Tren Penjualan Tabir Surya di Ecommerce di Kuartal 1 2024, Azarine Mendominasi Penjualan - Koran Mandalika

Tren Penjualan Tabir Surya di Ecommerce di Kuartal 1 2024, Azarine Mendominasi Penjualan

Rabu, 26 Juni 2024 - 12:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar produk perawatan wajah di Indonesia tumbuh pesat dengan peningkatan pendapatan 20% dibandingkan 2022, diproyeksikan mencapai USD 2,7 miliar di 2024. Sebanyak 87,3% konsumen wanita menggunakan tabir surya setiap hari, menyebabkan penjualan melonjak 2,8 juta produk dibandingkan 2022, didukung oleh platform e-commerce seperti Shopee, Lazada, dan Tokopedia. Menurut Magpie E-commerce Intelligence, pasar tabir surya mencapai GMV IDR 318,04 miliar dengan 6,3 juta produk terjual pada Q1 2024. Shopee mendominasi dengan 74,9% pangsa pasar, sementara Lazada tumbuh signifikan dengan peningkatan GMV 90,3%. Merek lokal seperti Azarine memimpin pasar dengan 14,3% pangsa pasar.

Jakarta, Indonesia – 25 Juni 2024 – Penjualan produk perawatan wajah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang cukup mengesankan. Dengan peningkatan pendapatan sebesar 20% dibandingkan tahun 2022, pasar produk ini diproyeksikan meraih pendapatan sebesar USD 2,7 miliar di tahun 2024.

Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa 87,3% konsumen wanita menggunakan tabir surya, salah satu jenis produk perawatan wajah setiap hari. Konsumsi ini menyebabkan lonjakan pembeli yang menghasilkan peningkatan 2,8 juta produk terjual jika dibandingkan dengan tahun 2022. Platform belanja online seperti e-commerce secara signifikan berkontribusi terhadap pertumbuhan penjualan tabir surya ini.

Pasar Tabir Surya

Menurut hasil riset dari Magpie E-commerce Intelligence, per kuartal pertama atau Januari hingga Maret 2024 ini, pasar tabir surya berhasil meraih nilai bruto (GMV) IDR 318,04 miliar dengan total 6,3 juta produk terjual di Shopee, Lazada, & Tokopedia.

“Periode kuartal pertama untuk kategori perawatan wajah, khususnya produk tabir surya, mengalami penurunan sebesar 14,2% dibandingkan dengan kuartal keempat 2023 yang hanya menghasilkan IDR 370,29 miliar. Meskipun demikian, GMV yang dihasilkan di pasar tabir surya selama periode ini secara konsisten meningkat dari bulan ke bulan (MoM).” ujar Wilhendra Akmam, CEO dari Magpie.

Pembagian per E-commerce

Market share tabir surya by ecommerce

Wilhendra juga menambahkan “Shopee mendominasi pasar E-commerce dari Januari hingga Maret 2024 dengan pangsa pasar sebesar 74,9%, membuat Lazada menjadi posisi kedua dengan 16,2% dan Tokopedia dengan 8,9%.”

Baca Juga :  Barantum CRM AI: Tingkatkan Produktivitas Tim Customer Service Anda

Menariknya, Lazada menunjukkan pertumbuhan signifikan dari kuartal 4 2023 ke kuartal 1 2024 dengan peningkatan GMV sebesar 90,3% sementara Shopee mengalami penurunan sebesar 25,2%.

Pembagian per Brand

Market share tabir surya by brand

Pasar tabir surya di E-commerce didominasi oleh merek lokal. “Azarine memimpin pasar keseluruhan dengan 14,3%, diikuti oleh Facetology di posisi kedua dengan 12,3% dan Skin Aqua di 8.3% dari keseluruhan penjualan produk tabir surya.” ujar Wilhendra.

Produk Tabir Surya Terlaris di E-commerce

Top 3 brand tabir surya di Shopee

Azarine memimpin produk terlaris di Shopee dengan GMV sebesar 22,14 miliar dengan 438,9 ribu produk terjual selama kuartal 1 2024. Pada rentang waktu yang sama, Azarine juga memimpin penjualan sunscreen di Tokopedia dengan GMV sebesar 1,81 miliar dengan 30,7 ribu produk terjual. Sementara itu, Madame Gie mencatat penjualan tertinggi di Lazada dengan 90,6 ribu produk terjual pada kuartal 1 2024.

Top 3 brand tabir surya di LazadaTop 3 brand tabir surya di Tokopedia

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru