DPRD NTB Ini Kepincut Kepemimpinan Iqbal-Dinda - Koran Mandalika

DPRD NTB Ini Kepincut Kepemimpinan Iqbal-Dinda

Senin, 2 Juni 2025 - 09:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD NTB Ini Kepincut Kepemimpinan Iqbal-Dinda

Koran Mandalika, Mataram- Anggota DPRD NTB Muhammad Aminurlah memuji 100 hari kepemimpinan Lalu Muhammad Iqbal dan Dinda Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda). Hal itu disampaikan dalam acara “Mimbar Bebas 100 Hari Iqbal Dinda” yang dicetus Pojok NTB dan M16 di Tuwa Kawa, Senin Malam (1/06).

“Dari ujung Sape hingga Ampenan, Pak Iqbal dan Bu Dinda telah mengunjunginya. Dari bencana alam hingga bencana sosial mereka hadiri,” ujarnya.

Dia mencontohkan ketika Iqbal-Dinda menunjukan kepedulian kepada korban banjir Ambalawi, Wera, dan Lambu di Kabupaten Bima. Keduanya langsung turun memberikan bantuan tanggap darurat. “Iqbal-Dinda telah maksimal di 100 hari kepemimpinannya,” sebut dia.

Bagi politisi PAN ini, Iqbal-Dinda sudah bekerja maksimal. Di antaranya dengan rajinnya pemimpin dengan tagline “NTB Makmur Mendunia” membangun silatuhrahmi lintas kementerian.

“Menurut saya yang politisi, ini luarbiasa. NTB tidak bisa maju kalau masih mengandalkan APBD,” tegas Bang Maman, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut dia menekankan tentangnya pentingnya program prioritas daerah, seperti menangani kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, dan pariwisata mendunia.

“Di mana-mana saya tegaskan, di berbagai media saya sampaikan, bahwa sejauh ini APBD belum mendukung program prioritas Iqbal-Dinda,” katanya lagi.

Di sektor pemerintahan, Maman memberikan masukan agar Iqbal-Dinda menata birokrasi. Karena ada setumpuk persoalan yang ditinggalkan pemimpin sebelumnya.

Baca Juga :  Bank NTB Syariah Pegang Layanan Keuangan 54.395 Guru di NTB

Maman mencontohkan persoalan proyek DAK fisik di sektor pendidikan. Hingga saat ini, pembangunan sekolah-sekolah belum rampung. “Hal ini juga harus menjadi atensi Iqbal-Dinda,” tegasnya.

Maman juga menekankan pentingnya peningkatan IPM dan percakapan demografi dihidupkan. “Setiap tahun perguruan tinggi mencetak banyak sekali sarjana. Bonus demografi ini belum tersentuh dalam percakapan. Apakah manfaat atau bom waktu, ini mestinya dapat perhatian,” pungkasnya.

Sebagai informasi kegiatan “Mimbar Bebas 100 Hari Iqbal-Dinda” ini dihadiri sejumlah tokoh lintas sektoral dan diikuti antusias puluhan pemuda dan mahasiswa. (*)

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi DP3AP2KB guna Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting
Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address
Optimisme Lombok Tengah Bebas Stunting: Intervensi Berkelanjutan Menyasar Sanitasi Hingga Pernikahan Dini
DP3AP2KB Loteng Dorong Edukasi Reproduksi bagi Santri
Perluas Ekosistem Transaksi Digital, Bank NTB Syariah Dekatkan Layanan Perbankan kepada Masyarakat Dompu

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 08:02

Bank Mandiri Taspen Ajak Nasabah Pensiunan Hidup Sehat dan Aktif Melalui Program Mantap Bergerak di Ngawi

Minggu, 1 November 2026 - 04:02

DARI PANGGUNG MODEL KE LAYAR LEBAR: TASYA, REMAJA TULI BERPRESTASI YANG MENEMBUS DUNIA PERFILMAN

Minggu, 1 November 2026 - 00:02

Penerbit KBM Kini Menjadi Rumah Para Penulis Nusantara: Usung Transparansi, Layanan Egaliter, dan Fasilitas Fantastis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02

Mitra10 Kini Hadir di MERR Surabaya, Perluas Akses Kebutuhan Renovasi Rumah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02

Antisipasi Penyebaran Nyamuk, LRT Jabodebek Lakukan Fogging di Sejumlah Area Operasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02

Hobi Baru, Pengeluaran Baru: Cara Mengatur Keuangan agar Tetap Bisa Menikmati Hidup

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02

ASHTA DISTRICT 8 Perluas Pengalaman Seni bersama Ganara Art Space

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:02

Beda Meterai Tempel dan e-Meterai yang Masih Sering Dikira Sama

Berita Terbaru