Antisipasi Kepadatan dan Penutupan Ruas Jalan, KAI Daop 6 Yogyakarta Berlakukan Pola Khusus 44 KA Keberangkatan dan Tujuan Stasiun Yogyakarta Bisa Berhenti di Stasiun Lempuyangan pada 1 September 2025 - Koran Mandalika

Antisipasi Kepadatan dan Penutupan Ruas Jalan, KAI Daop 6 Yogyakarta Berlakukan Pola Khusus 44 KA Keberangkatan dan Tujuan Stasiun Yogyakarta Bisa Berhenti di Stasiun Lempuyangan pada 1 September 2025

Selasa, 2 September 2025 - 10:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengantisipasi kepadatan dan penutupan ruas jalan pada Senin, 1 September 2025, KAI Daop 6 Yogyakarta akan menerapkan pola khusus yakni calon penumpang 44 KA yang akan berangkat ataupun turun di Stasiun Yogyakarta dapat naik dan turun di Stasiun Lempuyangan. Hal ini berlaku pada Senin, 1 September 2025 untuk memudahkan para calon penumpang KA.

Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 menyampaikan, kebijakan ini merupakan pola operasi yang bersifat sementara untuk memberikan alternatif kemudahan bagi penumpang sehingga memastikan pelayanan kepada penumpang KA tetap berjalan dengan aman dan nyaman.

Feni menambahkan, adapun untuk calon penumpang KA keberangkatan awal dari Stasiun Yogyakarta yang menuju arah barat seperti KA Taksaka relasi Yogyakarta-Gambir, Fajar Utama YK relasi Yogyakarta-Pasarsenen, Joglosemarkerto relasi Yogyakarta-Cilacap, Senja Utama YK relasi Yogyakarta-Pasarsenen diimbau untuk datang lebih awal ke Stasiun Yogyakarta agar tidak tertinggal KA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan untuk KA keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta ke arah timur baik KA keberangkatan awal seperti Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng maupun KA melintas lainnya juga diimbau datang lebih awal ke stasiun atau dapat juga naik dari Stasiun Lempuyangan dengan tetap mengacu kepada jadwal yang tertera pada tiket.

“Ada total 44 KA yang BLB (Berhenti Luar Biasa) atau dapat naik dan turun di Stasiun Lempuyangan pada 1 September 2025 untuk memudahkan calon penumpang. Informasi terkait pola khusus ini dan imbauan untuk datang lebih awal juga telah disampaikan kepada calon penumpang melalui SMS blast untuk memastikan calon penumpang KA mendapatkan pemberitahuan secara personal,” ujar Feni.

Baca Juga :  Pelaku Usaha Konveksi Tas Keluhkan Membanjirnya Tas Impor

Berikut 44 KA yang BLB (Berhenti Luar Biasa) naik dan turun di Stasiun Lempuyangan pada 1 September 2025:

1. KA Manahan (64) relasi Gambir-Solo

2. KA Sancaka (84) Yogyakarta-Surabaya Gubeng

3. KA Lodaya (77) Solo-Bandung

4. KA Argo Law (3) Solo-Gambir

5. KA Mataram (75) Solo-Pasar Senen

6. KA Madiun Jaya (143) Madiun-Pasar Senen

7. KA Manahan (61) Solo-Gambir

8. KA Bangunkarta (161) Jombang-Pasar Senen

9. KA Malioboro Ekspres (170) Purwokerto-Malang

10. KA Sancaka (81) Surabaya Gubeng-Yogyakarta

11. KA Malabar (69) Malang-Bandung

12. KA Sancaka (82) Yogyakarta-Surabaya Gubeng

13. KA Ranggajati (154) Cirebon-Surabaya Gubeng

14. KA Argo Wilis (9A) Surabaya gubeng-Bangdung

15. KA Fajar Utama Solo (74) Pasar Senin-Solo

16. KA Argo Semeru (5) Surabaya Gubeng-Gambir

17. KA Argo Semeru (6) Gambir-Surabaya Gubeng

18. KA Sancaka Utara (235F) Solo-Cilacap

19. KA Lodaya (78) Bandung-Solo

20. KA Argo Wilis (10A)Bandung-Surabaya Gubeng

21. KA Ranggajati (153) Surabaya Gubeng-Cirebon

22. KA Kertanegara (167) Malang-Purwokerto

23. KA Argo Dwipangga (16 ) Gambir-Solo

24. KA Sancaka (85)Surabaya Gubeng-Yogyakarta

25. KA Malabar (70)Bandung-Malang

Baca Juga :  Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Pendidikan, PTPN I Luncurkan Beasiswa TUNAS Senilai Rp1,53 Miliar

26. KA Sancaka (86) Yogyakarta-Surabaya Gubeng

27. KA Manahan (62) Gambir-Solo

28. KA Wijaya Kusuma (158) Cilacap-Surabaya Gubeng

29. KA Senja Utama Solo (73) Solo-Pasar Senen

30. KA Lodaya (79) Solo-Bandung

31. KA Bangunkarta (162) Pasar Senen-Jombang

32. KA Gajayana (35) Malang-Gambir

33. KA Sancaka (83) Surabaya Gubeng-Yogyakarta

34. KA Sancaka Utara (236F) Cilacap-Solo

35. KA Kertanegara (168) Purwokerto-Malang

36. KA Argo Dwipangga (15) Solo-Gambir

37. KA Mutiara Selatan (71) Surabaya Gubeng-Bandung

38. KA Wijaya Kusuma (157) Surabaya Gubeng-cilacap

39. KA Malabar (67) Malang-Bandung

40. KA Bima (7) Surabaya Gubeng-Gambir

41. KA Manahan (63) Solo-Gambir

42. KA Bima (8) Gambir-Surabaya Gubeng

43. KA Turangga (11) Surabaya Gubeng-Bandung

44. KA Turangga (12) Bandung-Surabaya Gubeng

KAI Daop 6 kembali mengingatkan bahwa untuk jadwal 44 KA yang BLB di Lempuyangan tetap mengacu pada jadwal yang tertera pada tiket. KAI Daop 6 Yogyakarta akan terus mengupdate informasi lanjutan terkait pola operasi kereta api dan pelayanan kereta api.

“KAI Daop 6 berharap kebijakan ini dapat memudahkan pelanggan KA sehingga lebih nyaman dan efektif dalam aksesibilitas untuk naik dan turun sesuai dengan kebutuhannya masing-masing,” ujar Feni.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelayanan dan perjalanan KA dapat mengontak Contact Center KAI121 dan seluruh kanal social media KAI121 serta dapat melalui menu “Bantuan” pada aplikasi Access by KAI.

Berita Terkait

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Berita Terbaru