Bukan Sekadar Bangun Gedung, Ini Alasan Proyek Waringin Megah Bisa Lebih Cepat dan Aman - Koran Mandalika

Bukan Sekadar Bangun Gedung, Ini Alasan Proyek Waringin Megah Bisa Lebih Cepat dan Aman

Senin, 6 April 2026 - 06:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengusung pilar “Humans Behind the Build”, Waringin Megah menempatkan tenaga kerja sebagai pusat dari seluruh proses pembangunan.

Di tengah kompleksitas industri konstruksi, Waringin Megah General
Contractor menegaskan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh desain dan
material, tetapi oleh manusia di baliknya—serta bagaimana keselamatan mereka dijaga secara
konsisten.

Mengusung pilar “Humans Behind the Build”, Waringin Megah menempatkan tenaga kerja
sebagai pusat dari seluruh proses pembangunan. Tim yang bekerja di lapangan maupun di kantor
berjalan dalam sistem koordinasi terstruktur, dengan pembagian peran yang jelas dan saling
terintegrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap area memiliki koordinator yang memastikan seluruh aktivitas berjalan sesuai target.
Koordinator kantor berfokus pada operasional dan komunikasi internal, sementara koordinator
proyek mengawal langsung pelaksanaan pekerjaan di lapangan—mulai dari pengawasan hingga
pengelolaan tim.

Baca Juga :  Prasarana KA Terdampak Aksi Demo, KAI Daop 1 Jakarta Pastikan Layanan Tetap Berjalan dan Mengutamakan Keselamatan

Koordinasi rutin menjadi kunci. Melalui pertemuan mingguan lintas divisi yang dilakukan secara
hybrid, seluruh progres, tantangan, dan strategi dibahas secara terbuka. Evaluasi mendalam juga
dilakukan setiap dua minggu untuk memastikan proyek tetap berada di jalur yang tepat.

Tidak hanya itu, setiap pekerjaan selalu diawali dengan identifikasi risiko yang terdokumentasi
secara sistematis. Pendekatan ini memungkinkan tim untuk mengantisipasi kendala lebih awal
serta mengambil keputusan berbasis data yang akurat.

Dalam menghadapi tantangan di lapangan, tim Waringin Megah mengedepankan problem
solving yang terukur—mengidentifikasi akar masalah dan menentukan solusi paling efisien tanpa
mengorbankan kualitas. Pembelajaran dari setiap pengalaman menjadi bagian dari peningkatan
kompetensi tim secara berkelanjutan.

Di sisi lain, aspek keselamatan kerja menjadi prioritas utama yang tidak dapat ditawar. Waringin
Megah menerapkan standar HSE (Health, Safety, and Environment) secara konsisten di setiap
proyek.

Baca Juga :  Dukung Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Jalan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Jagorawi

“Proyek yang aman bukan berarti tanpa risiko, tetapi proyek yang mampu mengendalikan risiko
dengan baik. Dengan penerapan yang konsisten—mulai dari safety induction, penggunaan APD,
hingga pengawasan rutin—pekerjaan dapat berjalan lebih cepat, aman, dan efisien,” ujar Joko
Mariyanto, Manager K3 Waringin Megah General Contractor.

Komitmen ini diwujudkan melalui briefing rutin, disiplin penggunaan Alat Pelindung Diri, serta
pengawasan langsung di lapangan. Waringin Megah juga menanamkan budaya bahwa
keselamatan kerja adalah tanggung jawab seluruh tim, bukan hanya fungsi K3.

Dengan pendekatan yang berpusat pada manusia dan sistem kerja yang disiplin, Waringin Megah
membuktikan bahwa di balik setiap proyek yang berhasil, ada tim yang bekerja dengan aman,
terarah, dan penuh tanggung jawab.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Target 1,69 Juta Ton Udang 2029: FisTx Bagikan Ensiklopedia Budidaya 12 Bab Gratis untuk Petambak
Apakah neobank Gratis Transfer? Simak Info Detailnya
The Fluffy Pumpkin Fest, Keseruan Halloween di Hublife
Industri Kripto Indonesia Terus Tumbuh, Investor Perlu Pilih Platform Legal
Akar Peoni Jadi Kunci Zuo Hao Shi untuk Meredakan Sakit Leher Belakang
ASHTA DISTRICT 8 Menghadirkan DESIGN SPEAKS, Lewat ADGI Design Week
Transformasi Tata Kelola PAD: Sinergi Sanggabiz dan Pemkot Yogyakarta Wujudkan AiTax untuk Kemandirian Fiskal Daerah
BRIDS Masuk 16 Besar CX100 Danantara 2026, Peringkat Kedua di Industri Sekuritas dan Manajemen Investasi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:02

Target 1,69 Juta Ton Udang 2029: FisTx Bagikan Ensiklopedia Budidaya 12 Bab Gratis untuk Petambak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:02

Apakah neobank Gratis Transfer? Simak Info Detailnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:02

The Fluffy Pumpkin Fest, Keseruan Halloween di Hublife

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:02

Akar Peoni Jadi Kunci Zuo Hao Shi untuk Meredakan Sakit Leher Belakang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:02

ASHTA DISTRICT 8 Menghadirkan DESIGN SPEAKS, Lewat ADGI Design Week

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:02

Transformasi Tata Kelola PAD: Sinergi Sanggabiz dan Pemkot Yogyakarta Wujudkan AiTax untuk Kemandirian Fiskal Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:02

Jemput Pelaku Usaha Sejak Pagi, BRI Dorong Digitalisasi Transaksi di Pasar dan Kawasan Unggulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:02

BRIDS Masuk 16 Besar CX100 Danantara 2026, Peringkat Kedua di Industri Sekuritas dan Manajemen Investasi

Berita Terbaru

Teknologi

Apakah neobank Gratis Transfer? Simak Info Detailnya

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:02

Teknologi

The Fluffy Pumpkin Fest, Keseruan Halloween di Hublife

Jumat, 16 Okt 2026 - 17:02