Tinjau Bendungan Jragung, Menteri Pekerjaan Umum Beberkan Fungsi Strategis Dukung Program Swasembada Pangan - Koran Mandalika

Tinjau Bendungan Jragung, Menteri Pekerjaan Umum Beberkan Fungsi Strategis Dukung Program Swasembada Pangan

Sabtu, 6 September 2025 - 22:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, 6 September 2025 – Pembangunan Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terus dikebut penyelesaiannya. Dalam tinjauannya pada Jumat (5/9/2025), Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memaparkan fungsi strategis bendungan tersebut sebagai salah satu pilar utama untuk mewujudkan program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Progres konstruksi proyek Pembangunan
Bendungan Jragung yang digarap sejak Oktober 2020 ini tercatat sudah mencapai
88% dan ditargetkan akan rampung sepenuhnya pada September 2026.

Menteri Dody menegaskan bahwa Bendungan
Jragung akan menjadi penopang utama bagi ribuan hektare lahan pertanian. Dengan
kapasitas tampung mencapai 90 juta meter kubik, bendungan ini dirancang untuk
mengairi Daerah Irigasi Jragung seluas 4.053 hektare dan membuka lahan
potensial baru seluas 473 hektare. Dengan suplai air yang konsisten, para
petani diharapkan dapat menikmati irigasi premium yang memungkinkan masa tanam
hingga tiga kali dalam setahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapan saya di tahun 2027 sudah dapat
mengairi 4.500-an hektare lahan pertanian, sehingga akan meningkatkan Indeks
Pertanaman (IP) dari 200 persen menjadi 300 persen. Dan ini dapat mensupport
program Bapak Presiden Prabowo dalam swasembada pangan,” kata Menteri Dody
di sela-sela kunjungannya.

Baca Juga :  Mengapa Setiap Bisnis Membutuhkan Layanan Sekretaris Digital di Era Digital

Memiliki luas genangan 451 hektare,
Bendungan Jragung juga berpotensi menyuplai air bagi 4.528 hektare lahan
pertanian di Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Demak (Kecamatan Karangawen,
Mranggen, dan Guntur), termasuk pengembangan ke Kecamatan Tegowanu dan Tanggung
Harjo di Grobogan.

Menteri Pekerjaan Umum Bapak Dody Hanggodo

Lebih lanjut, Bendungan Jragung tidak hanya
berfungsi untuk irigasi. Infrastruktur multifungsi ini memiliki peran strategis
lain yang tak kalah penting. Salah satunya adalah penyediaan air baku sebesar
1.000 liter per detik yang akan didistribusikan untuk kebutuhan warga di Kota
Semarang (400 liter/detik), Kabupaten Grobogan (250 liter/detik), dan Kabupaten
Demak (350 liter/detik).

Selain itu, bendungan ini juga dirancang
sebagai pengendali banjir yang mampu mereduksi dampak banjir hingga 45%.
Potensi lainnya adalah sebagai sumber energi terbarukan melalui Pembangkit
Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 90 MW dan Pembangkit Listrik Tenaga
Mikrohidro (PLTMH) sebesar 1,4 MW.

Di sisi lain, kehadiran proyek raksasa ini
ternyata sudah membawa denyut ekonomi baru bagi warga sekitar bahkan sebelum
rampung. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Sudarto,
menjelaskan bahwa akses jalan baru sepanjang 9,4 km menuju bendungan telah
memicu munculnya usaha-usaha kecil.

Baca Juga :  Diam-Diam Menumbuhkan Bisnis Dengan "Shadow Growth"

“Sepanjang akses menuju bendungan yang
dibangun 9,4 km, sudah banyak warung yang memanfaatkan pemandangan bendungan.
Ini jelas menggerakkan ekonomi warga,” ujar Sudarto.

Salah satu pedagang, Nur Samsiyah, mengaku
memanfaatkan peluang ini sejak momen Idul Fitri 2025 lalu. “Sejak Ramadhan lalu
banyak warga ngabuburit ke sini untuk menikmati pemandangan bendungan, jadi
kami manfaatkan peluang itu untuk berjualan,” ungkapnya dengan antusias.

Peninjauan proses pembangunan bendungan
oleh Menteri PU menggarisbawahi bahwa Bendungan Jragung bukan sekadar bangunan
fisik, melainkan sebuah infrastruktur dengan fungsi strategis yang menyeluruh;
mulai dari mendukung ketahanan pangan nasional, menyediakan air bersih,
mengendalikan banjir, hingga membangkitkan ekonomi kerakyatan; yang selaras
dengan visi swasembada pangan dan pertumbuhan ekonomi rakyat yang dicanangkan
Presiden Prabowo Subianto.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun
Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden
Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Berita Terkait

Erica Beauty Studio Hadir di Denpasar, Solusi Kecantikan Natural Favorit Anak Muda Bali
‘The Soul of Uluwatu’ Mendapatkan Penghargaan di JWTFF 2026, Bersaing dengan Puluhan Film dari Eropa dan Asia
Hadirkan Nuansa Idulfitri di 18 Stasiun, LRT Jabodebek Ciptakan Pengalaman Perjalanan Lebaran yang Lebih Hangat
CKP Textile Perluas Jangkauan Pasar dengan Koleksi Kain Premium untuk Industri Fashion Lokal
Hadirkan Dampak Sosial Berkelanjutan Di Bulan Suci, IPCC Gelar Program Berbagi Ramadan 2026
Peran Lembaga Rating dalam Stabilitas Pasar Keuangan Global
Ramadan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan untuk Ribuan Warga
KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Datang Lebih Awal, Khusus Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:00

Erica Beauty Studio Hadir di Denpasar, Solusi Kecantikan Natural Favorit Anak Muda Bali

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:00

‘The Soul of Uluwatu’ Mendapatkan Penghargaan di JWTFF 2026, Bersaing dengan Puluhan Film dari Eropa dan Asia

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:00

Hadirkan Nuansa Idulfitri di 18 Stasiun, LRT Jabodebek Ciptakan Pengalaman Perjalanan Lebaran yang Lebih Hangat

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:00

CKP Textile Perluas Jangkauan Pasar dengan Koleksi Kain Premium untuk Industri Fashion Lokal

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:00

Hadirkan Dampak Sosial Berkelanjutan Di Bulan Suci, IPCC Gelar Program Berbagi Ramadan 2026

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00

Ramadan Berkah Jelang Lebaran, KOMBAT Sumut Berbagi Taliasih dan Bingkisan untuk Ribuan Warga

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan Datang Lebih Awal, Khusus Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Keberangkatan

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:00

Antisipasi Lalu Lintas Wisata Idulfitri 1447H, JTT Pastikan Kesiapan Layanan di Ruas Tol Surabaya–Gempol

Berita Terbaru