Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan - Koran Mandalika

Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan

Jumat, 24 April 2026 - 08:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Lalu Muhammad Akhyar, menyoroti kondisi tenaga kesehatan (nakes) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu yang dinilai belum mendapatkan kesejahteraan layak.

Akhyar menegaskan, DPRD bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Loteng akan segera mencari solusi konkret atas persoalan tersebut, mengingat banyak nakes P3K paruh waktu telah lama mengabdi tanpa jaminan yang memadai.

“Kondisi P3K paruh waktu, khususnya nakes, menjadi kewajiban kami di DPRD untuk bersama Pemda mencari solusi yang tepat dan cepat,” ujarnya, Kamis (23/04/2026).

Wakil Ketua DPD II Golkar Lombok Tengah itu menjelaskan, tidak sedikit tenaga kesehatan yang telah mengabdi selama 10 hingga 20 tahun. Menurutnya, dedikasi tersebut sudah seharusnya mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Karena itu, dia menekankan pentingnya langkah strategis melalui kolaborasi antara legislatif dan eksekutif agar persoalan ini tidak terus berlarut-larut.

“Kita harus duduk bersama untuk mencari langkah yang tepat dan strategis. Jangan sampai persoalan ini terus diabaikan,” tegasnya.

Dalam upaya penyelesaian, DPRD mendorong Pemda untuk memperkuat sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meninjau ulang program dan kegiatan yang dinilai belum menjadi prioritas.

Baca Juga :  Puluhan Atlet NTB Adu Gengsi di Kejurprov ORADO 2026

Selain itu, dia juga menilai perlunya regulasi yang menetapkan standar minimal kesejahteraan bagi nakes P3K paruh waktu, agar ke depan ada kepastian dan tidak terjadi kesenjangan antar daerah.

“Ketiadaan regulasi selama ini menyebabkan ketidakseimbangan antara jumlah pegawai yang direkrut dengan kemampuan fiskal daerah,” jelasnya.

Untuk itu, ke depan pihaknya mendorong perencanaan yang lebih matang dalam pengadaan pegawai, termasuk penyesuaian dengan kapasitas anggaran daerah.

Dengan langkah tersebut, diharapkan kesejahteraan nakes P3K paruh waktu dapat lebih terjamin dan berkeadilan.

(wan)

Berita Terkait

Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja
Akhirnya, RSUP NTB Terbebas dari Utang Kontraktual
NTB Perkuat Langkah Tambora Jadi UNESCO Global Geopark
Kadishub NTB Buka Suara Soal PJU Mati di Bypass Mandalika
Siswa SMK di Kopang Diduga Lakukan Hal Tak Senonoh ke Siswi, LPA: Masuk Tindak Pidana
Jumlah Keaktifan Peserta JKN Lombok Tengah dan Lombok Timur Masih Rendah
QRIS Cross Border Bank NTB Syariah Jangkau Ojek Wisata Rinjani
Pemprov NTB Bidik Tiga Besar Nasional Keterbukaan Informasi Publik 2026

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Berita Terbaru