Warga KSB Antusias Berobat, Syukur Ada RS Apung Milik PDIP - Koran Mandalika

Warga KSB Antusias Berobat, Syukur Ada RS Apung Milik PDIP

Jumat, 8 Desember 2023 - 06:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika – Pemda dan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyambut antusias kedatangan rumah sakit apung Laksamana Malahayati yang bersandar di Dermaga F3, Desa Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, Kamis malam 7 Desember 2023.

Kapal rumah sakit apung milik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu akan melaksanakan bhakti sosial pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis sampai dengan 9 Desember mendatang untuk masyarakat KSB.

Pemda dan Masyarakat bahkan membaut acara penyambutan khusus di dermaga F3 pada Kamis sore. Meski hujan, namun antusiasme masyarakat tidak surut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati, Janwar Sahat, mengaku dari 12 wilayah yang sudah disinggahi, penyambutan di KSB paling luar biasa.

“Kami sangat terharu dan bangga, kapal belum datang tapi masyarakat sudah menunggu. Dari ratusan tempat yang sudah kami singgahi di seluruh Indonesia dan 6 bulan berlayar, disini yang paling luar biasa,” ungkap Januar disela-sela acara penyambutan di Dermaga F3 Poto Tano.

Januar memastikan seluruh kru dan tenaga kesehatan RS Apung Laksamana Malahayati siap memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat KSB. Ia menyebut pelayanan dibuka untuk semua umur dan banyak sekali jenis pelayanan kesehatan yang bisa diberikan, termasuk khitanan (sunat).

Baca Juga :  RSUD Praya Jadi Tipe B, Bupati: Hendaknya Ini Jadi Pelecut Semangat

Diakuinya, animo masyarakat untuk mendapatkan layanan dasar di RS Apung Laksamana Malahayati cukup tinggi. Pengalaman di beberapa wilayah, jumlah masyarakat yang ingin mendapatkan layanan mencapai 400 hingga 500 orang per hari.

“Stok obat tersedia untuk 15 ribu orang dalam bentuk tablet maupun sirup. Masyarakat akan dilayani oleh 2 orang tenaga dokter dan sejumlah tenaga perawat terlatih. Mudah-mudahan kehadiran kami ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat KSB,” imbuhnya.

Terpisah, Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin yang hadir bersama jajarannya secara khusus menyambut kedatangan RS Apung Laksamana Malahayati, mengatakan KSB memang salah satu wilayah dipilih sebagai lokasi kegiatan bakti sosial RSA Laksamana Malahayati.

“Ini sudah dijadwalkan lama, tapi baru tiba saat ini,’’ katanya.

KSB merupakan wilayah ke 13 yang disinggahi RSA Laksamana Malahayati sejak pertama kali berlayar enam bulan lalu.

“Kami mengapresiasi kegiatan bakti sosial ini. Mudah-mudahan masyarakat KSB maksimal memanfaatkan kesempatan pengobatan dan layanan yang disediakan rumah sakit ini. Siapa tahu warga yang sulit disembuhkan rumah sakit di darat bisa ditangani rumah sakit apung ini,’’ katanya seraya menegaskan semua lapisan masyarakat bisa mengakses pelayanan kesehatan yang diberikan

Baca Juga :  Bupati Dorong Puskesmas Kopang jadi Rumah Sakit Pratama

Sementara Ketua DPRD Sumbawa Barat, Kaharuddin Umar mengapresiasi dukungan dan antusiasme yang ditunjukkan pemerintah dan masyarakat KSB menyambut langsung kedatangan RS Apung Laksamana Malahayati.

Politisi PDIP Sumbawa Barat ini mengakui, kegiatan bakti sosial ini merupakan kerjasama RSA dengan Pemda Sumbawa Barat.

“Kami berterimakasih karena pak bupati sendiri yang menyambut langsung kedatangan RSA ini. Penyambutan Pemda KSB ini sangat luar biasa,’’ katanya.

Adapun pelayanan dasar yang diberikan di RS Apung Laksamana Hayati antara lain pemeriksaan diabetes melitus, tekanan darah tinggi, stroke, penyakit jantung, TBC, anemia, sunat gratis dan hepatitis.

Soal target warga yang bisa dilayani, Kaharuddin Umar berharap bisa menjangkau seluruh masyarakat KSB.

“Kita tak pasang target, karena memang kegiatan bakti sosial kesehatan ini untuk masyarakat yang membutuhkan. Berapapun jumlahnya akan dilayani, bila perlu waktunya diperpanjang,” tandasnya. (red)

Berita Terkait

Jangan Anggap Remeh Gangguan Irama Jantung (Aritmia)
Libatkan 7 Sekolah, BBPOM Mataram Gelar Bimtek Keamanan Pangan di Sekolah Batch 2
BBPOM Mataram Siap Dampingi Pengusaha Disabilitas Miliki Izin Edar
BBPOM Mataram Pastikan Keamanan Pangan Bagi Kelompok Disabilitas
Siap Naik ke Tipe B, RS Manambai Butuh Dokter Subspesialis, Pemprov Diminta Siapkan Insentif
Kasus TBC di NTB Cukup Tinggi, Ayo Pakai Masker!
Resmikan Klinik Asy-Syifa Qomarul Huda, Menkes Harap jadi Pusat Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Pernikahan Anak di Lombok Tengah Viral, Menkes: Ancaman Bagi Keturunannya

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:23

Keajaiban Salju dan Sakura di Otari Nagano

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:42

Di Tengah Aktivitas Padat, Banyak Orang Mulai Mencari Cara Menjaga Rutinitas Makan

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:59

Tokocrypto Buka Deposit QRIS untuk Mudahkan Transaksi Kripto di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:00

Ketegangan Timur Tengah Picu Lonjakan Minyak, Wall Street Ikut Terseret

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:18

ASAI Village Jimbaran: Oase Wellness di Bali

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:46

Geliat UMK Daerah Tambang, Optimalkan Momentum Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:50

Bittime Mining Points Resmi Berakhir, Volume Perdagangan Naik Lebih dari 50%

Senin, 9 Maret 2026 - 04:14

Bank Raya Dukung Digitalisasi Perbankan Brand Lokal di Lala Market 2026

Berita Terbaru

Daerah

PDAM Loteng Berlakukan Penghapusan Denda

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:31

Bisnis

Keajaiban Salju dan Sakura di Otari Nagano

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:23