Pemerintah Provinsi NTT dan CSO Sepakat Berkolaborasi untuk Merancang Aksi Iklim - Koran Mandalika

Pemerintah Provinsi NTT dan CSO Sepakat Berkolaborasi untuk Merancang Aksi Iklim

Kamis, 22 Mei 2025 - 07:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi NTT bersama VCA Indonesia menggelar dialog kebijakan perubahan iklim pada 19–20 Mei 2025 yang menghasilkan rencana aksi kolaboratif, seperti penyusunan Perda pengakuan masyarakat adat, konservasi laut berbasis lokal, dan pengolahan sampah plastik. Dialog ini juga mendorong integrasi aksi iklim ke dalam dokumen perencanaan daerah dan pelibatan berbagai pihak. Pemerintah dan VCA sepakat memperkuat kerja sama untuk menghadapi perubahan iklim secara adil dan berbasis pengetahuan lokal.

Keterangan foto (dari kiri ke kanan): Azis – Koaksi
Indonesia / Koalisi Sipil, Trisa – Yayasan Humanis, Ridwan Arif – Koaksi
Indonesia / Koalisi Sipil, Sherly S. Wila Huky, ST., MT. – Kepala Bidang
Pengendalian dan Perlindungan DLHK Provinsi NTT, Sardi Winata – Penabulu /
Koalisi Adaptasi, Fredick – Koalisi Adaptasi. (Dok. VCA)

Kupang, 22 Mei 2025 – Dialog kebijakan yang
digelar oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Voices for Just
climate Action (VCA) Indonesia telah menghasilkan berbagai rencana aksi
bersama. Dialog yang mengambil tema “Mendorong Kebijakan Adaptasi Perubahan
Iklim yang Berkeadilan di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia”
diselenggarakan pada 19-20 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam dialog kebijakan yang diikuti oleh
pemerintah provinsi dan perwakilan dari 18 perangkat daerah kabupaten/kota di
seluruh NTT dan juga perwakilan VCA Indonesia, telah menghasilkan berbagai
rencana aksi iklim yang akan dilakukan secara kolaboratif dan partisipatif.

Rencana aksi iklim tersebut di antaranya
adalah mendorong penyusunan Peraturan Daerah tentang Pengakuan dan Perlindungan
Masyarakat Hukum Adat, pembangunan konservasi laut berbasis kearifan lokal,
hingga pengadaan mesin pengolahan sampah plastik. Dalam dialog tersebut, juga
dirancang berbagai upaya mobilisasi pendanaan aksi iklim bersama serta
pelibatan berbagai pihak dalam pelaksanaannya nanti.

Baca Juga :  Kontribusi Pada Penerimaan Negara, UBP Jatigede Lakukan Edukasi Terkait Pajak Air Permukaan

Sherly S. Wila Huky, ST. MT Kabid Pengendalian
dan Perlindungan DLHK, Provinsi NTT berharap hasil diskusi selama dua hari ini
tidak berhenti pada catatan atau dokumen semata, tetapi benar-benar
diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan daerah.

“Kolaborasi antara pemerintah, CSO, dan mitra
pembangunan sangat penting untuk memastikan aksi adaptasi dan mitigasi
perubahan iklim berjalan nyata,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi
NTT siap mendukung proses integrasi, hingga justifikasi teknis dalam penyusunan
dokumen seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Ke depan,
mari terus menjaga komunikasi dan kerja sama agar langkah-langkah yang sudah
dimulai dapat berlanjut dan berdampak,” sambungnya.

Hasil
dialog kebijakan tersebut sesuai dengan tujuan acara yang ingin mendorong
berbagai aksi dan solusi iklim yang sejak 2021 telah dilakukan oleh VCA
Indonesia. Berbagai praktik baik solusi iklim berbasis lokal tersebut
diharapkan mampu diadopsi dan diduplikasi oleh pemerintah provinsi dan
kabupaten/kota dalam berbagai kebijakan yang tertuang dalam RPJMD.

Baca Juga :  Dupoin Futures Gelar Market Hunt 2026 di Jakarta, Dorong Edukasi Trading dan Dukung Inklusi Keuangan

Sardi
Winata, Nasional Koordinator Koalisi Adaptasi salah satu perwakilan dari
koalisi VCA Indonesia menyambut baik hasil dari dialog kebijakan tersebut. Ia
berharap hasil dialog ini bisa diimplementasikan di tingkat kabupaten/kota.

 (Dok. VCA)

“Dialog
selama dua hari telah menghasilkan satu rencana yang baik bagi NTT untuk
beradaptasi dengan perubahan iklim, dan membangun berbagai solusi iklim
berbasis pengetahuan lokal,” ujarnya.

VCA
Indonesia dalam penutupan acara dialog tersebut juga menyampaikan apresiasi
kepada Pemerintah Provinsi NTT yang membuka tangan untuk berkolaborasi
merespons perubahan iklim. Ini sesuai dengan komitmen dari Gubernur NTT Emanuel
Melkiades Laka Lena yang dalam pembukaan acara dialog menyatakan isu perubahan
iklim adalah tantangan mendesak yang harus direspons oleh Pemerintah Provinsi
NTT.

“Kolaborasi
ini adalah langkah maju bagi NTT dan bagi Indonesia untuk merespons perubahan
iklim. Ini adalah salah satu bentuk rekognisi pemerintah atas berbagai program
yang selama ini telah dikerjakan oleh VCA Indonesia,” pungkasnya.

Berita Terkait

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:23

PSI NTB Targetkan Dua Kursi di DPR RI, Kaesang Minta Kader Turun ke Akar Rumput

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:45

Bank NTB Syariah Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Hukum Terkait Isu KC Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:59

Pemrpov NTB Anggarkan Penghasilan Tambahan bagi Guru PPPK-PW Sebagai Kado Hardiknas

Senin, 27 April 2026 - 15:58

DPRD Sepakati Ranperda Strategis, Haji Ahkam: Perkuat Layanan Publik dan Kelembagaan Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 08:26

Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan

Kamis, 23 April 2026 - 21:03

Semua Jemaah Terpantau Sehat, JCH Kloter 2 Lombok Tengah Tiba di Tanah Suci

Kamis, 23 April 2026 - 19:48

CSD Samara Ubah Wajah Desa Montong Ajan: Dari Kesehatan hingga Pendidikan Melesat

Kamis, 23 April 2026 - 16:25

Komisi III DPR RI Atensi Aduan Tiga Terdakwa Gratifikasi DPRD NTB

Berita Terbaru

Teknologi

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00