Batal Berangkat Haji di Kloter 6, Bupati Lombok Tengah Heran: Loh, Ada Apa Ini? - Koran Mandalika

Batal Berangkat Haji di Kloter 6, Bupati Lombok Tengah Heran: Loh, Ada Apa Ini?

Rabu, 7 Mei 2025 - 09:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan jemaah calon haji saat kumpul pelepasan di Masjid Agung Praya (Ahmad Sakurniawan/Koran Mandalika)

Rombongan jemaah calon haji saat kumpul pelepasan di Masjid Agung Praya (Ahmad Sakurniawan/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri batal berangkat haji di kloter enam. Keputusan tersebut lantas membuat Pathul heran. Pasalnya, pihaknya mengetahui hal tersebut pada pagi hari setelah bersiap pelepasan di Masjid Agung Praya.

“Tiba-tiba kok berubah, saya gak jadi berangkat. Saya di kloter delapan berangkat. Loh, ada apa ini? Ini hanya terjadi di NTB,” kata Pathul penuh kekesalan saat menghubungi pihak Kanwil Kemenag NTB melalui saluran telepon, Rabu (7/5).

Baca Juga :  Dianggap Mampu Bangun NTB, Ketua DPD Gerindra Didorong Maju Pilgub

Pihak Kanwil Kemenag NTB mengaku tidak akan merubah di luar data yang diajukan kemenag kabupaten/kota. Pihaknya mengaku hanya mengentri data.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kepala Kemenag Lombok Tengah Nasrullah mengatakan informasi soal perubahan keberangkatan bupati diketahui pada pukul 03.00 WITA dini hari.

“Karena itu sudah larut malam, kami koordinasi dengan Kabag Kesra Lombok Tengah. Kami sampaikan ke kabag kesra agar menginformasikan ke bupati, ” kata Nasrullah.

Baca Juga :  Pemkab Loteng Pantau TPS, Bupati: Antusiasme Warga Luar Biasa

Namun, kata Nasrullah, kemungkinan kabag kesra tidak menyampaikan ke bupati terkait perubahan jadwal keberangkatan tersebut.

“Akhirnya saya sampaikan ke wabup. Wabup berkata beliau (bupati) sudah tahu tentang keberangkatannya,” jelas Nasrullah.

Terkait maslaah bupati berangkat di kloter delapan, Nasrullah mengaku bukan ranahnya untuk menjelaskan. Dia menegaskan itu kebijakn Kanwil Kemenag NTB. (wan)

Berita Terkait

Pemprov Sumsel Studi Tiru Tata Kelola Izin Pertambangan Rakyat ke NTB
KPU NTB Atensi Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Lobar
Solidaritas KR-BNN, Gubernur Bali dan NTB Hadir untuk NTT
Pemprov NTB Finalisasi Dashboard Eksekutif Berbasis Data
Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU
Lalu Wirajaya Minta Pemkab Lombok Tengah Atur Tarif Pariwisata di KEK Mandalika
Bank NTB Syariah Gandeng FMIPA UNRAM, Bidik Kolaborasi Sains hingga Digitalisasi Kampus
81 Tahun Merdeka, Sirkuit Mandalika Jadi Panggung Kolaborasi dan Harapan Baru

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:02

MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA, Saturday, August 15, 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:02

Puragraph Luncurkan Vol. II | Minang dan Purana Re:Made: Harmonikan Arsitektur Warisan Budaya dengan Kemewahan Sirkular

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:02

Target Pensiunmu di Usia Berapa?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:02

Wall Street Melemah Tajam, Saham Teknologi dan Semikonduktor Jadi Penekan Utama

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:02

Percepat Program 3 Juta Rumah, BSKDN Kemendagri Dorong Sinergi Pusat-Daerah dan Kemudahan Akses MBR

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:02

MoraRepublic Wujudkan Pengalaman Festival yang Semakin Terkoneksi di The Sound Project Vol. 9

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:02

MoraRepublic Sukses Dukung Konektivitas GIIAS 2026, Ajang Otomotif Terbesar di Asia Tenggara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:02

Marketing HIT: Perbedaan antara Menarik Perhatian dan Membangun Kampanye

Berita Terbaru

Teknologi

Target Pensiunmu di Usia Berapa?

Kamis, 20 Agu 2026 - 23:02