CSD Samara Ubah Wajah Desa Montong Ajan: Dari Kesehatan hingga Pendidikan Melesat - Koran Mandalika

CSD Samara Ubah Wajah Desa Montong Ajan: Dari Kesehatan hingga Pendidikan Melesat

Kamis, 23 April 2026 - 19:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CSD Samara menggelar program binaan sekolah di Desa Montong Ajan, Kabupaten Lombok Tengah.  (Dokumen pribadi CSD Samara)

CSD Samara menggelar program binaan sekolah di Desa Montong Ajan, Kabupaten Lombok Tengah. (Dokumen pribadi CSD Samara)

KORAN MANDALIKA, LOMBOK TENGAH – Komunitas Community Sustainable Development (CSD) yang dibentuk oleh Samara sejak sekitar lima tahun lalu, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya masyarakat di Desa Montong Ajan.

Dalam dua tahun terakhir, CSD semakin aktif mengambil peran di berbagai sektor strategis, khususnya kesehatan dan pendidikan, sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Di bidang kesehatan, CSD rutin menggelar workshop dan seminar yang bekerja sama dengan posyandu serta sekolah-sekolah di desa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi solusi atas keterbatasan akses layanan kesehatan yang cukup jauh dari permukiman warga.

Leader CSD, Helmi Budi Lestari, mengungkapkan bahwa pihaknya fokus memberikan edukasi kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta orang tua balita.

“Fasilitas kesehatan dari sini cukup jauh, jadi kami hadir langsung ke posyandu untuk memberikan pembinaan, seperti edukasi ibu menyusui, ibu hamil, hingga perawatan balita. Kami juga bekerja sama dengan Puskesmas Batu Jangkih,” ujarnya, 21/4/26.

Baca Juga :  Ombudsman dan RSUD Praya Bersinergi, Wujudkan Pelayanan Publik yang Semakin Berkualita

Tak hanya memberikan materi, CSD juga membekali para ibu dengan pengetahuan dasar pertolongan pertama saat anak mengalami kondisi medis darurat.

kegiatan workshop disertai pembagian makanan sehat bagi anak-anak dan ibu hamil

Menariknya, setiap kegiatan workshop turut disertai pembagian makanan sehat bagi anak-anak dan ibu hamil. Bahkan, distribusi makanan sehat tersebut tetap dilakukan di beberapa dusun meski kegiatan telah selesai.

Di sektor pendidikan, CSD juga aktif melakukan pembinaan melalui program sekolah binaan. Saat ini, terdapat 11 sekolah, baik negeri maupun yayasan, yang berada di bawah pendampingan CSD di sekitar Desa Montong Ajan.

“Total ada 11 sekolah binaan, mulai dari SD, SMP hingga SMK. Kami menyediakan pengajar langsung dari Samara untuk mendukung proses belajar mengajar,” jelas Helmi.

Program yang diberikan tidak hanya terbatas pada Bahasa Inggris, tetapi juga keterampilan teknologi informasi (IT). Hal ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan menghadapi perkembangan zaman yang semakin digital.

“Selain Bahasa Inggris, kami juga mengajarkan komputer. Sekarang ujian saja sudah berbasis laptop, jadi kami tidak ingin anak-anak di sini tertinggal. Harapannya mereka punya skill yang lebih baik di masa depan,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemprov NTB Perluas Area UMKM di Sirkuit Mandalika Jadi 15 Are untuk MotoGP 2025

 

Tak berhenti di situ, CSD juga berkontribusi dalam pengelolaan sampah di Desa Montong Ajan. Komunitas ini melakukan pengangkutan sampah dari seluruh desa sebanyak tiga kali dalam seminggu.

Saat ini, CSD telah menyediakan sekitar 81 bak sampah berbahan bambu yang tersebar di berbagai titik.

Sampah yang terkumpul kemudian dipilah. Sampah plastik didaur ulang menjadi produk kerajinan, sementara sampah yang tidak dapat diolah dikirim ke Selong Belanak Community Association (SBCA) untuk penanganan lebih lanjut.

“Untuk sampah yang tidak bisa kami olah, kami bekerja sama dengan SBCA yang memang fokus di pengelolaan sampah. Jadi kami kirim ke sana untuk diproses,” pungkas Helmi.

Keberadaan CSD Samara di Desa Montong Ajan menjadi bukti nyata peran komunitas dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, mulai dari kesehatan, pendidikan hingga lingkungan. (*)

Berita Terkait

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya
Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan
Inspektorat Review Pokir DPRD NTB, Muzihir: Kita Terima, Daripada Berurusan dengan KPK
DPRD NTB Soroti Rebutan Penumpang di Kuta Mandalika, Pemkab Diminta Cari Solusi
Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026
Betabeq Jadi Pembuka, ITDC Minta Doa Restu Sambut MotoGP Mandalika
Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target
Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam

Berita Terbaru