BBPOM Mataram Siap Dampingi Pengusaha Disabilitas Miliki Izin Edar - Koran Mandalika

BBPOM Mataram Siap Dampingi Pengusaha Disabilitas Miliki Izin Edar

Rabu, 10 September 2025 - 16:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bersama perwakilan organisasi disabilitas bertempat di Aula BBPOM Mataram.

Kegiatan yang mengusung tema “Melayani Sepenuh Hati, Merangkul Tanpa Tepi” ini bertujuan untuk menggali masukan terkait aksesibilitas informasi, edukasi, serta mekanisme pengaduan dalam pengawasan obat dan makanan, sekaligus memperkuat dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi kelompok disabilitas.

Pada kesempatan itu, Kepala BBPOM di Mataram, Yosef Dwi Irwan menekankan bahwa informasi dan edukasi mengenai Obat dan Makanan aman merupakan hak setiap warga negara, termasuk kelompok disabilitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pemenuhan hak tersebut merupakan bagian dari upaya perlindungan masyarakat dari risiko peredaran Obat dan Makanan yang tidak memenuhi syarat keamanan, mutu, dan manfaat.

“Saya berharap dapat membentuk duta atau fasilitator informasi Obat dan Makanan Aman dari sahabat disabilitas, sehingga pesan edukasi dapat tersampaikan lebih luas, lebih inklusif, dan lebih mudah dipahami oleh komunitas disabilitas” kata Yosef.

Yosef mengaku siap mendampingi kelompok disabilitas yang mempunyai usaha di bidang pangan olahan untuk dapat naik kelas. Caranya ialah dengan memiliki izin edar BPOM.

Baca Juga :  Zero Frambusia, Pemkab Loteng Terima Penghargaan Kemenkes

Dia menjelaskan, Izin edar di BPOM sangat mudah, terjangkau dan terukur. Jadi, lanjut Yosef, para pelaku usaha terutama kelompok disabilitas tidak perlu ragu.

“Kami akan sangat bangga jika ada usaha dari rekan-rekan disabilitas yang kami dampingi mendapatkan izin edar BPOM, tentunya kami akan berkolaborasi dengan stakeholder lainnya untuk dukungan permodalan dan pemasaran” jelas Yosef

Hal itu dilakukan sebagai dukungan BBPOM Mataram, terhadap peningkatan kesejahteraan kelompok disabilitas.

“Ini merupakan upaya kami dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi bagi para sahabat disabilitas” ujar Yosef.

Selanjutnya, Ketua DPD Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) NTB, Topan Mars Arifin, dalam kesempatan yang sama memberikan apresiasi kepada BBPOM Mataram atas inisiatif menghadirkan pelayanan publik yang inklusif.

BBPOM Mataram dinilai telah mengambil langkah nyata dengan menyediakan standar layanan dan fasilitas yang ramah akses bagi penyandang disabilitas.

Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh instansi pemerintah di Nusa Tenggara Barat dapat mencontoh langkah BBPOM Mataram, dengan melibatkan organisasi disabilitas dalam merumuskan layanan publik yang lebih responsif dan ramah disabilitas.

Baca Juga :  Pasien Puji Setinggi Langit Pelayanan VIP RSUD Praya

Selain diskusi, pada kegiatan ini juga disampaikan materi mengenai obat dan makanan aman. Materi tersebut diberikan untuk meningkatkan pemahaman peserta terkait ciri-ciri produk obat dan makanan yang memenuhi standar keamanan, serta langkah yang dapat dilakukan dalam melindungi diri dan keluarga dari produk yang berisiko terhadap kesehatan.

Perwakilan perhimpunan disabilitas menyampaikan antusiasme dan menilai kegiatan ini sangat penting. Mereka mengungkapkan bahwa informasi terkait keamanan obat dan makanan masih sangat terbatas di kalangan penyandang disabilitas, sehingga keberadaan kegiatan sosialisasi seperti FGD ini sangat bermanfaat.

Para peserta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin di komunitas mereka, sehingga kesadaran akan pentingnya keamanan obat dan makanan semakin meningkat dan dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, BBPOM Mataram berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk organisasi disabilitas, guna menciptakan pelayanan publik yang inklusif, transparan, serta berorientasi pada kebutuhan seluruh lapisan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Jangan Anggap Remeh Gangguan Irama Jantung (Aritmia)
Libatkan 7 Sekolah, BBPOM Mataram Gelar Bimtek Keamanan Pangan di Sekolah Batch 2
BBPOM Mataram Pastikan Keamanan Pangan Bagi Kelompok Disabilitas
Siap Naik ke Tipe B, RS Manambai Butuh Dokter Subspesialis, Pemprov Diminta Siapkan Insentif
Kasus TBC di NTB Cukup Tinggi, Ayo Pakai Masker!
Resmikan Klinik Asy-Syifa Qomarul Huda, Menkes Harap jadi Pusat Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Pernikahan Anak di Lombok Tengah Viral, Menkes: Ancaman Bagi Keturunannya
FP4 NTB Soroti Bobroknya pelayanan Puskesmas Bagu, Kadikes Bilang Begini 

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:00

KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:00

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:00

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:00

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:00

Robot Quadruped Unitree: Dari Riset AI hingga Operasi Industri Berat

Berita Terbaru