Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 - Koran Mandalika

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Di balik deru mesin dan persaingan para pembalap pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, terdapat ribuan personel yang bekerja memastikan setiap bagian dari pengalaman event berstandar internasional. Mulai dari menyambut penonton, mengarahkan pengunjung, memberikan informasi, hingga menjalankan fungsi keselamatan di lintasan, kesiapan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam menghadirkan gelaran MotoGP™ di The Mandalika.

Memasuki race weekend pada 9–11 Oktober 2026,  sebanyak 946 frontliner dan personel pendukung telah siap bertugas setelah mengikuti Hospitality Training “Perfecting The Brilliant Basic with Indonesian Hospitality”, sementara 400 marshal yang seluruhnya atau 100% berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyelesaikan rangkaian Marshal Training MotoGP 2026.

Keduanya menjadi bagian dari ekosistem people yang berada di balik penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan peran berbeda, namun memiliki tujuan yang sama: memastikan event internasional ini berlangsung dengan standar pelayanan, kesiapan, koordinasi, dan keselamatan yang baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

946 Personel Disiapkan Hadirkan Indonesian Hospitality

Petugas frontliner dan personel pendukung mencakup Crowd Control, Usher/LO, Merchandise, CX & Ask Me Agent, UMKM, serta Ticketing & Ground Handling yang memiliki titik interaksi langsung dengan penonton telah mengikuti Hospitality Training pada 4–6 Oktober 2026 di The Mandalika.

Pelatihan dilaksanakan dalam delapan batch dengan pendekatan yang tidak hanya berbasis materi, tetapi juga simulasi, role play, diskusi, serta evaluasi. Materi mencakup Delighting Customer Journey, Communication Skill, dan Hospitality Standard, termasuk grooming, greetings, announcement, listening skill, hingga complaint handling.

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengatakan kualitas event internasional tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi di lintasan, tetapi juga oleh pengalaman yang dirasakan penonton sepanjang berada di kawasan.

Baca Juga :  ‎Anggaran Venue MTQ Rp 20,8 Miliar Disoal, Praktisi Konstruksi: Rp 12 Miliar Aja Cukup

“MotoGP bukan hanya tentang apa yang terjadi di lintasan. Begitu penonton memasuki kawasan, setiap interaksi menjadi bagian dari pengalaman mereka. Cara mereka disambut, mendapatkan informasi, diarahkan, maupun dibantu ketika menghadapi kendala akan ikut membentuk kesan terhadap Mandalika. Karena itu, kami ingin memastikan personel yang berada di garis depan memiliki kesiapan dan standar pelayanan yang sama,” ujar Troy.

Melalui Hospitality Training, personel dibekali pemahaman bahwa service excellence selain mengenai kecepatan dan kepatuhan terhadap SOP, tetapi juga kemampuan memahami kebutuhan serta ekspektasi customer.

400 Marshal, 100% Putra-Putri NTB

Di sisi lintasan, keterlibatan sumber daya manusia lokal juga menjadi bagian penting. Sebanyak 400 marshal yang bertugas pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 seluruhnya berasal dari NTB, dengan komposisi 303 orang dari Lombok Tengah, 51 dari Mataram, 22 dari Lombok Barat, 18 dari Lombok Timur, tiga dari Dompu, serta masing-masing satu orang dari Kabupaten Bima, Lombok Utara, dan Sumbawa.

Para marshal telah mengikuti rangkaian pelatihan, mulai dari pembekalan di kelas hingga latihan lapangan. Materi mencakup persiapan sebelum event, penggunaan dan pengecekan perlengkapan, komunikasi, prioritas respons, kerja sama tim, keselamatan marshal, serta struktur dan pembagian tugas di lintasan, termasuk koordinasi antara marshal post dan Race Control.

Pelatihan juga dilengkapi berbagai simulasi kondisi di lintasan, seperti single crash, multiple crash yang melibatkan tiga motor, hingga red flag simulation. Melalui simulasi tersebut, marshal dilatih memahami urutan respons ketika terjadi insiden, mulai dari memastikan keselamatan rider, memeriksa kondisi lintasan dan sepeda motor, hingga melakukan penanganan serta pemindahan kendaraan dari area insiden.

Baca Juga :  InJourney Siapkan Camping Ground dan 66 Extra Flight, Akomodasi Lombok Nyaris Penuh Jelang MotoGP

Troy mengatakan, keterlibatan 100% marshal asal NTB menunjukkan bahwa penyelenggaraan event internasional di The Mandalika turut memberikan ruang bagi SDM daerah untuk mengambil peran dalam fungsi yang memiliki tanggung jawab besar.

“Keterlibatan 400 marshal yang seluruhnya berasal dari NTB menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Tidak hanya hadir sebagai bagian dari operasional event, tetapi mereka juga menjalankan fungsi penting di lintasan yang membutuhkan kesiapan, koordinasi, kedisiplinan, dan pemahaman terhadap aspek keselamatan,” ujar Troy.

Selain aspek teknis, rangkaian training mencakup post allocation, firefighter training, team building, field training, deploy to post, hingga distribusi perlengkapan. Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian dari proses memastikan setiap marshal memahami posisi, fungsi, perangkat, serta alur koordinasi sebelum menjalankan tugasnya selama race weekend.

People Behind the Experience
Pengalaman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dibangun oleh banyak peran di balik race, mulai dari frontliner yang berinteraksi langsung dengan penonton hingga marshal yang mendukung keselamatan di lintasan.

“Kami ingin Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya menghadirkan world-class racing, tetapi juga menjadi ruang bagi SDM lokal untuk mengambil peran dan membangun kapasitas. Kami ingin event balap ini menjadi showcase  Indonesian Hospitality dan kekuatan SDM lokal di Nusa Tenggara Barat. Dari hospitality hingga keselamatan lintasan, mereka adalah bagian penting dari pengalaman penonton dan keberhasilan penyelenggaraan,” pungkas Troy. (*)

Berita Terkait

Modal Silaturahmi dan Loyalitas, Lalu Basarudin Pimpin Perolehan Suara Sementara Pilkades Kateng
MotoGP Mandalika: Perputaran Rp5,2 Triliun dan Kisah 20 Srikandi NTB Jaga Lintasan MotoGP 2026
Angka Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen, Kualitas Kesejahteraan Membaik
Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Praya Resmikan Instalasi Jantung Perdana
Pembangunan 6 Rumah Ibadah di KEK Mandalika Tanpa APBD, FKUB Loteng Buka-Bukaan!
Gebrakan Wabup Nursiah di Rakornas TPAKD 2026: Pasang Badan Buka Akses Modal untuk UMKM dan Petani Loteng!
Suhu Panas dan Debu Mengancam Kesehatan, Ini Imbauan Dinkes Loteng
Operasi 2 Hari di Loteng, Satpol PP dan Bea Cukai Garuk 26 Ribu Rokok Ilegal

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:02

CjC Marketing Agency dan Italian Atelier Hadirkan Diskusi Industri serta Merek Vietnam, Tinh Mộc, ke IFFINA+ 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:02

5 Hal yang Bisa Membuat Perjalanan Batal, Sudah Siap Mengantisipasinya?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

KAI Logistik Layani Lebih dari 138 Ribu Pengiriman Hewan Peliharaan hingga Triwulan III 2026, Tumbuh 19%

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

KAI Logistik Hadirkan Promo Diskon Pengiriman Paket Hingga 50% Sampai Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:02

Maknai Hari Sumpah Pemuda, Jasa Marga Dorong Regenerasi Kepemimpinan dan Inovasi Digital

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:02

Inisiatif Sun to Sea dari Global Energy Alliance for People and Planet Perkuat Dukungan bagi Masyarakat Pesisir Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:02

Microsoft Elevate for Educators Bekali Guru dengan Panduan AI yang Aman dan Bertanggung Jawab

Berita Terbaru