Gubernur NTB Buka Suara Soal Tambang Ilegal Dekat Mandalika - Koran Mandalika

Gubernur NTB Buka Suara Soal Tambang Ilegal Dekat Mandalika

Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal buka suara soal temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait tambang emas ilegal dekat Mandalika.

Iqbal mengatakan tambang tersebut jauh dari Mandalika, tepatnya di wilayah Sekotong. Meski begitu, lanjut dia, dimanapun lokasinya tambang ilegal tetap tidak dibenarkan.

“Kebetulan yang dimaksud ini kan di daerah selatan, didaerah Sekotong. Tidak terlalu dekat dengan Mandalika, jaraknya agak jauh lah dengan Mandalika. Tapi, prinsipnya dimanapun tempat tambang ilegal ya tetap ilegal dan tetap menimbulkan dampak sosial yang buruk tetap menimbulkan dampak lingkungan yang buruk,” kata Iqbal, Selasa (28/10).

Menurutnya, persoalan tambang ilegal ini harus segera diselesaikan bersama, tidak hanya oleh pemerintah daerah tetapi juga pemerintah pusat.

“Dan itu yang harus diselesaikan pemerintah bersama-sama. Mulai pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat,” ucap Iqbal.

Iqbal menuturkan akan mempelajari masalah ini berdasarkan hasil pemeriksaan dari KPK.

“Saya belum lengkap membaca hasil pemeriksaannya KPK. Saya justru lagi meminta bahan-bahan itu untuk saya pelajari dan melihat dimana ruang yang harus kita perankan sebagai pemerintah provinsi,” tuturnya.

Baca Juga :  Perintah Gubernur NTB, Segera Evakuasi Turis Brasil yang Jatuh di Rinjani

Dia menjelaskan belum mengetahui berapa titik lokasi penambangan ilegal tersebut. Yang jelas, kata Iqbal, jumlah tambang ilegal di NTB cukup banyak.

“Saya belum punya data yang presisi mengenai berapa jumlahnya. Yang jelas, kita udah tau bersama bahwa banyak sekali tambang ilegal di NTB ini, mulai dari Pulau Lombok sampai Pulau Sumbawa,” jelasnya. (dik)

Berita Terkait

PWI NTB Soroti Penggunaan AI dalam Produk Jurnalistik
Pergerakan Ekonomi NTB Tunjukan Tren Positif, BPS Mencatat Nilai Ekspor Meningkat
Dari NTB ke Dunia: Bank NTB Syariah Sukses Hadirkan QRIS Cross Border untuk Transaksi Internasional
PSI NTB Targetkan Dua Kursi di DPR RI, Kaesang Minta Kader Turun ke Akar Rumput
Bank NTB Syariah Tegaskan Transparansi dan Kepatuhan Hukum Terkait Isu KC Dompu
Pemrpov NTB Anggarkan Penghasilan Tambahan bagi Guru PPPK-PW Sebagai Kado Hardiknas
Replikasi Sukses Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah Hadirkan ‘POJOK NTBS’ di Pasar Acc Ampenan untuk Perkuat Ekosistem Digital
DPRD Sepakati Ranperda Strategis, Haji Ahkam: Perkuat Layanan Publik dan Kelembagaan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:05

Sekda Lombok Tengah Dipanggil Jaksa, Pemeriksaan Berkaitan dengan Kasus Dump Truck?

Selasa, 28 April 2026 - 08:42

Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Kapolres Lombok Tengah: Jangan Cepat Puas!

Jumat, 24 April 2026 - 06:34

Dipimpin Kasat Narkoba IPTU Yudha, Jaringan Sabu di Loteng–Lotim Berhasil Diungkap

Kamis, 16 April 2026 - 18:35

Kasus Gadai Mobil Fiktif di Lombok Tengah, Polisi Diminta Bertindak Cepat

Rabu, 15 April 2026 - 18:04

Kasus Dugaan Pemalsuan Surat di Praya Barat Diselidiki, Polisi Periksa Saksi dan Telusuri Bukti

Senin, 13 April 2026 - 06:59

Aksi Cepat IPTU Yudha Aditya Warman Ungkap Peredaran Sabu, 4 Terduga Diamankan

Jumat, 10 April 2026 - 08:51

Dikejar Terdakwa, BKAD Ngaku Minta Izin Pimpinan DPRD soal Pemotongan Pokir

Kamis, 9 April 2026 - 19:02

IJU Serang Balik Kesaksian Nursalim: “Tidak Pernah Bertemu, Apalagi Jadi Jubir”

Berita Terbaru

NTB Terkini

PWI NTB Soroti Penggunaan AI dalam Produk Jurnalistik

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:20