Koran Mandalika, Mataram – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB, Nunung Triningsih menyampaikan jumlah Sekolah Rakyat di NTB, menjadi yang terbanyak untuk wilayah Nusa Tenggara, yakni sebanyak lima sekolah.
Nunung mengatakan jumlah keseluruhan Sekolah Rakyat yang ada di Nusa Tenggara sebanyak tujuh dengan rincian Bali satu sekolah, NTT satu sekolah, dan NTB lima sekolah.
“Di NTB itu ada lima lokasi, SRMP di Lombok Barat kemudian SRMA di Lombok Timur. Kemudian SD-nya ada tiga SRD SKB, SRD Lenek, sama SRD di Sumbawa,” kata Nunung, Selasa (30/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, itu jumlah yang cukup banyak. Namun, angka tersebut masih belum memenuhi jumlah yang ditargetkan.
“Jadi saya kira lumayan banyak ya. Tapi harapannya dan idealnya setiap kabupaten/kota itu satu-satu. Tapi kita melihat kondisi juga ya,” ungkap Nunung.
Dia menjelaskan pembangunan Sekolah Rakyat di NTB masih terkendala lahan. Pasalnya, lahan yang harus disediakan oleh kabupaten/kota minimal 5 hektare.
“Karena kan kewajiban masing-masing daerah itu harus memfasilitasi lahan minimal 5 hektar. Nah ini kan tidak semua pemda mempunyai lahan 5 hektare itu,” jelas Nunung.
Nunung membeberkan seluruh gedung yang saat ini digunakan bukan gedung permanen, melainkan berstatus pinjam.
“Nanti yang seterusnya yang sifatnya permanen akan dibangun kemudian. Ini masih sifatnya hanya sementara, transisi. Gedung-gedung inikan istilahnya masih gedung pinjam,” bebernya.
Meski begitu, pihaknya sudah melakukan perbaikan sebelum gedung-gedung itu dioperasikan.
“Tapi kita perbaiki direhab kemudian dilengkapi peralatannya. Dan nanti setelah yang permanen jadi gedung rehab, barang itu diserahkan kepada daerah yang mempunyai, siapa yang punya tempat tersebut,” tandasnya. (dik)






