Jadwal Ganti Pasir Kucing Berdasarkan Jenisnya - Koran Mandalika

Jadwal Ganti Pasir Kucing Berdasarkan Jenisnya

Kamis, 21 Agustus 2025 - 13:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memelihara kucing berarti kita juga perlu menjaga kebersihan lingkungan mereka, terutama pada litter box. Salah satu hal penting yang sering diabaikan pemilik adalah jadwal ganti pasir kucing. Kebersihan litter box bukan hanya memengaruhi kenyamanan kucing, tetapi juga kesehatan keluarga di rumah. Dalam artikel ini, kita akan membahas jadwal ganti pasir kucing berdasarkan jenisnya, tips menjaga litter box tetap higienis, serta rekomendasi produk praktis seperti Deo-toilet dari Unicharm Indonesia.

Pentingnya Mengetahui Jadwal Ganti Pasir Kucing

Mengetahui jadwal ganti pasir kucing adalah langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Pasir kucing yang tidak diganti sesuai waktunya akan menimbulkan bau tidak sedap, menumpuk bakteri, dan membuat kucing enggan menggunakan litter box.

Kucing adalah hewan yang sangat menjaga kebersihan. Jika litter box tidak nyaman, mereka bisa pipis sembarangan di rumah. Inilah mengapa jadwal ganti pasir kucing perlu disesuaikan dengan jenis pasir yang digunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenis Pasir Kucing dan Jadwal Penggantiannya

1. Pasir Zeolit

Pasir zeolit terbuat dari batuan mineral alami yang diproses menjadi butiran.

Jadwal ganti pasir kucing: biasanya setiap 1 minggu sekali, atau lebih cepat jika kucing banyak minum dan sering buang air.

Kelebihan pasir zeolit adalah harganya relatif murah, mudah didapat, dan praktis cenderung tidak berdebu. 

Deo-toilet dari Unicharm Indonesia dilengkapi dengan jenis pasir Zeolit yang dapat bertahan hingga 1 bulan.

2. Pasir Bentonit (Clumping)

Pasir bentonit memiliki daya serap tinggi dan menggumpal saat terkena cairan.

Jadwal ganti pasir kucing: gumpalan kotoran harus dibuang setiap hari, sementara seluruh pasir sebaiknya diganti 1–2 minggu sekali.

Baca Juga :  Pelindo Multi Terminal Perkuat Transformasi Pelabuhan melalui Terminalisasi

Pasir jenis ini populer karena mudah dibersihkan, tetapi tetap perlu menjaga kebersihan litter box dengan konsisten.

3. Pasir Silika

Pasir silika berupa butiran kristal yang mampu menyerap bau lebih lama.

Jadwal ganti pasir kucing: pasir bisa bertahan 3–4 minggu tergantung jumlah kucing, dengan pembersihan kotoran padat setiap hari.

Meski praktis, tetap perlu memantau kondisi pasir agar tidak terlalu lembap.

4. Pasir Organik (Berbahan Kayu atau Jagung)

Pasir organik semakin diminati karena ramah lingkungan dan aman jika terhirup.

Jadwal ganti pasir kucing: umumnya 1–2 minggu sekali, tergantung seberapa cepat pasir menyerap cairan dan bau.

Pasir ini cocok untuk pemilik yang mengutamakan bahan alami dan mudah terurai.

5. Pasir Non-Clumping

Pasir ini tidak menggumpal, sehingga lebih cepat menumpuk kotoran.

Jadwal ganti pasir kucing: sebaiknya diganti 1–2 kali dalam seminggu, bahkan lebih sering bila digunakan lebih dari satu kucing.

Perlu perhatian ekstra agar tidak mengganggu kenyamanan kucing.

Faktor yang Mempengaruhi Jadwal Ganti Pasir Kucing

Selain jenis pasir, ada beberapa faktor yang membuat jadwal ganti pasir kucing bisa berbeda untuk setiap rumah:

1. Jumlah Kucing – Semakin banyak kucing, semakin cepat litter box kotor.

2. Ukuran Litter Box – Litter box kecil akan lebih cepat penuh sehingga perlu sering diganti.

3. Kondisi Kesehatan Kucing – Kucing dengan masalah pencernaan atau infeksi saluran kencing mungkin membuat litter box lebih cepat kotor.

4. Ventilasi Ruangan – Ruangan dengan sirkulasi udara baik dapat menekan bau, namun kebersihan tetap harus dijaga.

Menggunakan Produk Praktis: Deo-toilet dari Unicharm Indonesia

Untuk membantu pemilik kucing, Unicharm Indonesia menghadirkan Deo-toilet, solusi modern untuk menjaga kebersihan litter box. Produk ini memiliki sistem double-layer: lapisan atas berupa pasir zeolit khusus, dan lapisan bawah berupa sheet penyerap urine.

Baca Juga :  Sinergi KAI, DJKA, dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Hari Libur Idul Fitri 1447 H

Keunggulan Deo-toilet antara lain:

1. Menggunakan pasir zeolite khusus yang tahan hingga 1 bulan tanpa bau.

2. Dilengkapi sheet penyerap urine 99.99% Anti Bakteri, membuat area toilet tetap kering.

3. Permukaan underpad berwarna putih, memudahkan memeriksa kesehatan kucing melalui warna urin.

4. Menggunakan pasir zeolite yang mampu mengurangi sampah sampai 58% daripada pasir lainnya.

5. Tidak mudah menempel di tapak kaki kucing.

6. Desain praktis dan aesthetic.

Dengan menggunakan Deo-toilet, jadwal ganti pasir kucing menjadi lebih praktis dan efisien. Pemilik hanya perlu membuang sheet penyerap urine sesuai jadwal, tanpa harus menguras seluruh pasir setiap minggu.

Tips Menjaga Litter Box Tetap Bersih

1. Cuci litter box minimal sebulan sekali dengan sabun lembut.

2. Gunakan sekop khusus untuk membuang kotoran.

3. Sediakan litter box sesuai jumlah kucing (idealnya 1 litter box per kucing).

4. Ikuti jadwal ganti pasir kucing yang sesuai agar kucing nyaman.

Kesimpulan

Menentukan jadwal ganti pasir kucing berdasarkan jenisnya adalah kunci menjaga kenyamanan kucing dan kebersihan rumah. Baik pasir bentonit, silika, organik, maupun non-clumping, semuanya membutuhkan perawatan rutin agar tidak menimbulkan bau dan masalah kesehatan.

Dengan solusi praktis seperti Deo-toilet dari Unicharm Indonesia, pemilik kucing bisa lebih mudah menjaga kebersihan tanpa repot. Yuk, jadikan rutinitas ganti pasir sebagai bentuk kasih sayang kita pada si anabul kesayangan!

Ingin kebersihan litter box lebih praktis dan bebas bau?

Coba Deo-toilet dari Unicharm Indonesia sekarang juga dan rasakan perbedaannya!

Berita Terkait

Menjaga Kualitas dan Keselamatan Berkendara, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Rekonstruksi Perkerasan di Ruas Tol Jagorawi
Pelindo Multi Terminal Perkuat Kesiapan Operasional dan Kualitas Layanan di Pelabuhan Sibolga
Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi
Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai
Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:47

Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:01

Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40

Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:05

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:11

Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Berita Terbaru