SpaceX Melonjak dan disusul Bitcoin Rebound, Investor Indonesia Kembali Berburu Peluang di Aset Global? - Koran Mandalika

SpaceX Melonjak dan disusul Bitcoin Rebound, Investor Indonesia Kembali Berburu Peluang di Aset Global?

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 24 Juni 2026 – Dalam beberapa waktu belakangan setelah pencatatan perdananya, saham SpaceX (SPCX) melonjak lebih dari 20% (pada 19 Juni 2026) dan mendorong valuasi perusahaan mendekati US$2,7 triliun. Setelah bertahun-tahun hanya dapat diakses oleh investor institusional dan investor besar, SpaceX akhirnya dapat diakses oleh pasar ritel.

Meski demikian, sebagian besar investor Indonesia tidak memiliki kesempatan untuk memiliki eksposur terhadap saham SpaceX, karena akses terhadap saham Amerika yang terbatas dan membutuhkan modal yang besar. Namun, dengan adanya tokenisasi aset, saham Amerika Serikat seperti SpaceX dapat diakses melalui aset kripto dengan sifat fraksional.Pada pasar lokal, Bittime, platform perdagangan aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah menyediakan perdagangan SpaceX xStock (SPCXX). Penambahan aset ini menambah pilihan produk yang tersedia di platform bagi pengguna yang ingin mengakses eksposur terhadap tokenisasi saham Amerika Serikat sesuai dengan profil risiko.

Bittime, platform perdagangan aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), telah menyediakan perdagangan SpaceX xStock (SPCXX). Penambahan aset ini menambah pilihan produk yang tersedia di platform bagi pengguna yang ingin mengakses eksposur terhadap tokenisasi saham Amerika Serikat sesuai dengan profil risiko.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain SpaceX, sentimen positif juga terlihat pada pasar aset kripto Bitcoin (BTC) yang berhasil rebound hingga 7,38% dalam seminggu dan menyentuh harga $65,766 berdasarkan graphic perdagangan pada Coinmarketcap per-hari ini, 17 Juni 2026. Fenomena penguatan SpaceX dan Bitcoin pada saat yang bersamaan menunjukkan tren yang semakin jelas di pasar keuangan global, yaitu meningkatnya minat terhadap aset-aset pertumbuhan (growth assets).

Baca Juga :  Autumn Foliage di PIK Avenue: Saat Warna-Warni Musim Gugur Hadir di Jakarta

Di tengah gejolak geopolitikal global dan tekanan terhadap nilai tukar Rupiah, investor mulai mempertimbangkan diversifikasi ke berbagai kelas aset sesuai profil risiko masing-masing. Tokenisasi Real World Assets (RWA) menjadi salah satu inovasi yang membuka akses investasi global yang lebih inklusif bagi masyarakat Indonesia.

Menurut Direktur Bisnis Operasional Bittime, Ryan Lymn, melalui proses tokenisasi, berbagai aset yang sebelumnya sulit dijangkau oleh investor dapat diakses secara lebih mudah dan efisien. Dengan begitu, investor dapat memperoleh akses terhadap aset yang memiliki nilai nyata, dan fleksibilitas transaksi yang ditawarkan teknologi blockchain. 

“Bittime melihat tokenisasi aset sebagai salah satu perkembangan penting yang akan membentuk masa depan industri investasi. Oleh karena itu, Bittime terus menghadirkan berbagai tokenisasi aset global agar investor Indonesia dapat memiliki lebih banyak pilihan dalam membangun portofolio yang terdiversifikasi,” jelas Ryan.

Lebih lanjut, sebagai bentuk dukungan bagi investor Indonesia untuk terus berinvestasi dan memperluas portfolio aset nya, Bittime meluncurkan program terbaru Bittime Mining Points, League of Traders.

Melalui program ini, pengguna dapat memperoleh points dari aktivitas trading dan referral dari berbagai aset yang tersedia di platform Bittime, termasuk Bitcoin (BTC), Emas (XAUT), USD (USDT), maupun aset global RWA seperti SpaceX xStock (SPCXX). Poin yang terkumpul nantinya dapat ditukarkan menjadi hadiah dalam bentuk USDT, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna yang aktif bertransaksi.

Baca Juga :  Rayakan Kemerdekaan ke-80 RI dengan Pesona Budaya di “Indonesian Heritage” Mall @ Alam Sutera

Menurut Ryan,  melalui Bittime Mining Points, pihaknya ingin memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mengeksplorasi peluang tersebut sekaligus memperoleh reward tambahan yang dapat ditukarkan menjadi USDT. Bittime berkomitmen membantu investor Indonesia memanfaatkan peluang investasi global secara lebih mudah, aman, dan terjangkau. Di tengah meningkatnya integrasi pasar keuangan dunia, akses terhadap aset seperti Bitcoin dan SpaceX kini bukan lagi privilese segelintir investor, melainkan peluang yang dapat dijangkau oleh lebih banyak masyarakat Indonesia.

Namun, tentu investor perlu memahami bahwa dinamika pasar memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap strategi portofolio masing-masing. Mengingat, kondisi volatilitas pasar yang dapat menciptakan peluang, sekaligus risiko lebih tinggi.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini. Sebab, aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?
Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung
Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah
Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar bagi Anak Penyandang Disabilitas
Memangkas Tikungan, Menghubungkan Kawasan: WSBP Suplai PC-I Girder untuk Proyek Pembangunan Jalan Perbaikan Singaraja–Mengwitani
Tingkatkan Layanan Operasional, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Pertumbuhan Positif pada Semester I – 2026
transcosmos Indonesia Luncurkan Generative AI Chatbot, Terapkan Standar Baru Customer Experience Berbasis AI

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:02

KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:02

Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:02

Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:02

Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar bagi Anak Penyandang Disabilitas

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:02

Memangkas Tikungan, Menghubungkan Kawasan: WSBP Suplai PC-I Girder untuk Proyek Pembangunan Jalan Perbaikan Singaraja–Mengwitani

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:02

Tingkatkan Layanan Operasional, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Pertumbuhan Positif pada Semester I – 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:02

transcosmos Indonesia Luncurkan Generative AI Chatbot, Terapkan Standar Baru Customer Experience Berbasis AI

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:02

Disiplin Risk-Reward Ratio: Kunci Menjaga Pertumbuhan Modal Jangka Panjang

Berita Terbaru

Teknologi

Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?

Kamis, 23 Jul 2026 - 17:02