AssistX Ajukan Paten AI, Langkah Baru Menuju Kedaulatan Teknologi Indonesia - Koran Mandalika

AssistX Ajukan Paten AI, Langkah Baru Menuju Kedaulatan Teknologi Indonesia

Kamis, 2 April 2026 - 23:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AssistX resmi mengumumkan pengajuan paten untuk teknologi AI inovasi anak bangsa, sekaligus membuktikan bahwa talenta lokal siap bersaing di level global.

Di tengah meningkatnya kebutuhan akan kemandirian teknologi nasional, perusahaan teknologi AssistX tengah mengawal proses pengajuan paten untuk sejumlah inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan secara mandiri

AssistX resmi mengajukan paten untuk empat inovasi Artificial Intelligence (AI)  seperti metode kompresi data berbasis algoritma genetika terbalik, sistem analitik video CCTV waktu nyata (real time), optimasi citra medis (DICOM), serta estimasi kecepatan objek berbasis computer vision untuk mendukung sistem transportasi cerdas dan smart city.

Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat kedaulatan teknologi nasional dan memastikan inovasi karya anak bangsa memiliki perlindungan hukum yang kuat di tengah dominasi pemain global.

Teknologi AI ini dirancang untuk dapat diimplementasikan langsung pada infrastruktur yang ada, guna mendukung efisiensi di sektor perbankan, transportasi, perkebunan, pertambangan hingga pengembangan smart city di Indonesia.

Chief Scientific Officer AssistX, Mauritz Panggabean, PhD menegaskan bahwa hak kekayaan intelektual adalah aset krusial agar riset teknologi lokal tidak sekadar menjadi objek tiruan, melainkan memiliki daya tawar tinggi di pasar internasional. Melalui langkah ini, AssistX berkomitmen menjadi motor penggerak transformasi digital Indonesia yang lebih mandiri, aman, dan berkelanjutan.  

Baca Juga :  Pelindo Multi Terminal Tanjung Intan Layani Bongkar Muat 1.213 Ekor Sapi Perah Impor

Dari perspektif investasi, portofolio HKI yang kuat menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan valuasi perusahaan teknologi. Investor, khususnya di sektor deep tech dan AI, cenderung melihat paten sebagai bukti konkret bahwa sebuah perusahaan memiliki teknologi yang defensible serta potensi komersialisasi jangka panjang.

Ke depan, AssistX menargetkan pengembangan lanjutan dari teknologi ini untuk mendukung transformasi digital nasional yang lebih mandiri, aman, dan berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Revolusi Pelayanan Kesehatan Digital: RS Advent Bandung, PT ISM, dan UNM Luncurkan Sistem AI “GoRujuk”
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Sinergi Internal, PalmCo Konsolidasikan Karyawan di Momentum Halal Bihalal
Militansi Insan KRAS Reborn: Jamin Kualitas dan Akselerasi Manufaktur Baja Nasional
Hisense Menampilkan Solusi Smart Home Berbasis Full-Scenario di ASEAN Partner Conference 2026
KAI Bandara Catat Peningkatan Penumpang pada Angkutan Lebaran 2026
KAI Daop 2 Bandung bersama KAI Commuter dan KAI Services Gelar Senam Sehat Gratis dan Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat di Stasiun Cimahi Selatan
Menaker Imbau WFH, Bagaimana Cara Jaga Produktivitas dan Kualitas Layanan Perusahaan?
Pentingnya Trading Plan Harian dalam Aktivitas Trading Emas

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 11:03

654 Anak Jadi Korban Kekerasan Selama 2025, Pemprov NTB Siapkan Aplikasi Aduan Cepat

Kamis, 2 April 2026 - 07:47

WFH Bagi ASN Pemprov NTB, Aka: Jangan Sampai Mengurangi Kualitas Layanan

Rabu, 1 April 2026 - 17:04

Viral Dugaan Penelantaran Jemaah Umrah asal NTB, Kanwil Kemenhaj Berikan Tips Aman

Rabu, 1 April 2026 - 14:31

Satgas MBG NTB Respons Dua Warga Loteng yang Dilaporkan Usai Viralkan Menu MBG

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:34

Bizam Layani 167 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:19

Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:09

41 Jemaah Umrah NTB Diduga Terlantar, Kemenhaj Surati Pihak Penyelenggara

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:04

Dinas ESDM NTB Sebut LPG 3 Kg Langka Imbas Meningkatnya Kebutuhan saat Lebaran

Berita Terbaru