Koran Mandalika, Lombok Tengah – Tim Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal Kelurahan Leneng, bekerjasama dengan Puskesmas Praya, Kabupaten Lombok Tengah, kembali memberikan makanan tambahan bagi anak balita yang kurang gizi dan stunting.
Ketua Forum Kelurahan Leneng, Mahnun, mengatakan PMT lokal ini akan dilakukan selama 2 minggu dengan sasaran sebanyak 79 anak balita.
“Kita ada 6 orang yang masak. Ini kita kerjakan 2 minggu ya untuk anak balita yang tidak naik beratnya jumlahnya itu 79 orang,” katanya, Minggu (28/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan kegiatan ini sebelumnya pernah dilakukan, namun masih belum memenuhi target.
“Dulu pernah kita laksanakan PMT lokal ini beberapa tahun lalu tapi belum bisa mencapai 100 persen (target),” jelasnya.
Mahnun menuturkan sudah banyak sumber PMT yang diberikan seperti dari kelurahan dan MBG, tetapi masih saja ada balita yang kekurangan gizi dan stunting.
Sehingga menurutnya, peran orang tua sangat diperlukan untuk memastikan PMT ini benar-benar dikonsumsi oleh anak.
“Kalau menurut saya pribadi dari orang tua lah yang berperan aktif sebenarnya. Walaupun kita berikan apapun tapi kalau orang tuanya tidak memberikan, jadinya sasarannya tidak sukses,” tuturnya.
Ia meminta agar para orang tua agar bisa bekerjasama dalam hal pemberian makanan tambahan ini. Sehingga gizi anak tetap terjaga.
“Mungkin perlu kita kerjasama dengan orang tua. Mungkin kalau kader aja yang ngomong mungkin tidak dipercaya. Mungkin ada dari petugas gizi atau yang lebih ahli lah dalam memberikan penyuluhan,” ucapnya.
Mahnun berharap dengan adanya PMT lokal ini akan memberikan manfaat kepada anak terutama dalam pemenuhan gizi.
“Mudah-mudahan dengan adanya PMT lokal ini anak yang 79 oran ini akan sesuai tingginya, sesuai berat badannya. Sehingga anak yang kita harapkan tumbuh nanti menjadi anak yang cerdas dan berkualitas,” tandasnya. (dik)






