Dari Kebun untuk Negeri, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Wujudkan Akses Pendidikan di Pelosok - Koran Mandalika

Dari Kebun untuk Negeri, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Wujudkan Akses Pendidikan di Pelosok

Selasa, 19 Agustus 2025 - 07:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA -– Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) terus menunjukkan komitmen dalam pemerataan hasil pembangunan, termasuk di sektor pendidikan. Di setiap kebun yang dibangun, BUMN perkebunan ini mendirikan sekolah sesuai kebutuhan masyarakat. Hingga kini, ratusan sekolah dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA telah berdiri di berbagai pelosok Tanah Air.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyampaikan hingga saat ini mandat Pemerintah kepada PTPN I terus dirawat. Dalam bidang pendidikan, ratusan sekolah yang dibangun dengan biaya perusahaan telah mendidik dan melahirkan ribuan, bahkan jutaan lulusan dan sukses berbekal pendidikannya.

“Sejak awal berdiri, PTPN adalah pemegang mandat sebagai agent of changed, agent of development. Yakni, menjalankan misi pemerintah membuka pusat-pusat ekonomi baru di pelosok, membuka isolasi wilayah, membuka lapangan kerja, dan masih banyak lagi turunannya. Nah, salah satu peran strategis kami adalah membangun pendidikan. Itulah mengapa di setiap unit kerja kami buka sekolah. Ini misi transfer of knowledge sehingga masyarakat sekitar perusahaan bisa berpendidikan,” kata Teddy Yunirman Danas, Selasa (12/8/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teddy mengakui, seiring perkembangan, misi berangsur berubah. Saat ini, ketika misi awal relatif sudah tercapai, misi bisnis dengan orientasi kepada profit lebih dominan. Namun demikian, kata Teddy, misi sosial kemasyarakatan masih tetap dijalankan dan dijaga.

Baca Juga :  MIND ID Perkuat Keunggulan Kompetitif Industri, Melalui Ekosistem Industri EV Battery di Karawang

Pendirian ratusan sekolah di lokasi unit kerja PTPN I, diakui Teddy bukan tidak ada kepentingan perusahaan. Ia mengakui, para karyawan perusahaan, terutama yang bekerja di level strategis, umumnya memiliki tingkat pendidikan yang baik. Mereka dikirim ke kebun atau pabrik yang berada jauh di pedalaman dengan membawa keluarga. Sedangkan mereka sangat butuh sarana belajar formal yang berkualitas. Tak pelak, perusahaan berupaya mendirikan sekolah, merekrut guru berkualitas, dan menjalankan pembelajaran yang kompetitif.

“Memang kami juga punya kepentingan mendirikan sekolah tersebut. Anak-anak karyawan kan butuh sekolah. Sementara mereka tinggal di pelosok yang sebelumnya tidak ada fasilitas sekolah. Makanya kami bikin sekolah. Tetapi sebagai catatan, sekolah itu tidak eksklusif. Anak siapa saja, orang dari mana saja masyarakat umum, diterima sekolah di situ. Ini juga menjadi media akulturasi atau pertukaran budaya dalam interaksi sekolah sehingga masyarakat luar bisa bergaul sama dengan yang lain,” tambah dia.

Dalam catatan manajemen, jumlah sekolah PAUD (pendidikan usia dini atau prasekolah) di seluruh unit kerja PTPN I dari Aceh sampai Sulawesi sebanyak 23 Unit. Untuk tingkat TK (Taman Kanak-Kanak) sebanyak 154 Unit. Tingkat Sekolah Dasar (SD) sebanyak 33 Unit, tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 10 Unit, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 5 Unit.

Baca Juga :  SUCOFINDO Raih TOP CSR Awards 2026, Tegaskan Komitmen terhadap ESG dan Pembangunan Berkelanjutan

Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris handoyo menambahkan, untuk sekolah tingakat PAUD dan TK yang didirikan perusahaan, pihaknya mengelola dengan pembiayaan dari perusahaan. Baik dari biaya operasional, gaji guru, hingga fasilitas belajar. Untuk tingkat SD, SMP, dan SMA, perusahaan merintis pembangunan gedung sekolah di lahan milik perusahaan dan menyediakan fasilitas dasar. Setelah itu, pengelolaan sekolah diserahkan kepada pemerintah setempat dan berubah status menjadi sekolah negeri. “Kami memulai dengan membangun gedung dan menyediakan fasilitas dasar. Karyawan juga sukarela menjadi tenaga pengajar,” jelas Aris.

Ia menambahkan bahwa seiring berjalannya waktu, sekolah-sekolah tersebut berkembang dan mendapatkan tambahan ruang kelas serta guru dari dinas pendidikan, sebelum dikelola yayasan perusahaan akhirnya diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah.

Aris memandang penyediaan fasilitas pendidikan ini sebagai investasi jangka panjang yang akan menciptakan generasi terampil dan berdaya saing, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah.

Berita Terkait

Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor
Beyond Borders: Dari Indonesia, Membawa Kapabilitas PLN NPC ke Dunia
Bank Mandiri Taspen Raih Dua Penghargaan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan
PLUS Diskonnya dari neobank Plus: Ada Promo QRIS, Diskon Merchant, hingga Top Up E-Wallet
BRI Finance Hadir di Multifinance Day 2026, Perkuat Edukasi dan Inklusi nKeuangan
Menembus Medan, Menghubungkan Energi: Dedikasi PLN NPC Membangun Negeri
Apa Itu Jasa Komen? Cara Kerja, Harga, dan Risiko Jasa Komentar
Menembus Batas, Membawa Energi: 23 Tahun PLN NPC Hadir di Pulau-Pulau Terisolir

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:02

Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:02

Beyond Borders: Dari Indonesia, Membawa Kapabilitas PLN NPC ke Dunia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:02

Bank Mandiri Taspen Raih Dua Penghargaan Terbaik 1 Kinerja Pembayaran Pensiunan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:02

PLUS Diskonnya dari neobank Plus: Ada Promo QRIS, Diskon Merchant, hingga Top Up E-Wallet

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:02

Menembus Medan, Menghubungkan Energi: Dedikasi PLN NPC Membangun Negeri

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:02

Apa Itu Jasa Komen? Cara Kerja, Harga, dan Risiko Jasa Komentar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:02

Menembus Batas, Membawa Energi: 23 Tahun PLN NPC Hadir di Pulau-Pulau Terisolir

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:02

Tahun PLN NPC, Perkuat Peran Membangun Infrastruktur Energi hingga Wilayah Terisolir

Berita Terbaru

NTB Terkini

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:07