YGSI-Pemprov NTB Kolaborasi Cegah Kekerasan Seksual dan Perkawinan Anak - Koran Mandalika

YGSI-Pemprov NTB Kolaborasi Cegah Kekerasan Seksual dan Perkawinan Anak

Kamis, 24 April 2025 - 19:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) Kolaborasi dengan Pemprov NTB cegah kekerasan seksual dan perkawinan anak (istimewa)

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) Kolaborasi dengan Pemprov NTB cegah kekerasan seksual dan perkawinan anak (istimewa)

Koran Mandalika, Mataram – Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) menggelar pertemuan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Aula Kantor DP3AP2KB NTB.

Kegiatan ini melibatkan 37 peserta dari unsur Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Kepolisian, Pengadilan, dan beberapa Organisasi Masayarat Sipil (OMS) yang fokus pada isu perlindungan perempuan dan anak.

Pertemuan ini bertujuan untuk mendorong peran aktif pemprov dalam upaya pemenuhan Hak Kesehatan Reproduksi dan Seksual (HKSR), pencegahan Kekerasan Berbasis Gender (KBG), dan perkawinan anak di kabupaten/kota, khususnya di Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur sebagai wilayah intervensi YGSI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saparudin selaku District Coordinator YGSI-Lombok mengatakan, bahwa penyelenggaraan Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) merupakan salah satu pendekatan YGSI dalam upaya pencegahan kekerasan seksual dan perkawinan anak di lingkungan sekolah.

Pada 2024 YGSI telah memberikan peningkatan kapasitas dan pemahaman kesehatan reproduksi dan seksual melalui modul SETARA (Semangat Dunia Remaja) kepada 56 guru dan 1.929 siswa/siswi yang tersebar di 8 sekolah SMP/MTs intervensi di Lombok Timur dan Lombok Tengah.

Baca Juga :  Perumdam Tiara Loteng Hijaukan Kawasan Sumber Mata Air

“Dampak yang dihasilkan adalah tidak ada kasus perkawinan yang melibatkan siswa/siswi sekolah intervensi selama rentang waktu 2022-2024 sejak YGSI memberikan pembelajaran PKRS kepada siswa,” kata Saprudin, Kamis (24/04).

Ia melanjutkan, dukungan aktif pemerintah tentu sangat diperlukan dalam menjalankan program PKRS ini.

“Program PKRS ini perlu mendapat dukungan yang lebih konkrit dari Pemerintah Provinsi selain Pemerintah Kabupaten/kota,” lanjut Saprudin.

Saprudin juga menyampaikan capaian penting program power to Youth di NTB, diantaranya:

1. mendorong lahirnya Perda Kabupaten Lombok Tengah Nomor 2 tahun 2024 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak
2.Perda Kabupaten Lombok Timur Nomor 22 tahun 2024 tentang Pelindungan Perempuan dan Pelindungan Anak
3. Perdes tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak di 7 desa intevensi yang tersebar di Lombok Timur dan Lombok Tengah.
4. Advokasi anggaran DD untuk kegiatan pencegahan perkawinan anak sebesar Rp 52.865.500 yang tersebar di 7 desa intervensi.

Baca Juga :  Meriahkan MotoGP 2025, Pemprov NTB Fasilitasi Kegiatan Pendukung

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB NTB Dra. Nunung Triningsih, mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan oleh YGSI dalam upaya mencegah perkawinan anak dan kekerasan seksual di Lombok Timur dan Lombok Tengah.

DP3AP2KB telah melakukan berbagai upaya pencegahan pekawianan bekerja sama dengan NGO sehingga terjadi penurunan angka perkawinan anak dari sejak 2021-2024.

Kepala DP3AP2KB berkomitmen, untuk mengeluarkan kebijakan dalam rangka memperkuat Satgas PPA.

Tim Transisi pemprov NTB, Fahrurrozi mengungkapkan, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk memperkuat upaya perlindungan perempuan dan anak di NTB melalui 10 program prioritas Gubernur.

“Perlindungan perempuan dan anak masuk pada program prioritas yang ke-1 (NTB Sehat dan Cerdas) dan ke-9 (NTB inklusif),” ungkapnya. (*)

Berita Terkait

Riders MotoGP Diserbu Fans di Mataram, Troy: Lebih Ramai dan Tertib
Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV
Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya
Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik
Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa
Wagub Umi Dinda Hadiri Sidang DPD RI, Aspirasi Daerah Diperkuat di Tingkat Nasional
Bank NTB Syariah Pegang Layanan Keuangan 54.395 Guru di NTB
BPR NTB Resmi Menuju Bank Syariah, DPRD NTB Beri Lampu Hijau

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:29

Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01

Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:41

Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:31

Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:19

Wagub Umi Dinda Hadiri Sidang DPD RI, Aspirasi Daerah Diperkuat di Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:13

Bank NTB Syariah Pegang Layanan Keuangan 54.395 Guru di NTB

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:45

BPR NTB Resmi Menuju Bank Syariah, DPRD NTB Beri Lampu Hijau

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:51

NTB Perkuat SDM, Data Berkualitas Jadi Dasar Keputusan Pembangunan

Berita Terbaru

Teknologi

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:02