Bank NTB Syariah Perkuat Likuiditas Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan Rumah melalui ISEF 2026 - Koran Mandalika

Bank NTB Syariah Perkuat Likuiditas Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan Rumah melalui ISEF 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Jakarta – Bank NTB Syariah memperkuat komitmennya dalam pengembangan ekosistem keuangan syariah nasional melalui partisipasi dalam dua agenda strategis pada rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026, yakni kerja sama Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA) dan kerja sama pembiayaan syariah untuk porsi 25 persen Pembiayaan Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (PPR FLPP) Tahun 2026 bersama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero).

Kedua kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangkaian Business Deals Ceremony yang diinisiasi oleh Bank Indonesia di Jakarta. Partisipasi ini menjadi bagian dari langkah Bank NTB Syariah untuk memperkuat pengelolaan likuiditas perbankan sekaligus memperluas kontribusi dalam pembiayaan sektor produktif dan kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam agenda kerja sama SiPA, Bank NTB Syariah menjadi bagian dari kolaborasi bersama sejumlah bank syariah, termasuk Bank CIMB Niaga Syariah dan BCA Syariah. SiPA merupakan instrumen Pasar Uang Antarbank Berdasarkan Prinsip Syariah (PUAS) yang digunakan untuk mengelola dan mengoptimalkan likuiditas perbankan berdasarkan prinsip syariah.

Direktur Dana dan Transaksi Bank NTB Syariah, Adhi Susantio, mengatakan partisipasi dalam kerja sama SiPA merupakan salah satu langkah untuk memperkuat pengelolaan likuiditas dan mendukung pengembangan infrastruktur pasar uang syariah.

“Partisipasi Bank NTB Syariah dalam kerja sama SiPA merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat pengelolaan likuiditas secara optimal sekaligus mendukung pengembangan pasar uang syariah. Kami memandang sinergi antarlembaga keuangan sebagai elemen penting dalam membangun industri perbankan syariah yang semakin kuat, efisien, dan berdaya saing,” ujar Adhi.

Selain kerja sama SiPA, Bank NTB Syariah juga bekerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) terkait pembiayaan syariah untuk porsi 25 persen PPR FLPP Tahun 2026. Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi kedua institusi dalam mendukung penyediaan pembiayaan perumahan yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui program perumahan bersubsidi.

Melalui kerja sama tersebut, Bank NTB Syariah terus memperkuat perannya dalam memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perumahan.

Baca Juga :  ‎Gubernur Iqbal Siap Pimpin Pengembangan Super Grid Bali-NTB-NTT

“Bagi Bank NTB Syariah, penguatan ekosistem keuangan syariah tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan likuiditas dan pengembangan instrumen keuangan, tetapi juga bagaimana pembiayaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kerja sama pembiayaan perumahan bersama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menjadi salah satu wujud komitmen kami untuk mendukung perluasan akses kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau,” tambahnya.

Menurut Adhi, sinergi antara lembaga keuangan syariah dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk memperkuat kapasitas industri sekaligus memperluas manfaat layanan keuangan syariah. Melalui kolaborasi tersebut, Bank NTB Syariah berharap dapat terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan serta menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Business Deals Ceremony merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta. Kegiatan ini mempertemukan pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Sapo Development Jadi Donatur Terbesar Pemulihan Desa Adat Sade, Kontribusi 40 Persen dari Total Dana
Gubernur NTB Pastikan Stok BBM hingga Pupuk Aman, Distribusi Terus Dipantau
Cegah Risiko Korupsi, Pokir yang Terindikasi Anomali Tidak Dapat Dilaksanakan
Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas
Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib
Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional
Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah
Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:02

Pemerintah Soroti Keadilan Pajak di Tengah Pertumbuhan Industri Kripto

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:02

Mendorong BUMD Naik Kelas, IIRC Hadirkan BUMD Scale Up Summit 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:02

Prediksi Harga Emas Hari Ini: Dupoin Futures Analisis XAUUSD Berpotensi Turun ke US$4.066

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:02

Denyut Baru Jalur Selatan: Saat Kereta Api dan Geopark Dunia Mengubah Wajah Pariwisata Kebumen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:02

Mau Kuliah Jurusan Informatika? Simak Tipsnya Berikut ini

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:02

BINUS @Malang Dorong Semangat Kewirausahaan Mahasiswa Lewat BESTARI FESTIVAL 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:02

Evaluasi Kinerja Penyaluran FLPP, BP Tapera Perkuat Strategi Percepatan Pembiayaan Rumah Subsidi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:02

InPower ECO Action: Kolaborasi PLN Indonesia Power UBP Jatigede dan Universitas Winaya Mukti Dalam Menjaga Kelestarian Alam

Berita Terbaru