Bappenda NTB Beberkan Target PAD dari Pajak Tembus 103,04 Persen - Koran Mandalika

Bappenda NTB Beberkan Target PAD dari Pajak Tembus 103,04 Persen

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Kinerja Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi NTB tahun 2025 menorehkan sejumlah catatan dan prestasi. Diantaranya target Pendapatan Asli Daerah ( PAD) yang bersumber dari pajak daerah berhasil menembus 103,04 persen dari target Rp. 1,675 triliun lebih.

Plt. Kepala Plt Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB, Fathurrahman, mengatakan komponen pajak daerah ini meliputi pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak rokok, pajak alat berat dan opsen pajak mineral bukan logam dan batuan.

Sedangkan untuk retribusi daerah berhasil mencapai 84,88 persen dari target Rp. 956,27 miliar lebih, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 100 persen dari target Rp. 90,582 miliar lebih, lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar 97,33 persen dari target Rp. 87,372 miliar lebih, pendapatan transfer 95,97 persen dari target Rp. 3,498 triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah 98,71 persen dari target Rp. 182.051 miliar lebih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sehingga secara keseluruhan pendapatan daerah Provinsi NTB dapat terealisasi sebesar Rp. 6.250.602.019.413 atau 96,31 persen dari target. (keseluruhan data per tanggal 30 Desember 2025),” katanya, Selasa (30/12).

Baca Juga :  ‎Iqbal Beri Peringatan ke Kades Saat Tinjau Lokasi Banjir

Ia menjelaskan dari sisi kebijakan, beberapa langkah-langkah progresif juga menjadi capaian berarti untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Diantaranya, pemberian apresiasi kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang selalu aktif menunaikan kewajibannya melalui diskon PKB.

Selain itu, pemberian keringanan PKB juga diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus/penyandang disabilitas.

“Upaya ini merupakan salah satu cara yang diyakini dapat menjaga kepatuhan dan ketaatan wajib pajak, serta terus menjaga sumber-sumber potensial penerimaan pendapatan asli daerah secara berkesinambungan,” jelasnya.

Selanjutnya, menyikapi kebijakan nasional pengurangan pendapatan transfer dari pemerintah pusat tahun 2026, Pemprov NTB berupaya mengidentifikasi beberapa penyesuaian tarif pajak daerah maupun potensi-potensi PAD baru, terutama yang bersumber dari retribusi daerah.

Fathurrahman menuturkan hal ini dilakukan melalui penyusunan rancangan peraturan daerah tentang perubahan peraturan daerah nomor 2 tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Beberapa hal yang direncanakan berubah diantaranya penyesuaian tarif PKB, BBNKB, PBBKB dan tarif retribusi, termasuk juga ketentuan mengenai kendaraan luar daerah, peningkatan sinergitas opsen PKB dan opsen BBNKB serta struktur dan besaran tarif iuran pertambangan rakyat.

“Rancangan perubahan raperda ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kemandirian fiskal dan kapasitas fiskal daerah,” tuturnya.

Baca Juga :  Lasqi Lombok Tengah Siap Berbenah

Percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi keuangan daerah serta penguatan sistem layanan juga menjadi upaya penting untuk mendukung optimalisasi penerimaan pendapatan asli daerah di tahun 2025.

Diantaranya, dengan membangun kolaborasi lintas sektor seperti perangkat daerah pengelola retribusi. Selain itu, guna mendukung program unggulan Pemprov NTB Desa Berdaya juga telah dirancang kerja sama pembayaran PKB dengan menggandeng Koperasi Merah Putih sebagai salah satu mitra dalam pemungutan PKB serta memperluas metode pembayaran baru dengan menggunakan virtual account pada aplikasi samsat.

“Berbagai langkah dan upaya tersebut menjadikan Provinsi NTB meraih peringkat terbaik kedua Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Wilayah Nusa Tenggara Maluku dan Papua Tahun 2025,” ucap Fathurrahman.

Ia menambahkan, komitmen memperkuat kemandirian dan kapasitas fiskal daerah serta optimalisasi layanan publik ini juga dibarengi dengan komitmen menjamin keterbukaan informasi publik.

Hal ini penting untuk mendorong perbaikan layanan serta menjaring dukungan partisipasi publik seluas-luasnya.

“Tahun 2025 ini Bappenda Provinsi NTB terus mampu mempertahankan predikat sebagai badan publik informatif selama 5 tahun berturut dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dengan nilai 99,00 dengan kategori informatif,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Pemprov NTB Gelar Shalat Ied di Kantor Gubernur, Ada Open House di Pendopo
Hasil Seleksi Jabatan Eselon II Pemprov NTB Siap Diserahkan ke Gubernur
Dokter Mamang Jabat Kadis Kesehatan Lombok Tengah
‎Miras saat Pawai Ogoh-ogoh jadi Sorotan, Begini Imbauan Gubernur NTB
Jelang Lebaran, Gubernur Iqbal Tinjau Sistem Penjualan Tiket dan Fasilitas di Terminal Mandalika
Pastikan Pasokan Cabai Tercukupi, Pemprov NTB Siapkan Program Penguatan Produksi
Masyarakat Temukan Roti MBG Berjamur, BBPOM Mataram Periksa SPPG di Lombok Barat
Jaksa Abaikan Dalil Eksepsi, Minta Hakim Tolak Keberatan Tiga Terdakwa DPRD NTB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:55

Sinergi Strategis PPBK Jakarta 1: Perkuat Peran Agen BRILink demi Akselerasi Ekonomi Mikro 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:51

AI Center Makassar Dorong Komersialisasi Proyek AI Talenta Digital Menjadi Bisnis Berpendapatan Berkelanjutan

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:51

Telkom AI Center Makassar Gelar Mini Demo Day Tampilkan Solusi AI untuk Otomasi Workflow UMKM

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:29

Mudik Aman Berbagi Harapan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Berangkatkan Peserta Mudik Bersama 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:22

Praktik Manipulasi Pasar yang Perlu Diketahui Investor

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:17

Dua Hari Posko Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 60 Ribu Pelanggan

Senin, 16 Maret 2026 - 13:52

Pelindo Multi Terminal Perkuat Implementasi Safety Culture di Seluruh Terminal Nonpetikemas

Senin, 16 Maret 2026 - 13:32

Ramadhan Penuh Berkah, Grup PT Pelindo Sinergi Lokaseva Salurkan Lebih dari 4.000 Bantuan Sosial bagi Masyarakat

Berita Terbaru