Valbury Tawarkan Tiga Tipe Akun untuk Sesuaikan Biaya Transaksi dengan Profil Risiko Trader - Koran Mandalika

Valbury Tawarkan Tiga Tipe Akun untuk Sesuaikan Biaya Transaksi dengan Profil Risiko Trader

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tipe akun Alpha, Sirius, dan Vega ditujukan untuk membantu trader memilih struktur biaya yang sesuai dengan modal, frekuensi transaksi, dan toleransi risikonya.

JAKARTA, Juni 2026. PT Valbury Asia Futures (Valbury), perusahaan pialang berjangka yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), menyediakan tiga tipe akun transaksi, yaitu Alpha, Sirius, dan Vega, yang masing-masing dirancang untuk profil risiko dan pola transaksi yang berbeda. Langkah ini ditujukan untuk membantu trader, mulai dari pemula hingga yang berpengalaman, memilih struktur biaya yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Pemilihan tipe akun menjadi salah satu keputusan awal yang penting bagi trader, karena setiap akun memiliki perbedaan pada setoran minimal, tingkat spread, dan struktur komisi. Ketiga komponen tersebut pada akhirnya memengaruhi total biaya yang ditanggung dalam setiap transaksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Valbury Research, pemilihan akun sebaiknya disesuaikan dengan profil risiko, bukan semata mengejar spread terendah. “Akun yang paling tepat adalah yang struktur biayanya selaras dengan cara seorang trader bertransaksi. Kami ingin trader memahami pilihan ini secara objektif, sebagai bagian dari literasi keuangan,” demikian keterangan resmi Valbury.

Baca Juga :  MiiTel Meetings: Buat Transkripsi dan Minutes of Meeting Otomatis

Tipe akun Alpha ditujukan untuk trader pemula atau yang berprofil konservatif. Dengan setoran minimal yang relatif terjangkau dan struktur tanpa komisi yang rumit, akun ini memberi ruang bagi trader baru untuk belajar memahami pasar. Sebagai konsekuensinya, spread pada akun ini cenderung lebih lebar dibandingkan tipe lainnya.

Tipe akun Sirius diposisikan untuk trader yang lebih aktif dengan profil moderat. Akun ini menawarkan spread yang lebih ketat dibandingkan Alpha, sehingga membantu menekan biaya per transaksi bagi trader dengan frekuensi menengah, umumnya tanpa beban komisi yang besar.

Sementara itu, tipe akun Vega dirancang untuk trader berpengalaman dengan volume transaksi tinggi. Akun ini menawarkan spread yang paling ketat, meskipun umumnya disertai komisi per lot. Dengan karakteristik tersebut, Vega cenderung lebih efisien pada volume besar, dan kurang ekonomis bagi trader bermodal kecil atau berfrekuensi rendah.

Baca Juga :  MoraRepublic Tegaskan Komitmen terhadap Ekosistem Digital Indonesia

Perbandingan umum ketiga tipe akun dapat dilihat pada tabel berikut.

Valbury menekankan bahwa tidak ada satu tipe akun yang paling unggul untuk semua orang. Akun dengan biaya eksplisit lebih rendah dapat memiliki spread yang lebih lebar, sementara akun dengan spread terendah dapat disertai komisi yang baru efisien pada volume besar. Karena itu, trader disarankan menghitung total biaya, yang mencakup spread, komisi, dan biaya menahan posisi, sesuai dengan pola transaksinya masing-masing.

Valbury juga menyatakan komitmennya terhadap transparansi biaya. “Kami mendorong trader untuk membandingkan biaya secara objektif dan memastikan setiap keputusan diambil dengan pemahaman yang memadai serta sesuai profil risiko masing-masing,” demikian keterangan perusahaan. Valbury mengingatkan bahwa transaksi pada instrumen berjangka dengan leverage mengandung risiko yang tinggi, sehingga manajemen risiko yang disiplin tetap menjadi hal yang utama.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT
MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional
CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:02

Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Kamis, 17 September 2026 - 01:02

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Berita Terbaru