Dikpora NTB Beberkan Besaran Gaji Guru PPPK Paruh Waktu - Koran Mandalika

Dikpora NTB Beberkan Besaran Gaji Guru PPPK Paruh Waktu

Senin, 5 Januari 2026 - 16:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-4064x3048-0-0#

0-4064x3048-0-0#

Koran Mandalika, Mataram – Baru-baru ini sejumlah honorer lingkup Pemprov NTB, diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, termasuk guru dan tenaga pendidikan.

‎Akan tetapi, tidak sedikit yang mempertanyakan besaran gaji yang diterima oleh guru PPPK paruh waktu ini. Apakah akan ada kenaikan atau tidak?

‎Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB, Lalu Hamdi, mengatakan gaji PPPK paruh waktu Dikpora NTB sesuai dengan gaji sebelumnya.


‎Untuk guru, gaji ditentukan sesuai dengan honor jumlah jam mengajar (JJM) sebelum pengangkatan PPPK paruh waktu.

‎”Klaster guru. Itu pada awalnya yang diberikan insentif atau honor berdasarkan JJM. Ada guru yang sebelum PPPK paruh waktu ini gajinya bervariasi,” kata Hamdi, Senin (5/1).


‎Ia melanjutkan, skema penggajian tersebut juga berlaku bagi pegawai administrasi.

‎”Kemudian, ada pegawai administrasi yang diberikan honor sebesar Rp 500 ribu. Ada juga pegawai administrasi yang diberikan honor sebesar UMP. Jadi, yang saat ini masih berlaku tiga klaster penggajian itu,” lanjutnya.

‎Ia menjelaskan dalam penetapan gaji PPPK paruh waktu, memang dicantumkan gaji sesuai dengan UMP. Tetapi, pada ketentuan lain ditentukan sesuai dengan kemampuan daerah.

‎”Tapi di satu klausul lagi sesuai dengan kemampuan daerah dan juga sesuai dengan gajinya pada saat menjadi tenaga honorer,” jelas Hamdi.

‎Namun, pihaknya sudah mengusulkan kepada Gubernur NTB, agar gaji guru PPPK paruh waktu tersebut dinaikan.

‎”Tapi tentunya dengan kesenjangan ini kami tidak diam ya. (Kami) sedang melaporkan kepada bapak gubernur supaya gaji guru yang rendah ini bisa dinaikan,” ujarnya.

‎Terlebih, dirinya sudah melakukan analisa  terhadap jumlah guru serta jumlah jam mengajar di tiap-tiap sekolah lingkup Dikpora NTB.

‎”Intinya kami juga sekarang sedang berusaha untuk menaikan gaji PPPK paruh waktu yang dulu,” ucapnya.

‎Selain itu, pihaknya berencana menggunakan dana BOS sebagai sumber gaji. Namun, dirinya terlebih dahulu akan meminta izin ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

‎”Kami sudah mengonsep surat untuk memohon tanda tangan gubernur yang ditujukan kepada Mendikdasmen agar diberikan izin untuk menggunakan dana BOS untuk menggaji PPPK paruh waktu ini,” ujarnya. (dik)

Baca Juga :  Gubernur NTB Targetkan RS Manambai Berstatus Tipe B pada Awal 2026

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual
Pemprov NTB Ajak Masyarakat Beri Dukungan kepada Sekda Baru
Rapat dengan Menteri ATR/BPN, Gubernur Iqbal Singgung Aset Daerah yang Belum Bersertifikat
Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi
Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah
Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah
Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha
NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:21

Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:16

FUGUKU NYALAKAN SEMANGAT 2026: HADIRKAN INSTALASI SENI NASIONAL, KOLEKSI RAMADAN, DAN EKSPANSI MANCANEGARA

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:17

Hadapi Dinamika Bisnis 2026: KitaLulus dan Smart Salary Gelar Forum Strategis bagi HR Leaders di Jakarta

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:27

Satu Tahun Melayani: KA Madiun Jaya Catatkan 43.387 Penumpang dan Terus Bertransformasi

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:04

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Lebaran 2026 dari Daop 2 Bandung Diminati Masyarakat

Senin, 2 Februari 2026 - 20:30

KAI Daop 1 Jakarta Sambut Kunjungan SMK Jayawisata1 Kenalkan Pelayanan Prima di Stasiun Gambir

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:17

Harga Emas Bertahan Bullish, Sentimen Geopolitik Jadi Penggerak Utama

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

PTPP Rampungkan RSUD Tarempa, Dukung Asta Cita Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan di Wilayah Terluar

Berita Terbaru

Teknologi

Inovasi Untuk IKN Dari IA-ITB Kaltim Hadirkan Ganesha Hub

Minggu, 12 Apr 2026 - 21:00