Kasus TBC di NTB Cukup Tinggi, Ayo Pakai Masker! - Koran Mandalika

Kasus TBC di NTB Cukup Tinggi, Ayo Pakai Masker!

Selasa, 3 Juni 2025 - 14:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh. Kepala Dinas Kesehatan NTB, Tuti Herawati. (Ahmad Chumaidi/Koran Mandalika)

Plh. Kepala Dinas Kesehatan NTB, Tuti Herawati. (Ahmad Chumaidi/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Mataram- Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membeberkan angka kasus TBC di NTB sebanyak 58%. Hal tersebut disampaikan oleh Plh. Kepala Dinas Kesehatan NTB, Tuti Herawati.

Tuti mengatakan angka tersebut didapatkan berdasarkan treatment coverage (cakupan pengobatan).

“Untuk treatment coverage-nya itu sudah diangka 58%. Treatment coverage itu adalah kasus yang di dapat kemudian dilakukan treatment (diobati),” kata Tuti, Selasa (3/6).

Namun, Dinkes belum bisa memastikan berapa jumlah orang yang mengidap penyakit tersebut.

“Kalau setara dengan jumlah orang saya tak tau persis. Tapi itu adalah dari segi cakupannya,” lanjut Tuti.

Tuti menjelaskan pihaknya terus melakukan screening untuk mencari solusi serta menekan angka penularannya.

“Kita kan sekarang diperkuat dengan program CKG (Cek Kesehatan Gratis). Nah itu salah satu kemudian yang di screening adalah kondisi, baik itu penyakit menular maupun penyakit tidak menular. Denga CKG itu harapannya bisa ter-cover dari gejala, kemudian bisa dilakukan edukasi dan intervensi,” jelasnya.

Baca Juga :  Kelurahan Leneng Genjot Penurunan Stunting, Beri Asupan Gizi

Menurutnya, kebijakan memakai masker bukan hanya berlaku pada saat pandemi Covid saja. Pada kasus TBC ini, masker juga berperan penting untuk mencegah penularan.

“Tetap berlaku itu pakai masker. Sebetulnya kebijakan Covid itu sama untuk pentakit menular yang lain,” ujar Tuti. (dik)

Berita Terkait

Jangan Anggap Remeh Gangguan Irama Jantung (Aritmia)
Libatkan 7 Sekolah, BBPOM Mataram Gelar Bimtek Keamanan Pangan di Sekolah Batch 2
BBPOM Mataram Siap Dampingi Pengusaha Disabilitas Miliki Izin Edar
BBPOM Mataram Pastikan Keamanan Pangan Bagi Kelompok Disabilitas
Siap Naik ke Tipe B, RS Manambai Butuh Dokter Subspesialis, Pemprov Diminta Siapkan Insentif
Resmikan Klinik Asy-Syifa Qomarul Huda, Menkes Harap jadi Pusat Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Pernikahan Anak di Lombok Tengah Viral, Menkes: Ancaman Bagi Keturunannya
FP4 NTB Soroti Bobroknya pelayanan Puskesmas Bagu, Kadikes Bilang Begini 

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:02

Alparsa Karya Group Perkuat Layanan Design & Build Terintegrasi untuk Kawasan Jabodetabek

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:02

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Konektivitas Ekosistem Pelabuhan Melalui Pertumbuhan Kinerja Semester I 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:02

ITSEC Asia (IDX: CYBR) Luncurkan ITSEC Cyber & AI Academy, Siapkan Talenta Indonesia untuk Mengamankan dan Memimpin Era AI

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:02

Indonesia dan IIT Madras Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Riset, Inovasi, dan Komersialisasi Teknologi Deep-Tech

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:02

Perkuat Mutu Layanan Perhotelan, SUCOFINDO Serahkan Sertifikasi ISO 9001:2015 kepada Hotel FUGO Samarinda

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:02

Syailendra Capital Luncurkan Reksa Dana ETF Emas Syariah di Bursa Efek Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:02

Di Tengah Ancaman Konflik, 11 Prajurit Koops TNI Habema Evakuasi Warga Ugimba dengan Dua Helikopter

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:02

Cara Memilih Sistem POS untuk Bisnis

Berita Terbaru

Daerah

Eksekusi Hotel Arianz Mataram Tuai Protes Ahli Waris

Senin, 10 Agu 2026 - 19:44