Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik - Koran Mandalika

Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik

Rabu, 15 April 2026 - 18:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik

Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menepis berbagai isu terkait permasalahan serius pengiriman ternak di Pelabuhan Gili Mas.

Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, mengatakan pengiriman tahun ini sudah lebih baik tanpa persoalan seperti tahun sebelumnya.

“Perlu kami luruskan, bahwa secara umum pelaksanaan lalu lintas ternak tahun ini justru mengalami perbaikan signifikan. Sistem pengaturan yang dilakukan pemerintah berjalan efektif dan tidak menimbulkan persoalan mendasar seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Aka, sapaan akrabnya, Rabu (15/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aka menjelaskan, penumpukan memang kerap terjadi setiap tahunnya. Namun, Pemprov NTB telah melakukan langkah antisipasi tahun ini.

“Isu penumpukan di pelabuhan sebenarnya merupakan persoalan yang hampir terjadi setiap tahun. Namun pada 2026 ini, pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipatif sejak awal untuk meminimalkan hal tersebut,” jelasnya.

Ia menuturkan jika terdapat kepadatan di beberapa titik, hal tersebut lebih disebabkan oleh faktor momentum yang bersamaan, yakni musim pengiriman ternak yang beririsan dengan masa panen jagung di NTB.

Baca Juga :  Kelompok Bayangan Pro Ganjar di NTB, Mi6: Beri Efek Kejutan

“Jadi perlu dipahami, kepadatan yang terjadi bukan karena kegagalan sistem pengaturan ternak, tetapi karena adanya pertemuan dua arus logistik besar secara bersamaan, yaitu ternak dan hasil pertanian,” tuturnya.

Untuk memastikan kelancaran distribusi, Pemprov NTB telah melakukan berbagai langkah strategis, antara lain:

– Membentuk Satuan Tugas Terpadu Lalu Lintas Hewan Kurban 2026 melalui Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-127 Tahun 2026, yang melibatkan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, instansi vertikal, hingga asosiasi peternak.

– Mengatur penerbitan rekomendasi, izin, dan sertifikat veteriner secara terjadwal guna menghindari pengiriman bersamaan.

– Menetapkan pembatasan jumlah pengiriman maksimal 20 truk/tronton per kabupaten/kota per hari, disesuaikan dengan jadwal kapal.

-Melakukan edukasi kepada peternak dan pelaku usaha agar menyesuaikan waktu pengiriman dengan ketersediaanu kapal dan memastikan pelayanan lapangan, termasuk kesehatan hewan oleh dokter hewan serta penyediaan air minum melalui dukungan BPBD dan Karantina

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTB juga telah berupaya menambah kapasitas angkutan laut dengan bersurat kepada Kementerian Perhubungan RI untuk penambahan armada kapal melalui Pelabuhan Lembar/Gili Mas serta optimalisasi jalur tol laut melalui Pelabuhan Bima.

Baca Juga :  Diluncurkan Besok, Program Desa Berdaya Siap Entaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB

“Upaya tersebut terus kami dorong, meskipun hingga saat ini penambahan armada belum sepenuhnya optimal. Namun demikian, pengaturan di daerah tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Aka menegaskan bahwa secara keseluruhan, distribusi ternak tahun ini berlangsung aman dan terkendali, serta tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap peternak.

“Alhamdulillah, dengan kerja sama semua pihak, proses pengiriman ternak berjalan lancar. Ini menjadi indikator bahwa sistem yang kita bangun sudah berada pada jalur yang tepat,” katanya.

Pemerintah Provinsi NTB berharap capaian ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai daerah penghasil ternak nasional yang andal.

“Kami berkomitmen memastikan distribusi ternak berjalan lebih baik setiap tahun, sekaligus menjaga kepercayaan pasar terhadap NTB sebagai lumbung ternak nasional,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Panitia Pastikan Keabsahan Ijazah Kepala Desa Bunut Baok Terpilih, Terverifikasi di PKBM Dianda
DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi DP3AP2KB guna Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting
Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address
Optimisme Lombok Tengah Bebas Stunting: Intervensi Berkelanjutan Menyasar Sanitasi Hingga Pernikahan Dini

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:02

Resmi Buka Kampus Baru, BINUS ASO Siapkan Talenta Engineering untuk Industri Masa Depan

Senin, 2 November 2026 - 21:02

Jasa Buzzer Adalah Promosi dengan Ketentuan dan Risiko Menurut JasaViral

Senin, 2 November 2026 - 19:02

MEDIA ALERT: RECAP OF HIGHLIGHTS – PURANA AT SOLO BATIK FASHION X SOLO FASHION WEEK 2026

Senin, 2 November 2026 - 19:02

TOMOHON JAZZ FESTIVAL 2026 SUKSES DIGELAR DUA HARI DAN CATAT SEJARAH FESTIVAL BARU DI SULAWESI UTARA

Senin, 2 November 2026 - 17:02

Echoes from the Land of the Dragon: Karya Film Roxx memenangkan Award di ART & TUR 2026

Senin, 2 November 2026 - 17:02

BRI Finance Optimalkan Jaringan Cabang, Siapkan Ekspansi Selektif pada 2027

Senin, 2 November 2026 - 17:02

Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis

Senin, 2 November 2026 - 15:02

SATU University Hadirkan Program Studi Baru di Palembang dan Pontianak, Siapkan Talenta Digital untuk Masa Depan

Berita Terbaru