Lewat Ngalcer, KAI Perkuat Budaya Kerja untuk Dorong Kinerja dan Inovasi Layanan - Koran Mandalika

Lewat Ngalcer, KAI Perkuat Budaya Kerja untuk Dorong Kinerja dan Inovasi Layanan

Senin, 27 Oktober 2025 - 21:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar kegiatan perdana Ngalcer (Ngobrol tentang Culture) di Balai Yasa Yogyakarta, Rabu (22/10). Acara yang diikuti sekitar 200 pekerja ini menjadi forum refleksi budaya dan penguatan kolaborasi di wilayah Daop 6 dan Balai Yasa Yogyakarta, dua elemen penting yang menopang layanan penumpang, logistik, dan pemeliharaan sarana perkeretaapian nasional.

Dalam sambutan daringnya, Direktur SDM dan Kelembagaan KAI Atih Nurhayati menegaskan bahwa budaya perusahaan menjadi fondasi utama dalam membangun semangat kerja, loyalitas, dan kinerja Insan KAI Group di seluruh wilayah operasi.

“Budaya kerja yang kuat membentuk karakter, disiplin, dan ketulusan dalam melayani. Dari budaya yang sehat lahir kinerja yang berkelanjutan dan pelayanan yang semakin berkualitas,” ujar Atih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan peringatan HUT ke-80 KAI yang mengusung tema ‘Semakin Melayani’. Menurut Atih, tema ini mencerminkan tekad perusahaan untuk terus memperkuat budaya pelayanan, mempercepat inovasi, dan menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pelanggan.

“Setiap Insan KAI berperan penting dalam menjaga semangat ‘Semakin Melayani’. Budaya kerja yang solid akan memperkuat kinerja, mempererat kolaborasi, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI,” tutup Atih.

Kegiatan Ngalcer dikemas dalam suasana santai melalui talkshow interaktif. Peserta berdiskusi tentang penerapan budaya perusahaan, nilai kerja sehari-hari, dan etika komunikasi di ruang kerja maupun digital. Melalui forum ini, pekerja diajak terbuka dalam menyampaikan ide, memperkuat kolaborasi, dan membangun komunikasi positif.

Yogyakarta Jadi Salah Satu Simpul Layanan dan Pertumbuhan Penumpang dan Barang

Pada kesempatan yang sama, Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa Yogyakarta merupakan salah satu simpul utama dalam ekosistem layanan KAI di Pulau Jawa. Januari hingga September 2025, total pelanggan Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) yang naik dan turun di wilayah Daop 6 Yogyakarta mencapai 9,8 juta orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 4,9 juta pelanggan berangkat dari wilayah Daop 6, sementara 4,9 juta lainnya turun di berbagai stasiun Yogyakarta dan sekitarnya. Menurut Anne, capaian ini menunjukkan bahwa Yogyakarta menjadi poros penting konektivitas antarkota sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi berbasis transportasi publik.

Baca Juga :  Monitor Penjualan Lebih Mudah dengan Aplikasi Barantum CRM

“Selain sebagai kota tujuan wisata, pertumbuhan ini juga didorong oleh peningkatan pergerakan wisatawan, mobilitas komuter, serta konektivitas antarkota seperti Yogyakarta–Solo–Surabaya, Kutoarjo–Yogyakarta–Purwosari, dan KA Bandara YIA yang terus menunjukkan tren positif,” jelas Anne.

Yogyakarta juga mencatat pertumbuhan pelanggan yang positif di berbagai layanan KAI Group. Layanan Commuter Line Yogyakarta–Solo melayani 6,62 juta pelanggan selama Januari–September 2025, tumbuh 13,11% dibanding 5,85 juta pelanggan pada periode yang sama tahun 2024. Sementara itu, KA Prameks juga meningkat menjadi 820 ribu pelanggan, naik 13,79% dibanding 721 ribu pelanggan di tahun sebelumnya.

Layanan KA Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) mencatat 2,10 juta pelanggan selama Januari–September 2025, atau naik 3,77% dibanding 2,02 juta pelanggan pada periode yang sama tahun 2024.

Pertumbuhan paling signifikan terjadi pada KA Bandara Adi Soemarmo (BIAS) yang melonjak dari 87.001 pelanggan pada Januari–September 2024 menjadi 550.084 pelanggan pada periode yang sama tahun 2025, atau naik 532,3%. Sejak 17 Agustus 2025, layanan KA BIAS diperpanjang hingga Stasiun Caruban, memperluas jangkauan dari Bandara Adi Soemarmo ke wilayah Madiun Raya dengan 11 stasiun pemberhentian mulai dari Adi Soemarmo hingga Caruban.

Ia juga mengatkan, Yogyakarta merupakan wilayah operasi dengan kinerja pelanggan yang stabil. Pertumbuhan di wilayah ini mencerminkan keandalan sistem operasional, disiplin SDM, serta budaya melayani yang memberi dampak langsung terhadap kepuasan pelanggan.

Selain layanan penumpang, kinerja logistik Daop 6 Yogyakarta juga menunjukkan perkembangan.

Selama Januari–September 2025, volume angkutan barang mencapai 253.420 ton, naik 17 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar 216.849 ton.

Komoditas utama yang menopang pertumbuhan tersebut meliputi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 213.719 ton, Barang Hantaran Paket (BHP) sebesar 12.266 ton, serta 27.434 ton komoditas lainnya.

“Peningkatan angkutan barang di Yogyakarta menggambarkan tumbuhnya kepercayaan industri terhadap moda KA sebagai solusi logistik yang efisien, aman, dan berkelanjutan. Hal ini selaras dengan arah strategis KAI dalam memperkuat peran kereta api sebagai rantai pasok logistik nasional,” jelas Anne.

Baca Juga :  30+ Creators Meriahkan Acara Ikan Galau Sports Day Pound Fit Session 2025!

Anne menegaskan, KAI terus membangun kolaborasi dengan pelaku industri, pemerintah daerah, dan mitra strategis untuk mengembangkan layanan logistik berbasis data dan digital tracking system, serta memperluas jaringan layanan hingga kawasan industri dan pelabuhan.

Balai Yasa Yogyakarta: Menjaga Keandalan dan Inovasi Sarana

Masih di wilayah Daop 6 Yogyakarta, terdapat Balai Yasa Yogyakarta, salah satu fasilitas perawatan terbesar di Jawa. Sejak berdiri pada 1914, Balai Yasa Yogyakarta berperan menjaga performa lokomotif, KRD, dan KRL yang menopang keandalan operasional kereta api nasional.

Dengan luas 12,88 hektar, Balai Yasa Yogyakarta melaksanakan perawatan tahunan, dua tahunan, dan tiga tahunan. Fasilitas ini juga telah tersertifikasi ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, SNI ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan, dan SNI ISO 45001:2018 Sistem Manajemen K3.

“Balai Yasa Yogyakarta merupakan salah satu jantung teknis KAI. Di sinilah standar keandalan dan keselamatan dijaga melalui kerja para teknisi, engineer, dan mekanik yang terus berinovasi menjaga kualitas sarana,” terang Anne.

Pada Juli 2025, Balai Yasa Yogyakarta meluncurkan Lokomotif CC 201 8916 hasil pengembangan internal dengan sistem digitalisasi baru, mencakup TFT Display, akses data logger daring, dan fault diagnostic system untuk meningkatkan efisiensi serta presisi pemeliharaan.

Balai Yasa ini juga telah meraih sejumlah penghargaan nasional, seperti Juara Umum Innovator Internal Award (IIA) dan entitas pengiriman IIA terbanyak, yang menegaskan kapasitas Balai Yasa Yogyakarta dalam menghadirkan inovasi berkelanjutan.

Melalui kegiatan Ngalcer, KAI memperkuat komitmen terhadap budaya kerja sebagai fondasi utama dalam setiap pencapaian perusahaan. Budaya yang hidup di seluruh lini organisasi menjadi energi yang menumbuhkan inovasi, memperkuat sinergi, dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi pelanggan.

“Budaya perusahaan menjadi penuntun bagi setiap Insan KAI dalam bekerja dan berinteraksi. Ketika nilai-nilai kerja dijalankan secara konsisten, hasilnya akan tercermin dalam kinerja dan kualitas layanan yang semakin baik,” tutup Anne.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:23

PSI NTB Targetkan Dua Kursi di DPR RI, Kaesang Minta Kader Turun ke Akar Rumput

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:45

Bank NTB Syariah Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Hukum Terkait Isu KC Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:59

Pemrpov NTB Anggarkan Penghasilan Tambahan bagi Guru PPPK-PW Sebagai Kado Hardiknas

Senin, 27 April 2026 - 15:58

DPRD Sepakati Ranperda Strategis, Haji Ahkam: Perkuat Layanan Publik dan Kelembagaan Daerah

Jumat, 24 April 2026 - 08:26

Sorotan DPRD: Saatnya Nakes P3K Paruh Waktu Dapat Jaminan Kesejahteraan

Kamis, 23 April 2026 - 21:03

Semua Jemaah Terpantau Sehat, JCH Kloter 2 Lombok Tengah Tiba di Tanah Suci

Kamis, 23 April 2026 - 19:48

CSD Samara Ubah Wajah Desa Montong Ajan: Dari Kesehatan hingga Pendidikan Melesat

Kamis, 23 April 2026 - 16:25

Komisi III DPR RI Atensi Aduan Tiga Terdakwa Gratifikasi DPRD NTB

Berita Terbaru

Teknologi

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00