Tangani Banjir Padang, Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji dan Pemulihan Jalan di Batu Busuk - Koran Mandalika

Tangani Banjir Padang, Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji dan Pemulihan Jalan di Batu Busuk

Senin, 12 Januari 2026 - 12:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengintensifkan upaya normalisasi Sungai Batang Kuranji, khususnya di kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, guna mengurangi risiko banjir di Kota Padang. Percepatan normalisasi sungai ini penting mengingat banjir susulan yang terjadi pada 2 Januari 2026 lalu sempat kembali melanda permukiman warga.

Percepatan normalisasi Sungai Batang Kuranji dilakukan langsung oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan infrastruktur sumber daya air pascabencana menjadi prioritas utama demi keselamatan masyarakat, dan agar bencana tidak terulang.

“Harapan kami, alur sungai kembali aman dan mampu menampung debit air saat hujan lebat. Tentu prioritas utama adalah keselamatan masyarakat,” ujar Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banjir yang terjadi pada awal Januari 2026 tersebut disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang memicu meluapnya Sungai Batang Kuranji. Kondisi ini mengakibatkan ancaman serius terhadap permukiman warga dan infrastruktur jalan.

Kepala BWS Sumatera V, Naryo Widodo, menjelaskan bahwa kondisi Sungai Batang Kuranji di kawasan Batu Busuk sudah mengancam badan jalan dan permukiman. Saat ini, BWS Sumatera V tengah bekerja untuk mengembalikan alur sungai dan mengendalikan alirannya.

Baca Juga :  Bukan Cuma Viral, Konten Arfiana Maulina Sekarang Jadi Senjata Lawan Krisis Iklim

“Saat ini kami menangani dengan membuka alur-alur sungai dan mengarahkannya ke tengah, sehingga sisi kiri sungai yang mengancam jalan dan permukiman masyarakat dapat segera ditangani,” jelas Naryo.

Untuk mempercepat proses tersebut, BWS Sumatera V telah memobilisasi sejumlah alat berat. Sebanyak 11 unit alat berat telah diturunkan dari total rencana 15 unit. Khusus di lokasi kritis Batu Busuk, terdapat 7 unit alat berat dioperasikan.

Selain normalisasi sungai, tim di lapangan juga bekerja keras memulihkan konektivitas jalan desa. Penanganan darurat mencakup perbaikan jalan desa yang putus sepanjang 200 meter. Penanganan jalan yang terputus ini ditargetkan selesai sekitar empat hari ke depan, agar aktivitas masyarakat sekitarnya dapat kembali normal.

“Harapan kami, dengan penanganan dari Kementerian PU ini, dampak risiko banjir yang mengancam permukiman maupun jalan masyarakat dapat berkurang,” tambah Naryo.

Pascabencana, Kementerian PU mencatat bahwa kapasitas tampung Sungai Batang Kuranji telah berkurang hingga hampir 50 persen. Menyikapi hal ini, BWS Sumatera V telah berdiskusi dengan sejumlah akademisi untuk merumuskan penanganan sungai yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Cudy, Brand WiFi Router Networking Global, Resmi Hadir untuk Merevolusi Koneksi WiFi Indonesia

Naryo juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk keberhasilan penanganan jangka panjang. Kementerian PU meminta dukungan Pemerintah Kota Padang, khususnya terkait penyediaan lahan (land clearing) di sepanjang bantaran sungai. Dukungan ini penting agar pelaksanaan konstruksi pengendali banjir ke depannya dapat berjalan lancar tanpa terkendala permasalahan sosial.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia
Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas
Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220
Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall
Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra
Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:17

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:13

Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:40

Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:53

Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:23

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:24

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:46

5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Berita Terbaru