LindungiHutan Rilis E-book “Do’s and Don’ts Implementasi CSR Lingkungan” untuk Perusahaan yang Ingin Membangun Strategi Keberlanjutan yang Kredibel - Koran Mandalika

LindungiHutan Rilis E-book “Do’s and Don’ts Implementasi CSR Lingkungan” untuk Perusahaan yang Ingin Membangun Strategi Keberlanjutan yang Kredibel

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dorongan global terhadap transparansi dan akuntabilitas lingkungan membuat perusahaan dituntut semakin serius dalam menjalankan program CSR berbasis keberlanjutan. Di tengah meningkatnya risiko greenwashing dan ketatnya regulasi ESG, LindungiHutan merilis e-book terbaru bertajuk “Do’s and Don’ts dalam Mengimplementasikan CSR Lingkungan di Perusahaan Anda”, sebuah panduan praktis yang dirancang untuk membantu perusahaan menyusun program lingkungan yang strategis, berdampak, dan bebas dari kesalahan umum yang kerap merugikan reputasi.

E-book ini menjadi sumber rujukan penting bagi perusahaan yang ingin memastikan bahwa program CSR-nya tidak lagi sekadar simbolik. Di dalamnya dibahas langkah-langkah fundamental, seperti penyusunan tujuan berbasis SMART yang selaras dengan roadmap dekarbonisasi dan strategi Net Zero, pentingnya pelibatan pemangku kepentingan lokal, serta bagaimana memastikan setiap kegiatan konservasi memiliki basis data yang kuat melalui perhitungan jejak karbon dan pelaporan dampak yang terukur.

Selain memberikan panduan tentang langkah yang harus dilakukan, dokumen ini juga menyoroti kesalahan kritis yang harus dihindari, mulai dari program seremonial tanpa dampak, ketidakpatuhan terhadap regulasi nasional dan standar internasional, hingga kegagalan perusahaan melibatkan komunitas lokal dalam pengelolaan lingkungan jangka panjang.

Di tengah meningkatnya tren ESG, risiko greenwashing semakin diperhatikan investor dan publik. Kebijakan seperti Green Claims Directive di Uni Eropa hingga peningkatan standar pengungkapan keberlanjutan di Asia Tenggara membuat perusahaan perlu memastikan klaim lingkungan mereka dapat dipertanggungjawabkan.

Banyak program CSR yang gagal memberikan dampak nyata karena tidak memiliki sistem monitoring, tidak menyusun laporan keberlanjutan yang sesuai standar GRI, atau tidak memilih mitra yang memiliki keahlian teknis dan rekam jejak yang kredibel. E-book ini membantu perusahaan memahami bagaimana memilih mitra konservasi yang mampu mengelola program end-to-end, termasuk survei lokasi, pemilihan spesies, pelibatan masyarakat, monitoring digital, hingga pelaporan berbasis data.

LindungiHutan merancang e-book ini sebagai panduan praktis yang bisa langsung diterapkan oleh tim CSR, sustainability officer, ESG officer/ ESG manager, maupun divisi komunikasi perusahaan. Melalui panduan yang ringkas dan aplikatif, perusahaan dapat menghindari jebakan program hijau yang tidak berkelanjutan serta mulai membangun fondasi CSR yang kuat, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Dokumen ini juga memberikan perspektif strategis tentang pentingnya integrasi CSR dengan visi bisnis jangka panjang agar setiap inisiatif lingkungan tidak sekadar menjadi proyek tahunan, tetapi investasi keberlanjutan yang terencana.

Baca Juga :  Mahasiswa BINUS @Bekasi Kembangkan Perspektif Global Lewat Study Abroad di Korea Selatan

Perusahaan dapat mengunduh e-book tersebut secara gratis melalui tautan berikut: https://lynk.id/lindungihutan/50ld9l5vyq9q. Melalui panduan ini, LindungiHutan mengajak seluruh pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas dalam menjalankan program lingkungan, memperkuat kredibilitas keberlanjutan, serta menyusun strategi CSR yang relevan dengan kebutuhan zaman dan tuntutan global.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 600+ brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 30+ lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Holding Perkebunan Nusantara Terus Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat melalui Seminar RS Sri Pamela Torgamba
Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin
KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja
MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant
Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan, BRImo Permudah Transaksi Nasabah
Membangun Hubungan Jangka Panjang Melalui Program Loyalitas di Industri Keuangan
Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi
Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:05

Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual

Minggu, 12 April 2026 - 11:00

Pemprov NTB Ajak Masyarakat Beri Dukungan kepada Sekda Baru

Sabtu, 11 April 2026 - 10:49

Rapat dengan Menteri ATR/BPN, Gubernur Iqbal Singgung Aset Daerah yang Belum Bersertifikat

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Kamis, 9 April 2026 - 11:45

Musrenbang RKPD 2027 Lombok Tengah Soroti Pengangguran di Tengah Perbaikan Indikator Makro

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Berita Terbaru