Barang Ringan Tapi Ongkir Mahal? Trik Hitung Volume Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri - Koran Mandalika

Barang Ringan Tapi Ongkir Mahal? Trik Hitung Volume Saat Kirim Paket Ke Luar Negeri

Senin, 6 April 2026 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaget ongkir membengkak padahal barang ringan? Ketahui rahasia perhitungan berat volumetrik saat kirim paket ke luar negeri dan trik hemat untuk menyiasatinya.

Misteri Ongkos Kirim yang Tiba-Tiba Membengkak

Banyak pelanggan yang merasa bingung sekaligus terkejut ketika menerima tagihan ongkos kirim ekspedisi yang jauh lebih tinggi dari ekspektasi awal mereka. Kondisi ini paling sering terjadi ketika Anda kirim paket ke luar negeri berupa barang-barang yang jika ditimbang terasa sangat ringan, namun secara fisik memakan banyak tempat. Contoh barang seperti ini meliputi jaket tebal musim dingin, boneka berukuran besar, atau kerajinan tangan berbahan rotan. Penyebab utama dari lonjakan harga yang tiba-tiba ini adalah sebuah sistem perhitungan logistik internasional yang dikenal dengan istilah berat volumetrik (chargeable weight).

Memahami Berat Aktual vs Berat Volumetrik

Pada dasarnya, maskapai penerbangan mengalokasikan tarif kargo berdasarkan kapasitas ruang yang terpakai di dalam lambung pesawat, bukan sekadar dari berat timbangan saja. Oleh karena itu, pihak kurir akan selalu membandingkan berat asli barang (berat aktual) dengan ukuran kardus pelindungnya (berat volumetrik). Rumus internasional yang paling umum digunakan untuk menghitung berat volumetrik adalah: Panjang x Lebar x Tinggi (dalam satuan sentimeter) dibagi 5.000. Selanjutnya, sistem logistik akan secara otomatis menagihkan biaya ongkos kirim berdasarkan angka mana yang paling besar di antara kedua perhitungan tersebut.

Trik Cerdas Memangkas Biaya Volumetrik

Untuk menyiasati pembengkakan biaya ini, Anda harus cerdik dalam melakukan pengemasan. Pertama, pastikan Anda menggunakan kardus yang ukurannya benar-benar pas dengan dimensi barang, serta potong ruang kosong yang berlebihan. Selanjutnya, jika Anda mengirimkan produk berupa pakaian atau tekstil, memanfaatkan teknik kemasan hampa udara (vacuum bag) bisa sangat membantu mengecilkan dimensi paket secara drastis. Dengan melakukan sedikit penyesuaian yang cermat pada ukuran kemasan, tagihan ongkos kirim Anda bisa turun secara signifikan.

Baca Juga :  KAI Layani 78 Ribu Pengguna LRT Jabodebek pada HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Menghitung estimasi biaya dan dimensi saat kirim paket ke luar negeri kini tidak perlu lagi membuat Anda khawatir akan tagihan yang membengkak. Tim operasional Airway Express selalu siap memberikan layanan konsultasi gratis terkait efisiensi dimensi kemasan sejak awal proses pengiriman. Melalui panduan dan evaluasi yang tepat, Airway Express akan membantu Anda merapikan metode packing agar terhindar dari perhitungan biaya volumetrik yang merugikan, sekaligus memastikan ongkos kirim Anda tetap efisien, aman, dan masuk akal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara
Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Senin, 6 April 2026 - 07:37

Ubah Stigma Permainan Domino, ORADO NTB Gelar Pelatihan Wasit dan Pelantikan Pengurus

Kamis, 2 April 2026 - 18:12

Kasus Gratifikasi NTB Memanas! Tiga Terdakwa Siap Lapor ke Pejabat Tinggi di Jakarta

Berita Terbaru