MotoGP Mandalika 2025 Hadirkan Lombok-Sumbawa Museum of Civilization - Koran Mandalika

MotoGP Mandalika 2025 Hadirkan Lombok-Sumbawa Museum of Civilization

Senin, 29 September 2025 - 19:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, ‎Mataram – Gelaran MotoGP Mandalika 2025 menghadirkan gebrakan baru dengan dibukanya Lombok-Sumbawa Museum of Civilization. Sebuah ruang pameran yang akan menampilkan sejarah, budaya, dan peradaban masyarakat NTB kepada dunia.

‎Kehadiran museum ini juga merupakan transformasi dari Gallery MotoGP yang sebelumnya menjadi ruang pameran khusus balap di  Sirkuit Mandalika.

‎Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam menjelaskan bahwa museum ini dibentuk sesuai dengan arahan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal agar keberadaan MotoGP juga bisa menjadi ruang untuk menampilkan kekayaan sejarah dan budaya lokal.

‎”Museum NTB sesuai arahan Pak Gubernur akan menampilkan objek yang menunjukan keragaman masyarakat NTB, masyarakat pulau Lombok dan Sumbawa,” ujarnya pada Senin, (29/9/2025).

‎Nuralam menyebutkan bahwa koleksi yang ditampilkan tidak hanya berhubungan dengan kebudayaan sehari-hari, tetapi juga peristiwa besar yang memiliki dampak global. Seperti miniatur tiga dimensi letusan Gunung Samalas yang abu vulkaniknya hampir menutupi separuh dunia.

‎”Objek yang kita pamerkan adalah maket Gunung Samalas Rinjani dan Tambora. ini adalah peristiwa yang punya pengaruh besar dalam peradaban manusia, karena letusanya mengatur ulang semua. Tidak hanya indonesia tapi juga dunia,” jelasnya.

‎Selain peristiwa letusan gunung bersejarah tersebut, pengunjung juga dapat menemukan kekayaan budaya NTB yang beragam, seperti kain songket khas Bima yang dinamai Tembe Nggoli, Kre Alang kain tenun songket khas masyarakat Sumbawa yang terbuat dari benang katun dengan motif emas atau perak.

‎Kemudia objek lain yang dipamerkan yaitu babat Lombok yang bercerita tentang letusan Gunung Samalas dari misteri pada abad ke 13. Arca Siwa Mahadewa yang ditemukan setelah tertimbun akibat material letusan Samalas juga akan menjadi daya tarik pada museum bertajuk peradaban masyarakat NTB itu.

‎”Ada tembe songket dari Bima dan kre alang Sumbawa, ada babat Lombok yang menjelaskan letusan Samalas Rinjani yang sebelumnya menjadi misteri di abad ke 13. Kemudian arca siwa Mahadewa yang ditemukan setelah terpendam dari letusan Samalas Rinjani,” ucapnya.

‎Koleksi yang ditampilkan di Museum of Civilization berasal dari koleksi asli Museum NTB. Bahkan, sebagian di antaranya sebelumnya pernah dibawa untuk dipamerkan di luar negeri.

‎”Semua dari koleksi Museum NTB dan ada koleksi yg telah kita pamerkan di Jeddah kemarin,” ungkapnya.

‎Menurutnya, keberadaan museum ini akan memperluas pengalaman penonton MotoGP Mandalika 2025. Ajang ini tidak hanya memberikan hiburan olahraga, tetapi juga pengetahuan mengenai sejarah dan kebudayaan NTB.

‎”Kita berharap kehadiran civilization museum dapat memberikan warna berbeda dalam event gelaran MotoGP. kita berharap tamu, pembalap, dan kru lebih mengenal NTB secara lebih luas,” tukasnya.

‎Karena baru pertama kali diadakan, Nuralam menilai keberadaan museum ini sebaiknya tidak hanya bersifat sementara, namun dapat dipermanenkan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Lantaran dinilai dapat memberi warna tersendiri di tengah branding sport tourism yang digaungkan selama ini.

‎”Ini baru pertama kali sejak MotoGP dilaksanakan, kita berharap museum peradaban masyarakat NTB bisa di permanenkan di KEK Mandalika karena sangat menunjang kunjungan pariwisata. Tujuannya menarik dan menjelaskan tentang NTB kepada wisatawan,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  ‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Berita Terkait

Jumlah Keaktifan Peserta JKN Lombok Tengah dan Lombok Timur Masih Rendah
QRIS Cross Border Bank NTB Syariah Jangkau Ojek Wisata Rinjani
Pemprov NTB Bidik Tiga Besar Nasional Keterbukaan Informasi Publik 2026
Gubernur Iqbal Dukung Setiap Program Baik dari PMI NTB
Ruas Jalan Lenangguar–Lunyuk Ditargetkan Rampung Akhir Mei, Gubernur Iqbal: Jangan Sampai Lewat
Mi6 Dorong Figur Selatan Rebut Kursi Loteng Satu, Didu: Bukan Lagi Pelengkap Komposisi Politik
Belum Ada Larangan Khusus, Bakesbangpoldagri NTB Imbau Warga Tunda Nobar Film “Pesta Babi”
Pemprov NTB Tetapkan Teluk Saleh Jadi Kawasan Konservasi, Pastikan Perlindungan Terhadap Hiu Paus

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

KAI Daop 2 Bandung Jalankan 2 KA Tambahan Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

Krakatau Steel Perkuat Daya Saing di Tengah Penurunan Produksi Baja Global dan Meningkatnya Tekanan Perdagangan

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:00

Libur Panjang Akhir Pekan, KAI Operasikan 270 Perjalanan LRT Jabodebek Per Hari, Tarif Maksimal Rp10.000

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:00

KAI Tegaskan Tidak Ada Kebocoran, Material Cairan di Belakang Depo Tanjungkarang Merupakan Residu Yang Terbawa Hujan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:00

Siloam Menutup Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2025

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:00

Libur Panjang Hari Buruh Internasional, KAI Divre IV Tanjungkarang Layani 11.967 Penumpang

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:00

FisTx Resmi Luncurkan NAWASENA Water Test Kit, Solusi Monitoring Kualitas Air Tambak Lebih Mudah, Hemat, dan Cerdas

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:00

Hublife Jadi Tempat Favorit untuk Family Time di Tengah Kota

Berita Terbaru