Jaga Stabilitas Harga, Babinsa Kodim 1620/Loteng Kawal Penyerapan Gabah Bulog - Koran Mandalika

Jaga Stabilitas Harga, Babinsa Kodim 1620/Loteng Kawal Penyerapan Gabah Bulog

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah- Babinsa jajaran Kodim 1620/Lombok Tengah melakukan pengawalan secara masif terhadap seluruh proses penyerapan gabah petani dari hulu hingga ke hilir oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) agar serapan ini berjalan maksimal khususnya di Wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Langkah ini untuk memastikan target serapan gabah sebesar 20.000 ton di wilayah Kabupaten Lombok Tengah dapat tercapai tepat waktu guna memperkuat ketahanan pangan nasional maupun wilayah.

Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti, mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam mendampingi satker Bulog merupakan bagian dari nota kesepahaman (MoU) untuk menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan stok pangan daerah.

“Kami telah menginstruksikan seluruh Babinsa di tiap desa untuk turun langsung ke sawah dan penggilingan. Tujuannya adalah memastikan gabah hasil panen petani terserap secara maksimal oleh Bulog dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah (HPP),” katanya, Jumat (13/3).

Selain melakukan pengawasan harga, Babinsa juga berperan dalam memberikan edukasi kepada para petani mengenai standarisasi kualitas padi yang layak masuk ke gudang Bulog, seperti kadar air dan tingkat kebersihan gabah. Hal ini dilakukan agar tidak ada penolakan saat proses pengiriman hasil panen.

Baca Juga :  ‎Dewan Abdussahid Gelar Reses di Kalisade, Warga Keluhkan Minimnya Bak Sampah

“Hingga pertengahan Maret ini, progres penyerapan menunjukkan tren positif. Kolaborasi antara TNI, Dinas Pertanian, dan Bulog diharapkan mampu memutus rantai tengkulak yang kerap memainkan harga saat musim panen raya tiba,” terangnya.

“Target 20.000 ton ini diproyeksikan dapat terpenuhi selama musim tanam tahun 2026 dan sebelum memasuki musim kemarau,” tambahnya.

Dengan pengawalan ketat dari jajaran Kodim 1620/Loteng, diharapkan distribusi pangan di wilayah Nusa Tenggara Barat tetap stabil dan kesejahteraan petani meningkat melalui kepastian harga beli. (*)

Berita Terkait

Sepakat! Rekayasa Lalu Lintas Simpang Empat Rembiga Berlanjut
Gawe Adat Inan Dowe II: Momen Anyaman Bambu Desa Loyok Kembali Mendunia
11 Sekolah, Satu Arena, Seribu Mimpi: Samara School Olympic Kembali Menggebrak
MIM Foundation Siap Danai Pembangunan Masjid Kampung Adat Sade
Promosi MotoGP Mandalika Digenjot, ITDC Siapkan Strategi Bertahap
Kades Rembitan Ungkap Aset Budaya yang Hilang Usai Kebakaran Sade
Sade Terbakar, Lelontar Kuno Bangkit dari Sisa Abu
Lapor Balik Tak Bikin Ciut, LIDIK NTB: Jangan Tutup Kasus RTLH dengan UU ITE

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:02

TRIBE Bali Legian Hadir di Pesisir Bali yang Dinamis dengan Konsep “Social Served Daily“

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:02

Mobilitas Wisata Makin Beragam, LRT Jabodebek Hadirkan Konektivitas melalui Integrasi Antarmoda

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:02

Kolaborasi Amagra Bersama Aminoto Kosin dan Irvnat Lewat Butterflies, Sebuah Perjalanan Emosi dalam Debut Album Terbaru

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:02

BRI Insurance dan Bank Bengkulu Perkuat Sinergi Strategis melalui Perlindungan Aset BPD Bengkulu

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:02

PTPP Raih Kontrak Pembangunan Jalan Hauling Batubara Stage III Senilai Rp970 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02

Kripto Makin Populer, OJK Ingatkan Investor Tak Sekadar Kejar Cuan

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02

The 12th IndoEBTKE ConEx 2026: Dorong Eksekusi Proyek Strategis dan Percepatan Investasi Energi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02

Fundamental Kokoh, Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

Berita Terbaru