Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India - Koran Mandalika

Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India

Rabu, 4 November 2026 - 20:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing Siap Kirim 24 Atlet Pacu Jalur ke Ajang Internasional Mahanadi Boita Race 2026 di India

JAKARTA — Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, berencana mengirimkan 24 anggota tim olahraga dayung atau Pacu Jalur untuk berpartisipasi dalam ajang 2nd International Mahanadi Boita Race yang akan diselenggarakan dalam rangkaian festival budaya Bali Yatra di Cuttack, Odisha, India, pada 28–29 November 2026.

Rencana partisipasi tersebut dibahas dalam pertemuan antara Direktur Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC), Kamal Khurana, dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi, Mukhlisin, beserta sejumlah pejabat pemerintah daerah. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan bersahabat, sekaligus menjadi kesempatan untuk membahas penguatan hubungan dan kerja sama antara India dan Kabupaten Kuansing.

Dalam pertemuan tersebut, H. Mukhlisin menyampaikan antusiasme dan kesediaannya untuk mengirimkan 24 anggota Tim Pacu Jalur Kuansing guna mengikuti kompetisi perahu tradisional berskala internasional tersebut. Keikutsertaan ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi tradisi olahraga dan budaya masyarakat Kuansing untuk semakin dikenal di tingkat global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rayyan Arkan Dikha Turut Masuk dalam Rencana Delegasi

Salah satu nama yang menjadi perhatian dalam rencana keikutsertaan delegasi Kuansing adalah Rayyan Arkan Dikha, sosok muda yang memperoleh popularitas internasional melalui penampilannya dalam tradisi Pacu Jalur.

Rayyan menjadi perhatian publik setelah aksi khasnya di atas perahu Pacu Jalur viral di berbagai platform media sosial dan melahirkan fenomena yang dikenal sebagai Aura Farming. Popularitas tersebut turut memperkenalkan tradisi Pacu Jalur kepada masyarakat internasional, menjadikan olahraga tradisional asal Riau ini semakin dikenal di luar Indonesia.

Baca Juga :  Apa Yang Terjadi Jika Anda Tidak Memiliki Sertifikat PSE? Risiko bagi Bisnis yang Tidak Patuh

Rencana keikutsertaan Rayyan bersama tim Kuansing dalam ajang di Odisha diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih jauh kekayaan budaya Indonesia, khususnya tradisi Pacu Jalur, kepada masyarakat India dan komunitas internasional.

Partisipasi ini juga membuka peluang pertukaran pengalaman antara para atlet dayung Indonesia dan India, mengingat kedua negara memiliki tradisi panjang yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat sungai dan budaya maritim.

Mahanadi Boita Race dan Festival Bali Yatra

2nd International Mahanadi Boita Race merupakan bagian dari rangkaian perayaan Bali Yatra, sebuah festival budaya tahunan yang diselenggarakan di Odisha, India. Festival ini memiliki nilai historis yang kuat karena memperingati tradisi pelayaran dan perdagangan maritim masyarakat Odisha pada masa lampau.

Melalui festival tersebut, masyarakat Odisha mengenang perjalanan para pelaut dan pedagang kuno yang dahulu berlayar menuju berbagai wilayah di Asia Tenggara, termasuk kawasan yang kini menjadi bagian dari Indonesia.

Tradisi tersebut memiliki keterkaitan historis dengan hubungan budaya antara India dan Indonesia yang telah terjalin selama berabad-abad. Oleh karena itu, kehadiran delegasi Pacu Jalur dari Kuansing tidak hanya menjadi partisipasi dalam kompetisi olahraga, tetapi juga merepresentasikan hubungan persahabatan dan kedekatan budaya kedua negara.

Baca Juga :  CLEAR Men Ultra Jangkau 65,7 Juta Penggemar Sepak Bola Selama Kampanye FIFA World Cup 2026™

Keikutsertaan tim Indonesia diharapkan dapat memberikan warna tersendiri dalam perayaan tersebut sekaligus memperkuat pertukaran budaya melalui olahraga tradisional.

Membuka Peluang Kerja Sama India dan Kuansing

Selain membahas partisipasi dalam Mahanadi Boita Race, pertemuan tersebut juga menyinggung peluang untuk mengembangkan kerja sama yang lebih luas antara India dan Kabupaten Kuantan Singingi.

Sejumlah bidang potensial yang menjadi perhatian meliputi kebudayaan, olahraga, pendidikan, serta sektor-sektor lain yang memiliki kepentingan bersama. Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan kolaborasi antara institusi maupun masyarakat kedua pihak.

Pertemuan antara Direktur JNICC dan Plt. Bupati Kuansing ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat hubungan antar masyarakat (people-to-people ties) sekaligus memperluas hubungan bilateral India dan Indonesia melalui keterlibatan pemerintah daerah.

Melalui inisiatif semacam ini, kekayaan tradisi lokal Indonesia seperti Pacu Jalur memiliki peluang untuk tampil di panggung internasional, sekaligus menjadi jembatan dalam membangun hubungan budaya dan persahabatan yang semakin erat antara Indonesia dan India.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Siswa Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung Tembus Akmil dan Bintara TNI AD 2026
Tips Tidur Nyenyak Selama Mengalami Gejala PMS (Menstruasi)
Peluang Belajar Global Sejak Dini : 609 siswa SMP dari Indonesia dan Jepang belajar bersama dengan Coding First Purwokerto
Bank Mandiri Taspen Jalin Kerja Sama dengan KSPPS Sena Putra Mandiri, Perkuat Sinergi Layanan Perbankan
Pertamina Patra Niaga Hijaukan Lahan Bekas Tambang Kapur di Tuban melalui Program Biodiversity Action Plan
Wisma 46 Rayakan 30 Tahun Perjalanan melalui FunWalk & Bazaar, Tegaskan Semangat “Jakarta’s Icon, 30 Years Strong”
Pengguna LRT Jabodebek Tumbuh 17,6 Persen, Dukung Mobilitas Masyarakat di Jabodebek
KAI Terapkan Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Jadwal Perjalanan KA Mengalami Perubahan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:17

Warga Diminta Berani Laporkan Pernikahan Anak, DP3AP2KB Loteng Siap Turun Tangan

Rabu, 4 November 2026 - 14:12

GOW Loteng Ajarkan Kader Olah Jajanan Sehat untuk Cegah Stunting

Selasa, 3 November 2026 - 19:28

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD

Selasa, 3 November 2026 - 19:06

Polisi Kantongi CCTV Pengeroyokan di Puyung, Identitas Pelaku Mulai Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 17:15

Pulang Kerja dari Mataram, Pria Asal Jago Jadi Korban Pengeroyokan di Puyung

Senin, 2 November 2026 - 18:05

Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan

Senin, 2 November 2026 - 16:53

​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan

Senin, 2 November 2026 - 16:43

Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan

Berita Terbaru