Bahas LKPJ 2025, Komisi IV DPRD Lombok Tengah Lakukan Monitoring Lapangan - Koran Mandalika

Bahas LKPJ 2025, Komisi IV DPRD Lombok Tengah Lakukan Monitoring Lapangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Tengah melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, H. M. Mayuki, bersama seluruh anggota Komisi IV sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap program pemerintah daerah di sektor kesehatan, pendidikan, dan sosial.

Kegiatan monitoring dan evaluasi berlangsung selama empat hari, mulai Senin, 13 April 2026 hingga Kamis, 16 April 2026, dimulai pukul 09.30 WITA sampai selesai.

Pada hari pertama, Senin (13/04/2026), Komisi IV melakukan kunjungan ke Puskesmas Langko, Puskesmas Pembantu Lekor, dan SDN Berangah. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau secara langsung kondisi pelayanan kesehatan dasar serta sarana dan prasarana pendidikan guna memastikan kesesuaian antara laporan yang tercantum dalam LKPJ dengan kondisi di lapangan.

Selanjutnya, pada hari kedua, Selasa (14/04/2026), monitoring dan evaluasi dilaksanakan di Puskesmas Pengadang serta Yayasan Dar Al-Atiq yang berada di wilayah Manggong, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat. Kunjungan ini difokuskan pada peran fasilitas kesehatan dan lembaga pendidikan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada hari ketiga, Rabu (15/04/2026), Komisi IV melaksanakan monitoring ke Dinas P3AP2KB dan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah. Fokus kegiatan diarahkan pada pengelolaan shelter sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat rentan, khususnya perempuan dan anak.

Baca Juga :  Duta Lingkungan NTB Gandeng PLN UIP Nusra Bersihkan Sungai Sunset Land Kodya Mataram

Sementara itu, pada hari terakhir, Kamis (16/04/2026), kegiatan monitoring dan evaluasi dilaksanakan di SMPN 3 Kopang guna melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana serta proses kegiatan belajar mengajar di tingkat pendidikan menengah.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Tengah, H. M. Mayuki, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian penting dalam memastikan kesesuaian antara laporan yang disampaikan dalam LKPJ dengan kondisi riil di lapangan.

“Selain memastikan kesesuaian laporan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan serta memberikan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lombok Tengah,” ujarnya. (wan)

 

Berita Terkait

Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya
Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan
Inspektorat Review Pokir DPRD NTB, Muzihir: Kita Terima, Daripada Berurusan dengan KPK
DPRD NTB Soroti Rebutan Penumpang di Kuta Mandalika, Pemkab Diminta Cari Solusi
Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026
Betabeq Jadi Pembuka, ITDC Minta Doa Restu Sambut MotoGP Mandalika
Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target
Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:58

108 Starter Ramaikan Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat

Jumat, 18 September 2026 - 08:40

Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:42

PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani

Kamis, 10 September 2026 - 13:27

Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Kamis, 10 September 2026 - 11:42

Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas

Selasa, 8 September 2026 - 15:39

Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Senin, 7 September 2026 - 09:40

Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI

Berita Terbaru