Uganda, Permata Afrika Timur: Destinasi Baru untuk Investasi dan Wisata Alam Berkelanjutan - Koran Mandalika

Uganda, Permata Afrika Timur: Destinasi Baru untuk Investasi dan Wisata Alam Berkelanjutan

Selasa, 8 Juli 2025 - 11:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uganda, dikenal sebagai The Pearl of Africa, tengah membuka peluang kemitraan jangka panjang dengan Indonesia di sektor pariwisata berkelanjutan, TIK, serta sumber daya mineral, minyak, dan gas.

Dikenal sebagai The Pearl of Africa, Uganda tengah berkembang pesat menjadi destinasi unggulan untuk wisata alam dan wisata berkelanjutan. Tak hanya terkenal dengan kekayaan satwa liar dan warisan budaya, Uganda kini mengundang para pemangku kepentingan dari Indonesia untuk menjajaki potensi besar negara ini sebagai gerbang investasi, kolaborasi, dan kemitraan jangka panjang di sektor pariwisata, teknologi informasi dan komunikasi, serta sumber daya mineral, minyak, dan gas.

Untuk mempererat koneksi dan pertumbuhan bersama, Uganda High Commission Malaysia akan menggelar Uganda–Indonesia Business Forum pada 10 Juli 2025 di Park Hyatt Jakarta. Forum ini akan memperkenalkan potensi pariwisata Uganda kepada wisatawan, pelaku usaha perjalanan, serta pebisnis yang ingin memperluas jangkauan mereka ke kawasan Afrika Timur.

“Indonesia adalah pasar penting bagi Uganda. Kedua negara sama-sama kaya akan destinasi wisata, sumber daya mineral, minyak, dan gas yang membuat peluang kemitraan semakin terbuka. Forum ini bukan hanya ajang untuk menampilkan keindahan Uganda, tetapi juga sarana untuk menjajaki pertumbuhan bersama,” ujar H.E Dr. Betty Oyella Bigombe, Duta Besar Uganda untuk Malaysia yang juga terakreditasi di Indonesia.

Forum ini akan menyoroti pertumbuhan pesat Uganda di sektor perjalanan, pengembangan mineral, minyak dan gas, serta inovasi digital. Uganda menawarkan peluang besar dalam eksplorasi mineral dan pengolahan bernilai tambah, khususnya dalam praktik pertambangan berkelanjutan yang mendukung masyarakat lokal dan menjaga kelestarian lingkungan. Peluang investasi juga tersedia di bidang infrastruktur tambang, pabrik pengolahan, dan solusi energi. Di sektor teknologi informasi dan komunikasi, Uganda tengah gencar mendorong modernisasi industri dan pengembangan kawasan teknologi (technology parks).

Forum ini akan menjadi ajang berbagi pengetahuan, riset bersama, dan kolaborasi inovatif antara institusi dan perusahaan dari kedua negara.

Baca Juga :  Tinggal 2 Hari Lagi, Yuk Manfaatkan Diskon Tiket KA Ekonomi Komersial 30%!

“Forum ini bertujuan untuk membangun jembatan antar bangsa, dan antar industri. Indonesia memiliki apresiasi tinggi terhadap alam dan budaya, di sinilah kami melihat peluang kolaborasi di sektor perhotelan, pengembangan tur, dan ekowisata berbasis komunitas,” tambah Dr. Bigombe.

Forum ini akan terdiri dari sejumlah sesi terstruktur untuk mendorong dialog, pertukaran gagasan, dan kolaborasi konkret. Acara akan diawali dengan sambutan dari pejabat pemerintah kedua negara, disusul dengan sesi jejaring yang dikurasi secara khusus, termasuk pertemuan antar pemerintah (G2G) dan antar pelaku usaha (B2B). Acara akan ditutup dengan rangkuman hasil forum dan pembentukan kelompok kerja lintas sektor untuk menindaklanjuti inisiatif utama.

Forum ini akan mengundang para pelaku perjalanan, pemimpin bisnis, investor, dan media untuk turut serta dalam forum ini. Acara ini akan menghadirkan sesi diskusi yang mendalam, lokakarya, dan peluang jejaring guna memperkuat kolaborasi lintas negara serta membuka potensi pasar baru.

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru