Waktu Transit Lebih Produktif, Manfaatkan Fasilitas Co-Working Space di Stasiun Cawang - Koran Mandalika

Waktu Transit Lebih Produktif, Manfaatkan Fasilitas Co-Working Space di Stasiun Cawang

Minggu, 15 Februari 2026 - 22:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas Co-Working Space gratis di Stasiun Cawang memberi kesempatan pengguna LRT Jabodebek memanfaatkan waktu transit menjadi lebih produktif dan nyaman.

Waktu menunggu kereta kini tak lagi harus dihabiskan dengan duduk tanpa aktivitas. Ditengah tren kerja fleksibel dan mobilitas tinggi masyarakat Jabodebek, pengguna LRT Jabodebek dapat memanfaatkan fasilitas Co-Working Space di Stasiun Cawang setiap hari secara gratis.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa Co-Working Space ini dibuka pukul 09.00–21.00 WIB. Dengan kapasitas hingga 48 orang, fasilitas ini dilengkapi meja dan kursi kerja, pendingin ruangan, akses Wi-Fi gratis, serta colokan pengisian daya perangkat elektronik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stasiun Cawang dipilih bukan tanpa alasan. Sepanjang Januari 2026, stasiun ini mencatat 136.383 pengguna tap-in dan 113.533 pengguna tap-out atau hampir 250 ribu pergerakan pengguna LRT Jabodebek setiap hari. KAI melihat potensi waktu transit yang bisa dimanfaatkan lebih produktif, dan menempatkan Stasiun Cawang sebagai salah satu titik transit dengan pergerakan pengguna tinggi, terutama bagi pengguna harian yang berpindah dari arah Jati Mulya menuju Harjamukti maupun sebaliknya.

Baca Juga :  Garap Tahap II Mulai September 2025, Kementerian PU Pastikan Fasilitas Sekolah Rakyat Tahap I Tetap Terawat

“Tingginya arus pengguna LRT Jabodebek di Stasiun Cawang membuat waktu tunggu menjadi bagian dari rutinitas harian banyak pekerja. Kini, waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk membalas email, mengikuti rapat daring, menyelesaikan tugas, atau sekadar mencari suasana kerja baru tanpa harus keluar dari area stasiun,” ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa konsep ini menjadi bagian dari transformasi stasiun sebagai ruang publik modern yang tidak hanya melayani mobilitas, tetapi juga produktivitas.

Baca Juga :  Tips Menikmati Bubur Ayam Jakarta 46 dengan Topping Terbaik

“Melalui fasilitas ini, pengguna LRT Jabodebek dapat tetap bekerja atau belajar dengan nyaman tanpa perlu meninggalkan area stasiun,” tambahnya.

Kehadiran Co-Working Space ini juga memperkuat transformasi stasiun sebagai ruang publik yang lebih dari sekadar titik keberangkatan dan kedatangan. Selain ruang kerja, pengguna dapat menikmati berbagai tenant kuliner di area stasiun untuk menunjang aktivitas selama transit.

Dengan fasilitas ini, pengalaman naik LRT Jabodebek diharapkan tidak hanya efisien secara perjalanan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi keseharian komuter kota. KAI mengajak seluruh pengguna LRT Jabodebek untuk menjaga kebersihan dan ketertiban bersama agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh semua pengguna.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Berita Terbaru