Koran Mandalika, Mataram – Gunung Barujari di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani kini berada pada tingkat aktivitas level II (Waspada) berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Dalam laporan tersebut masyarakat di sekitar Gunung Rinjani dan pendaki atau pengunjung diminta untuk tidak beraktivitas atau berkemah di dalam area tubuh Gunung Barujari termasuk di area lava baru dan seluruh area di dalam radius 1,5 kilometer dari kawah Gunung Barujari.
Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Balai TNGR, Astekita Ardiaristo, mengatakan berdasarkan laporan tersebut status Gunung Barujari masih aman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menuturkan aktivitas pendakian masih bisa dilakukan seperti biasa. Meski begitu, pendaki diharapkan untuk selalu menyiapkan masker, penutup hidung dan mulut serta pelindung mata agar terhindar dari infeksi saluran pernapasan dan iritasi mata jika terjadi letusan abu.
“Masih seperti biasa. Pendakian tetap berjalan seperti biasa bagi yang sudah booking online seperti yang telah kami sampaikan dalam pengumuman,” katanya saat dikonfirmasi via pesa singkat WhatsApp, Kamis (10/9).
Ia juga menyampaikan area camp di sekitar pelawangan dan Danau Segara Anak masih diluar radius yang disampaikan PVMBG.
“Kita mengikuti rekomendasi dari PVMBG sekitar 1,5 kilometer dari kawah, dan camp area di pelawangan dan danau berada jauh diluar itu,” jelasnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang serta tidak terpengaruh oleh informasi dengan sumber yang tidak jelas, terutama di media sosial.
“Jadi kami menghimbau masyarakat tetap tenang dan waspada tidak terpancing oleh isu-isu tentang Gunung Rinjani yang tidak jelas sumbernya. Dan kepada para pendaki untuk menaati SOP pendakian dan tidak membuat api unggun ataupun bara api yang dapat menyebabkan kebakaran. Laporkan apabila melihat asap atau api. Mari kita jaga Gunung Rinjani ini bersama,” imbaunya (dik)






