Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat, Capai 5,2 Juta Pengguna di Awal 2026 - Koran Mandalika

Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Terus Meningkat, Capai 5,2 Juta Pengguna di Awal 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LRT Jabodebek mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang di awal 2026, dengan total 5,2 juta penumpang dan rata-rata 88 ribu penumpang per hari.

LRT Jabodebek mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang terus bertumbuh. Sepanjang periode 1 Januari hingga 28 Februari 2026, layanan ini telah melayani 5,2 juta penumpang atau rata-rata 88 ribu penumpang per hari. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata harian tahun 2025 yang berada di angka 78,9 ribu penumpang per hari, mencerminkan tren peningkatan penggunaan transportasi publik di kawasan Jabodebek.

Pada Februari 2026 saja, jumlah pengguna tercatat sebanyak 2.530.000 penumpang. Aktivitas perjalanan pada hari kerja mendominasi dengan rata-rata 116.714 penumpang per hari, sementara akhir pekan mencapai 42.916 penumpang per hari. Pola ini menunjukkan LRT Jabodebek semakin menjadi bagian dari mobilitas rutin masyarakat, khususnya untuk aktivitas kerja dan perjalanan harian.

Sejak mulai beroperasi pada 28 Agustus 2023 hingga 28 Februari 2026, LRT Jabodebek telah melayani total 64,3 juta penumpang. Secara tahunan, pertumbuhan terlihat konsisten, dari 4,6 juta penumpang pada 2023 menjadi 21,1 juta pada 2024, dan meningkat lagi menjadi 28,8 juta penumpang pada 2025. Perkembangan ini mempertegas kontribusi LRT Jabodebek dalam mendukung pergerakan masyarakat perkotaan yang semakin dinamis.

Dari sisi pemanfaatan layanan, rata-rata okupansi harian pada awal 2026 mencapai 32 persen, dengan okupansi hari kerja sebesar 36 persen. Angka tersebut menunjukkan tingkat keterisian yang semakin optimal, terutama pada periode mobilitas tinggi.

Pergerakan penumpang terbesar tercatat di sejumlah stasiun seperti Dukuh Atas, Harjamukti, Kuningan, Cikoko, dan Pancoran. Konektivitas dengan moda lain seperti KRL, MRT, TransJakarta, Biskita, serta layanan penghubung kawasan turut memperkuat kemudahan perjalanan secara terintegrasi.

Kemudahan akses juga didukung oleh sistem pembayaran non-tunai yang semakin beragam. Selain kartu uang elektronik perbankan dan Kartu Multi Trip (KMT), transaksi digital melalui LinkAja, QRIS, dan Access by KAI terus menunjukkan peningkatan. Hal ini sejalan dengan pengembangan layanan berbasis teknologi yang memudahkan proses transaksi secara cepat dan praktis.

Baca Juga :  Kembangkan Program WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability, WSBP Gandeng PNM Jadikan Aksi Kepedulian Lingkungan Bermanfaat Bagi UMKM

Dari aspek pelayanan, LRT Jabodebek menerapkan skema tarif dinamis (dynamic pricing) untuk memberikan fleksibilitas bagi pengguna pada jam sibuk maupun di luar jam sibuk. Peningkatan fasilitas terus dilakukan melalui optimalisasi gate, lift, dan eskalator, penyediaan signage yang informatif, penguatan integrasi antarmoda, serta peningkatan kebersihan dan kenyamanan area stasiun.

Pelakhar Manager of Public Relations LRT Jabodebek Bramantya Candrika, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan LRT Jabodebek.

“Peningkatan jumlah pengguna pada awal 2026 menunjukkan bahwa LRT Jabodebek semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Kami akan terus menjaga keandalan operasional, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat integrasi dengan moda lain agar masyarakat mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien,” ujar Bram.

Ke depan, LRT Jabodebek akan terus melakukan evaluasi dan penguatan layanan, baik dari sisi operasional, fasilitas, maupun pengalaman pelanggan, guna mendukung mobilitas masyarakat perkotaan yang semakin dinamis dan berkelanjutan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance
Kekeringan di Banyumas, Bank Mandiri Taspen Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool
Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen
Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya
FisTx Lengkapi NAWASENA Water Test Kit dengan Varian Nitrit, Pantau Tiga Parameter Kunci Tambak Lebih Mudah dan Terjangkau
Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah
CEO Masters Indonesia 2026 Sukses Digelar Perdana di Jakarta, Lahirkan Juara dan Pererat Koneksi Pemimpin Bisnis

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:02

Perkuat Ekosistem Layanan Rumah Sakit, BRI Insurance Hadirkan Medical Malpractice Insurance

Senin, 12 Oktober 2026 - 23:02

Kekeringan di Banyumas, Bank Mandiri Taspen Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

OSL Indonesia Hadirkan Launchpool Solana, Bagikan hingga Rp100 Juta Rewards Pool

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:02

Triwulan III 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 1,37 Juta Pengguna Jasa KA Jarak Jauh, Tumbuh 10 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:02

Barang Branded Pertama: Cara Menabung agar Bisa Membelinya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

Doran Gadget 23 Mall Semarang Resmi Dibuka, Perkuat Jaringan Ritel di Jawa Tengah

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

CEO Masters Indonesia 2026 Sukses Digelar Perdana di Jakarta, Lahirkan Juara dan Pererat Koneksi Pemimpin Bisnis

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:02

JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan

Berita Terbaru