Tolak Kenaikan Gaji dan Tunjangan DPR, Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi Protes di Kantor DPRD NTB - Koran Mandalika

Tolak Kenaikan Gaji dan Tunjangan DPR, Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi Protes di Kantor DPRD NTB

Rabu, 27 Agustus 2025 - 17:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas dan masyarakat adat menggelar aksi di Kantor DPRD NTB, menyuarakan berbagai tuntutan diantaranya ialah menolak kenaikan gaji dan tunjangan DPR.

Pantauan Koranmandalika.com, massa aksi berhasil memasuki halaman kantor DPRD NTB, melalui gerbang selatan.

Koordinator aksi yakni Lalu Nazir Huda mengatakan masih belum mengetahui kejelasan kenaikan gaji tersebut hanya berlaku di pusat atau berlaku juga di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai hari ini kita belum mengetahui kejelasannya apakah kenaikan gaji itu dari RI apakah sampai daerah atau bagaimana,” kata Nazir, Rabu (27/8).

Selain itu, ada beberapa situasi di NTB yang melandasi aksi ini, seperti eksploitasi Gunung Rinjani hingga kenaikan PBB.

“Itu kenaikannya itu (PBB) seribu persen ya yang di Lotim (Lombok Timur), karena kemarin juga kawan-kawan dari Lotim itu juga hadir dalam konsolidasi kita dan memberikan beberapa pengalaman situasi disana bahwa mereka sudah melakukan aksi, cuma ditanggapi oleh bupati dan belum ada tindak lanjut begitu, jelas Nazir.

Baca Juga :  Diduga Punya Utang ke Kontraktor, Budi Suryata: Saya Tidak Menerima Dana Sepeserpun

Tak sampai di situ, massa aksi juga menyoroti Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP). Menurut Nazir, rancangan undang-undang itu harus dilakukan secara transparan dan perlu pengawalan dari masyarakat.

“Rancangan KUHAP itu sendiri, ya walaupun sampai saat ini belum kita mendapatkan file aslinya, ketakutan kita di beberapa momentum seperti RUU TNI kita selalu kecolongan. Jadi akan sedikit mempersempit ruang demokrasi ataupun ruang publik yang itu sekiranya harus dilaksanakan atau pun itu sekiranya menjadi hak kita sebagai warga dan juga masyarakat Indonesia begitu,” tuturnya.

Dia mengungkapkan aksi akan terus berlanjut sampai malam hari apabila pihak DPRD tidak mau menemui massa aksi.

Baca Juga :  Kondisi Masyarakat Kian Membaik, Dapur Umum Tagana NTB Ditutup

“Kita sepakat bahwa kita akan tetap berada di sini ketika tidak ada respons atau kita tidak mau diterima di dalam. Ini kita aka sampai malam,” tuturnya.

Dia menegaskan aksi ini tidak berakhir di kantor DPRD saja, melainkan akan bergeser ke kantor Gubernur NTB.

“Kita akan tetap lanjut dan berjilid-jilid, tidak hanya di sini saja tetapi juga akan hadir di gubernur juga dengan membawa beberapa tuntutan. Karena di sini kurang lebih itu sekitar ada belasan tuntutan yang kita bawa hari ini, dan juga ada beberapa yang ingin kita pertanyakan atau pertegas kepada gubernur begitu,” tegasnya.

Samapi berita ini terbit, belum ada konfirmasi dari pihak DPRD Nusa Tenggara Barat. (dik)

Berita Terkait

‎Lima Komisioner KI NTB Resmi Dilantik
‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok
‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH
‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair
‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok
‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI
‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai
‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:46

5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:55

Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:58

Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:45

Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:11

PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:10

Brand Besar Tak Butuh Agency, Mereka Butuh Growth Partner

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:13

Yogyakarta, Solo dan Semarang Jadi Tujuan Favorit, KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

Berita Terbaru

NTB Terkini

‎Lima Komisioner KI NTB Resmi Dilantik

Kamis, 26 Feb 2026 - 20:27