Koran Mandalika, Lombok Tengah- Lebaran Ketupat menjadi salah satu moment masyarakat Lombok menghabiskan waktu berlibur di berbagai tempat wisata, khususnya di Lombok Tengah.
Tentunya, waktu libur lebaran ini kerap dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bersenang-senang bersama sanak keluarga.
Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, menyampaikan momen libur Idul Fitri identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata.
”Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan, dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku serta arahan petugas dilapangan selama perjalanan maupun saat berada di lokasi wisata,” katanya, Sabtu (28/3).
Eko mengingatkan bagi masyarakat yang bepergian khusus ke destinasi wisata, terutama wisata air seperti pantai, sungai, dan kolam renang, masyarakat diminta lebih waspada terhadap potensi risiko kecelakaan.
Ia turut mengingatkan pengunjung untuk memperhatikan kondisi cuaca, arus air serta mengikuti rambu peringatan dan arahan petugas di lapangan.
Selain itu, orang tua diminta untuk mengawasi anak-anak secara ketat guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
”Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas berisiko tinggi, menghindari area terlarang serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang tersedia,” tutur dia.
Dia mengingatkan para pengelola tempat wisata untuk memastikan aspek keselamatan pengunjung.
Pengelola diharapkan mampu mengatur kapasitas, menyediakan sarana dan prasarana keselamatan serta menyiapkan petugas pengamanan dan pertolongan pertama di lokasi wisata.
Eko menegaskan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama antara pengelola, petugas, dan masyarakat.
”Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan seluruh rangkaian aktivitas libur Lebaran ketupat, termasuk wisata dan arus balik, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ungkapnya. (*)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT






