Rakor GTRA NTB 2026, Pemprov NTB Dorong Penyelesaian Masalah Agraria dengan Cepat - Koran Mandalika

Rakor GTRA NTB 2026, Pemprov NTB Dorong Penyelesaian Masalah Agraria dengan Cepat

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakor GTRA NTB 2026, Pemprov NTB Dorong Penyelesaian Masalah Agraria dengan Cepat

Koran Mandalika, Mataram – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Abul Chair, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi NTB Tahun 2026.

Kegiatan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Tambora, Kantor Gubernur NTB, Mataram, pada Rabu 15 Juli 2026.

Dalam sambutannya saat membacakan arahan Gubernur, Abul Chair menekankan bahwa esensi dari reforma agraria tidak boleh hanya dipandang secara sempit sebatas program sertifikasi tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih dari itu, reforma agraria merupakan pemenuhan khitah manusia dalam menjaga bumi, yang di dalamnya mencakup penataan aset, penataan akses, serta permodalan bagi masyarakat.

“Ketika disebut reforma agraria, jangan sampai yang terbayang di benak kita hanya masalah sertifikat. Sertifikasi itu hanya sebagian saja. Bagian yang tidak kalah pentingnya adalah penataan akses, penataan modal, serta penataan fungsi untuk memastikan adanya keadilan, kepastian hukum, dan muaranya adalah kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Dikukuhkan Sebagai Ketum BKOW, Ummi Dinda Fokus pada Kasus Perempuan dan Anak

Ia memaparkan bahwa persoalan agraria, baik di tingkat nasional maupun daerah, kerap kali diwarnai oleh benturan kepentingan dan konflik lahan antara masyarakat dengan perusahaan, pemerintah, maupun instansi lainnya.

Oleh karena itu, kehadiran GTRA memiliki peran yang krusial dalam menginisiasi penyelesaian konflik-konflik pertanahan tersebut secara cepat dan tepat.

Berkaca pada penyelesaian beberapa kasus agraria di tanah air, Abdul Chair berharap agar Rakor GTRA Provinsi NTB tahun 2026 ini tidak menjadi agenda seremonial belaka. Ia meminta seluruh stakeholder terkait untuk membangun komitmen bersama yang konkret.

“Saya berharap rapat hari ini tidak berhenti pada penyampaian materi atau penandatanganan berita acara semata. Yang lebih penting adalah lahirnya komitmen bersama untuk menyelesaikan berbagai persoalan agraria secara cepat, adil, dan kolaboratif. Kita hilangkan ego sektoral, karena yang kita kejar bukan siapa yang paling benar, tetapi bagaimana masyarakat mendapatkan kepastian dan manfaat nyata,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Tindaklanjuti Komitmen Presiden Prabowo Beri Dukungan Besar untuk NTB

Di samping itu, Abul Chair juga menitipkan agenda khusus kepada forum untuk memberikan sumbangsih pemikiran terkait penataan kawasan destinasi wisata Gili Tramena (Gili Trawangan, Meno, dan Air).

Menurutnya, penataan kawasan tersebut mendesak untuk diselesaikan karena menyangkut kepastian status tanah, aset pelaku usaha, ruang bagi masyarakat setempat, hingga status kawasan hutan yang sebagian telah dikuasai masyarakat.

Mengakhiri arahannya, Sekda mengajak seluruh anggota Gugus Tugas untuk mengedepankan filosofi gotong royong warga NTB, yakni “berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” dalam menyukseskan pelaksanaan reforma agraria. (*)

Berita Terkait

DPAP2KB Loteng Perkuat Penanganan Risiko Stunting dari Keluarga
Pemkab Loteng Kerahkan Ribuan Tim Pendamping Keluarga untuk Cegah Stunting
Panitia Pastikan Keabsahan Ijazah Kepala Desa Bunut Baok Terpilih, Terverifikasi di PKBM Dianda
DP3AP2KB Dorong Desa Perkuat Aturan Pernikahan Anak
DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:02

Arus Kas Usaha Belum Lancar, Pemilik Barang Mewah Punya Alternatif lewat Luxury Pawn

Kamis, 5 November 2026 - 15:02

IPO Anthropic Soroti Peluang Investasi di Sektor AI, Bittime Perluas Akses ke Tokenisasi Saham Global

Kamis, 5 November 2026 - 15:02

Pelindo Multi Terminal Hadirkan Edukasi Industri Pelabuhan di SMA Negeri 52 Jakarta

Kamis, 5 November 2026 - 15:02

Kisah Sukses Suli Supian, Kembangkan Warung Nasi Padang dengan Dukungan KUR BRI

Kamis, 5 November 2026 - 12:02

Potret Semangat UMKM Kuliner yang Tumbuh Bersama BRI

Kamis, 5 November 2026 - 12:02

Harga Emas Tembus Resistance US$4.075, Dupoin Futures Pantau Pullback ke US$4.020

Kamis, 5 November 2026 - 11:02

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Modal Kerja 23,3%, Permintaan Aset Produktif Tetap Aktif

Kamis, 5 November 2026 - 11:02

Sambut Usia ke-43, BRI Finance Gandeng DLH DKI Jakarta Dorong Pengelolaan Sampah di Srengseng Sawah

Berita Terbaru

Potret Semangat UMKM Kuliner yang Tumbuh Bersama BRI

Teknologi

Potret Semangat UMKM Kuliner yang Tumbuh Bersama BRI

Kamis, 5 Nov 2026 - 12:02