Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), akan melibatkan sebanyak 60 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada penyelenggaraan even balap MotoGP Mandalika 2025, nanti.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) NTB, Ahmada Masyhuri.
Masyhuri mengatakan dari 60 pelaku UMKM tersebut, 80% diantaranya adalah kuliner dan 20% lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia melanjutkan, setiap kabupaten/kota masing-masing mendapat dua perwakilan.
“Kita mengajak para pelaku dari kabupaten/kota wakilnya. 2 dari kabupaten/kota,” kata Masyhuri, Kamis (18/9).
Terkait dengan harga, Masyhuri menjelaskan itu tergantung pasar.
“Tentu mengenai harga dan seterusnya itu pasar lah (yang menentukan), pasar mengatakan pasti ada kenaikan harga,” jelasnya.
Lebih jauh, dia menerangkan para pelaku UMKM ini sudah diberikan pengarahan untuk meningkatkan kualitas produk.
“Karena masuk disana itu sudah kita mockup juga dia. Yang kemarin bungkusannya jelek kita suruh bagusin, kesempatan event juga mempengaruhi. Jadi, yang namanya pasar itu kan banyak yang berpengaruh,” terangnya.
Ia menuturkan untuk memaksimalkan pengelolaan UMKM pada event MotoGP nanti, pihaknya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.
“Yang lain-lain dari UKM ini, kita jug bekerja sama dengan Badan POM dan ada dari Pertamina. Ada kemudahan-kemudahan yang diberikan dari Pertamina dan sedang kami komunikasikan,” tuturnya. (dik)






