Dengan sokongan dari institusi besar dan prospek ETF, Solana berpeluang besar untuk terus menarik minat investor. Meski tantangan regulasi masih ada, prospek jangka panjang Solana terlihat cerah.

Berita Terkait

Melihat Arah Industri Konstruksi dari Perspektif Waringin Megah
KAI Daop 2 Bandung Catat Kenaikan 19,9% Penumpang KA Jarak Jauh pada Triwulan I 2026, Maret Jadi Puncak Tertinggi
Partner Day Doctor Web di Jakarta: Membuka Peluang Baru dalam Kerja Sama Keamanan Siber
RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi
Dukung Ekosistem Makan Bergizi Gratis, Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik
Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara
Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya
Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:00

Melihat Arah Industri Konstruksi dari Perspektif Waringin Megah

Jumat, 17 April 2026 - 00:00

KAI Daop 2 Bandung Catat Kenaikan 19,9% Penumpang KA Jarak Jauh pada Triwulan I 2026, Maret Jadi Puncak Tertinggi

Kamis, 16 April 2026 - 22:00

Partner Day Doctor Web di Jakarta: Membuka Peluang Baru dalam Kerja Sama Keamanan Siber

Kamis, 16 April 2026 - 20:00

RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi

Kamis, 16 April 2026 - 18:00

Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara

Kamis, 16 April 2026 - 18:00

Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya

Kamis, 16 April 2026 - 18:00

Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR

Kamis, 16 April 2026 - 18:00

KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas

Berita Terbaru

NTB Terkini

Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos

Jumat, 17 Apr 2026 - 06:50