Diresmikan Gubernur, PLUT KUKM NTB Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas UMKM - Koran Mandalika

Diresmikan Gubernur, PLUT KUKM NTB Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas UMKM

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, meresmikan Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PLUT KUKM) NTB pada Selasa, 30 Desember 2025.

Gedung ini didirikan sebagai wadah bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan skill usaha mereka.

Iqbal menyampaikan bahwa secara realita PLUT ini telah memberikan banyak manfaat bagi pelaku UMKM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bahkan sebelum saya menjadi gubernur, ini sudah dimanfaatkan oleh teman-teman UMKM untuk pelatihan, untuk pemberdayaan,” kata Iqbal, Selasa (30/12).

Yang menjadi tantangan, lanjut Iqbal, ialah bagaiman PLUT NTB dapat diakses oleh setiap orang.

Baca Juga :  Deklarasi Dukung Pathul sebagai Bacagub, Gerindra Loteng: Menangkan!

“Karena PLUT ini bukan milik dinas koperasi. Dinas koperasi dan UMKM hanya pengelola, tapi ini milik rakyat. Dan kita harapkan masyarakat betul-betul bisa memanfaatkan ini, terutama ibu-ibu dan anak-anak muda,” lanjutnya.

Diharapkannya, setiap pelaku usaha telah mendapatkan pelatihan di PLUT ini memiliki peningkatan dari segi kualitas produk, kemasan, branding, akses pasar terutama pasar digital, dan akses pembiayaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM NTB, Ahmad Masyhuri, PLUT NTB memiliki berbagai macam fasilitas, seperti galeri, ruang belajar, dapur, ruang pelatihan kemasan, dan ruang podcast.

Baca Juga :  MotoGP 2025 Beri Dampak Nyata pada Sektor Ekonomi dan Pariwisata

Ia menuturkan gedung PLUT ini untuk sementara dapat diakses secara gratis.

“Sementara ini free. Ke depan kita akan lihat perkembangannya kalaupun ada bayar membayar tidak semua pelaku UMKM itu kita minta bayaran. Bagai pelaku yang baru, jangan dimintai uang,” tuturnya.

Ia menjelaskan ada dua pola pelatihan yang akan diberikan, yakni pemula dan inkubasi.

“Kalau inkubasi ini bukan pemain baru, tapi yang sudah ada tapi dia mau up skill, naik kelas. Nah kalau naik kelas ini dia pendampingan, itu enam bulan samapai dua tahun, paling lama itu dua tahun,” jelasnya. (dik)

Berita Terkait

Yek Agil Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Ponpes: Jangan Generalisasi Semua Pesantren
PPPK Tak Perlu Khawatir, BPR NTB Tegaskan Tak Ada Kendala dalam Pengambilan Gaji
Muzihir Bantah Isu Pemecatan Dirinya dari Kepengurusan PPP NTB
Yek Agil Tekankan Solusi Adil dalam Kasus Penutupan Ritel Modern di Loteng
3 Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB Diusulkan Pemberhentian Sementara, Isvie: Sedang Dalam Proses
WFH di Lingkungan Pemprov NTB Belum Maksimal
Pemprov NTB Sebut Flyer Penculikan Anak di Lombok Hoax, Masyarakat Diminta Tenang
Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:00

Platform Omnichannel Barantum Permudah Pengelolaan Chat dari Banyak Channel

Senin, 25 Mei 2026 - 08:00

2 Saham AS yang Dinilai Punya Potensi Monster di Era AI dan Krisis Energi

Senin, 25 Mei 2026 - 02:00

KAI Logistik Fokus Kembangkan Pergudangan, Siapkan Gudang Ramah Lingkungan Modern di Bandung dan Purwokerto

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:00

Menjadi Provider WhatsApp API Termurah, Api.co.id Sukses Akuisisi 100 Perusahaan Kurang dari 1 Bulan

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:00

Transformasi PAM JAYA Berbuah Prestasi, Sabet 3 Rekor MURI hingga Human Capital Award 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:00

Nvidia Bikin Wall Street Makin Bullish, Demam AI Dorong Optimisme Investor

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:00

Tingkatkan Layanan di Website Resmi, napocut Tawarkan Solusi Belanja Praktis dan Bonus Eksklusif

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00

Analisa Pasar dari FLOQ: BI Naikkan Suku Bunga, Trump Dukung Kripto, Investor Diminta Waspada Kelola Risiko

Berita Terbaru