Wacana Pembentukan Kabupaten Mandalika Kembali Mencuat - Koran Mandalika

Wacana Pembentukan Kabupaten Mandalika Kembali Mencuat

Jumat, 26 April 2024 - 18:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Wacana pembentukan Kabupaten Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencuat.

Sejumlah tokoh dari enam kecamatan di Lombok Tengah, mulai menggagas terbentuknya kabupaten baru di daerah Gumi Gora.

Enam kecamatan itu adalah Praya Timur, Pujut, Praya Barat, Praya Barat Daya, Jonggat, dan Pringgarata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para tokoh ini menilai langkah pembentukan kabupaten baru bukan isapan jempol semata. Pasalnya, hampir seluruh syarat untuk mensukseskan agenda tersebut sudah terpenuhi.

“Baik dari jumlah penduduknya, luas wilayah, letak geografis, demografi, keamanan, sosial politik, adat dan tradisi kami sudah kaji semua,” kata salah satu penggagas Kabupaten Mandalika Muhanan, kepada media, Kamis (25/4/2024) di Praya.

Baca Juga :  Pengamat Yakin Pasangan Ganjar-Mahfud Unggul di NTB

Menurutnya, berdasarkan data badan pusat statistik (BPS) pada tahun 2020, jumlah penduduk di enam kecamatan tersebut sebanyak 511.214 jiwa.

Selain itu, Muhanan menilai pemekaran wilayah ini merupakan salah suatu langkah strategis yang ditempuh oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan.

“Baik dalam rangka pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan menuju terwujudnya suatu tatanan kehidupan masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera, adil dan makmur,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Gibest ini menjelaskan bahwa pembentukan Kabupaten Mandalika ini merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan karena dengan adanya hal itu diharapkan dapat lebih memaksimalkan pemerataan pembangunan daerah.

“Adanya pemekaran wilayah ini akan memberikan dampak positif terhadap seluruh sektor, mulai sektor ekonomi, politik, sosial budaya, dan lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kasus TB Tembus Angka 54 Persen per November 2025, Tantangan Bagi Pemerintah NTB

Selain itu, adanya pemekaran ini wilayah akan berdampak pada tata kelola pemerintahan, dimana hal tersebut menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan sistem pemerintahan.

“Pemekaran ini sangat penting sebagai salah satu upaya dalam perbaikan pelayanan kepada masyarakat supaya lebih mudah dijangkau. Makanya kami sudah mulai melakukan langkah-langkah,” bebernya.

Di sisi lain, Gibest menyampaikan bahwa dalam waktu dekat sejumlah tokoh dari enam kecamatan ini akan menggelar dialog untuk membahas agenda tersebut.

“Karena gagasan ini bukan barang baru. Ini sudah kita mulai sejak tahun 2022 lalu. Makanya sekarang kami mulai seriuskan,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini
Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual
Pemprov NTB Ajak Masyarakat Beri Dukungan kepada Sekda Baru
Rapat dengan Menteri ATR/BPN, Gubernur Iqbal Singgung Aset Daerah yang Belum Bersertifikat
Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi
Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah
Musrenbang RKPD 2027 Lombok Tengah Soroti Pengangguran di Tengah Perbaikan Indikator Makro
Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 17:00

KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

Senin, 13 April 2026 - 16:00

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Senin, 13 April 2026 - 16:00

Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan, BRImo Permudah Transaksi Nasabah

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Membangun Hubungan Jangka Panjang Melalui Program Loyalitas di Industri Keuangan

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Senin, 13 April 2026 - 14:00

KAI Bandara Dorong Pemberdayaan SDM melalui Keterlibatan sebagai Dosen Tamu di Universitas Indonesia

Senin, 13 April 2026 - 14:00

Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

Berita Terbaru