Tingkatkan Efisiensi Operasional Tambang: Terra Drone Indonesia Berikan Pelatihan Pengoperasian dan Pengolahan Data Drone untuk PT Bukit Asam - Koran Mandalika

Tingkatkan Efisiensi Operasional Tambang: Terra Drone Indonesia Berikan Pelatihan Pengoperasian dan Pengolahan Data Drone untuk PT Bukit Asam

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terra Drone Indonesia memberikan pelatihan kepada PT Bukit Asam Tbk tentang penggunaan DJI Mavic 3 Enterprise dan pengolahan data untuk meningkatkan efisiensi operasional tambang.

Terra Drone Indonesia, perusahaan pemanfaatan
teknologi dan solusi drone telah memberikan pelatihan pengoperasian DJI Mavic 3
Enterprise dan pengolahan data bagi PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Pelatihan ini
bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kapasitas pemantauan
tambang yang lebih akurat serta berkelanjutan.

Pelatihan yang diberikan oleh Terra Drone Indonesia
meliputi beberapa aspek penting, yaitu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Pengoperasian DJI Mavic
3 Enterprise
: Para peserta pelatihan dari PTBA diberikan pengetahuan
mendalam tentang cara mengoperasikan DJI Mavic 3 Enterprise, salah satu
drone komersial terbaru dan tercanggih yang saat ini tersedia. Pelatihan
ini mencakup aspek teknis seperti preflight
checklist, navigasi, maneuver, hingga pemeliharaan rutin.

2. Keselamatan dan
Kepatuhan Regulasi
: Terra Drone Indonesia memastikan bahwa semua operasi
drone dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia. Oleh
karena itu, sesi pelatihan juga meliputi pembahasan mengenai keselamatan
penerbangan dan kepatuhan terhadap regulasi penerbangan drone di
Indonesia.

Baca Juga :  Pemanfaatan Sumber Daya Secara Efektif di Kantor dengan Crestron untuk Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Operasional

3. Pengolahan foto udara
menjadi peta
: Dalam sesi ini, peserta dilatih untuk mengolah data yang
dikumpulkan oleh drone. Melalui pengolahan data ini memungkinkan PTBA
untuk mendapatkan peta udara yang lebih akurat dan detail.

4. Studi Kasus dan
Simulasi
: Untuk memastikan pemahaman yang mendalam, pelatihan juga
mencakup studi kasus nyata dan simulasi penggunaan drone di lingkungan
tambang PTBA. Dengan demikian, peserta dapat langsung menerapkan teori
yang telah dipelajari dalam situasi praktis.

Dengan pelatihan ini, diharapkan mampu meningkatkan
efisiensi dan akurasi dalam pemantauan tambang. Penggunaan drone memungkinkan
PTBA untuk melakukan survei udara dengan lebih cepat dan akurat dibandingkan
metode konvensional. Selain itu, data yang dihasilkan oleh drone dapat diolah
untuk berbagai keperluan, seperti pemetaan wilayah, pengawasan lingkungan,
hingga pemantauan aktivitas tambang secara real-time.

Baca Juga :  Nusantara Global Network Partners with MTrading to Enhance Introducing Broker Opportunities Across Southeast Asia

Managing Director Terra Drone Indonesia, Michael
Wishnu Wardana, menyatakan, “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan
PT Bukit Asam dalam memberikan pelatihan ini. Kami percaya bahwa teknologi
drone memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan di
sektor pertambangan. Dengan DJI Mavic 3 Enterprise dan teknologi pengolahan
data yang kami miliki, PT Bukit Asam dapat melakukan pemantauan dan pengawasan
tambang dengan lebih akurat dan efisien.”

Adopsi teknologi drone juga memiliki potensi untuk
mengurangi risiko kecelakaan di tambang. Dengan menggunakan drone untuk
inspeksi dan pemantauan, pekerja tambang tidak perlu lagi memasuki area
berbahaya, sehingga keselamatan kerja dapat lebih terjamin.

Selain memberikan pelatihan pengoperasian drone, Terra Drone Indonesia juga rutin mengadakan pelatihan sertifikasi remote pilot hingga pelatihan advance lainnya seperti pelatihan pemetaan dan LiDAR. Informasi lebih detail dapat dipelajari lebih lanjut di melalui website Terra Drone

Berita Terkait

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Berita Terbaru