Pertalite Diserbu Usai Pertamax Naik Rp16 Ribu, ESDM NTB: Tak Bisa Dihindari - Koran Mandalika

Pertalite Diserbu Usai Pertamax Naik Rp16 Ribu, ESDM NTB: Tak Bisa Dihindari

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Setelah harga BBM Pertamax resmi dinaikkan menjadi Rp 16 ribu, kini Pertalite menjadi buruan warga. Imbasnya, stok Pertalite di sejumlah SPBU tidak bertahan lama serta terjadi antrean panjang kendaraan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, Samsudin mengatakan hal tersebut tidak dapat dihindarkan.

Pasalnya, kata Samsudin, warga yang semula menggunakan BBM nonsubsidi beralih ke BBM subsidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BBM subsidi tidak ada kenaikan harga dan stoknya insyaallah akan tetap tersedia, walaupun fakta di lapangan warga yang semula menggunakan BBM nonsubsidi memburu yang subsidi. Memang itu tidak bisa dihindarkan ya,” katanya, Selasa (23/6).

Baca Juga :  Penutupan Fornas Bakal Dihadiri Wapres, Gubernur: Suatu Penghormatan Bagi NTB

Untuk itu, lanjut Samsudin, yang perlu dipastikan adalah ketersediaan stok untuk masyarakat.

“Yang perlu dipastikan kepada kita semua adalah stok harus tetap tersedia dengan jumlah yang cukup untuk warga NTB,” lanjutnya.

Sedangkan untuk antrean yang terjadi di SPBU, menurutnya Samsudi, harus ada koordinasi dengan APH untuk menjaga situasi tetap kondusif.

” Perlu koordinasi dengan APH jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tuturnya.

Baca Juga :  Pajak Kendaraan Mati 2 Tahun, Motor Disita? Begini Penjelasan Bappenda NTB

Dia berharap, situasi dunia akan semakin membaik, terutama ketegangan yang terjadi di Timur Tengah. Meski begitu, Samsudin membeberkan beberapa sumur baru di Indonesia sudah mulai diaktifkan.

“Terutama di Selat Hormuz. Karena Pemicunya di sana. Walaupun hasil koordinasi dengan teman-teman ESDM kemarin beberapa lokasi sumur baru di Indonesia sudah mulai diaktifkan,” jelasnya.

Selanjutnya, berdasarkan informasi dari pihak Pertamina, jelas Samsudin, stok Pertalite akan membaik dalam 10 hari ke depan.

“Dari Pertamina kemarin menyampaikan kurang lebih 10 hari kedepan sudah mulai terjaga lah (stoknya),” tutup Samsudin. (dik)

Berita Terkait

NTB Jadi Tuan Rumah Pembinaan Penguatan Penyelenggaraan SDI 2026
ESDM NTB Bergerak, Antisipasi Pedagang Eceran “Main Harga” BBM
Banyak Anggota Tak Hadir, DPRD NTB Lakukan Tes Urine Mendadak
222 Kepsek Hasil Mutasi Diduga Cairkan Dana BOS Bermasalah, FP4 NTB Siapkan Laporan Tipikor
Dukung Keberlanjutan Program MBG, Puluhan Ribu Warga Gelar Aksi Damai di Kantor Gubernur NTB
Setelah Delapan Tahun, Bank NTB Syariah Kembali Dipercaya Salurkan KUR untuk Dorong UMKM dan PMI NTB
Menhan Sampaikan Kondisi Tuan Guru Bagu Kian Membaik
Pantau Pendataan di Lombok Tengah, Wakil Kepala BPS Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00

Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00

BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00

BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:00

AI Connect Makassar dan Kodeka Labs Gelar Workshop Intelligent Workflow Orchestration with n8n

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00

Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

Berita Terbaru