Duel Saling Tikam di Puskemas Sengkol Diduga Dipicu "Api" Cemburu - Koran Mandalika

Duel Saling Tikam di Puskemas Sengkol Diduga Dipicu “Api” Cemburu

Sabtu, 8 Februari 2025 - 20:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi duel saling tikam

Ilustrasi duel saling tikam

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Seorang pria di Kabupaten Lombok Tengah berinisial LAD terlibat duel saling tikam dengan salah seorang anggota polisi, yakni Aipda LS di Puskemas Sengkol, Kecamatan Pujut.

Kasi Humas Polres Lombok Tengah Iptu Lalu Brata Kusnadi yang dihubungi mengaku belum menerima laporan terkait kejadian tersebut.

Lalu Brata mengatakan pihak kepolisian Polres Lombok Tengah sementara ini masih melakukan penyelidikan terkait motif perkelahian tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporan yang diterima awak media ini dijelaskan pada Sabtu (8/2) pukul 05.30 WITA bertempat di Puskesmas Sengkol, telah terjadi perkelahian antara Aipda LS dengan LAD.

Kronologis kejadian berawal dari Aipda LS yang menghubungi chat via WhatsApp kepada BZL yang merupakan istri dari LAD.

BZL kemudian memberitahukan suaminya. LAD pun berpura pura sebagai istrinya dan merespons chat Aipda LS.

Baca Juga :  Sebelum Dicor, Korban Sempat Mendapat Pukulan Hingga Tembakan di Kepala

Dalam chat tersebut diketahui istrinya ada hubungan dengan Aipda LS yang membuat LAD sakit hati.

Selanjutnya, LAD menyamar sebagai istrinya dan mengajak Aipda LS bertemu di Puskesmas Sengkol.

LAD dan Aipda LS pun bertemu di Puskesmas Sengkol. Tanpa basa basi, LAD mengarahkan parang ke arah kepala Aipda LS.

Namun, terjadi perlawanan. Di mana, Aipda LS berhasil merebut parang milik LAD. Aipda LS langsung menebas tangan LAD.

Petugas puskesmas Sengkol yang melihat kejadian perkelahian tersebut panik sehingga memberitahukan piket Polsek Pujut.

Selanjutnya, LAD dibawa ke RSUD Praya menggunakan ambulans, sedangkan Aipda LS dirawat di RS Mandalika.

Akibat perkelahian tersebut, LAD mengalami luka sobek di kepala dan tangan kanan hampir putus.

Aipda LS mengalami luka sobek pada bagian kepala, luka sobek pada pundak serah kanan, dan luka sobek pada jari tangan sebelah kanan.

Baca Juga :  Harta Hasil Bisnis FEC Bakal Disita

Sementara itu, Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat membenarkan terkait kejadian perkelahian tersebut.

Hanya saja, pihaknya masih menyelidiki motif sebenarnya. Bahkan, AKBP Iwan sudah perintahkan paminal, propam, dan reskrim untuk mendalami motifnya.

“Kami dalami dulu motifnya karena yang bersangkutan lagi tindakan medis lanjutan dan kami sedang periksa saksi-saksi,” kata AKBP Iwan, Sabtu (8/2).

Terkait laporan kronologis yang bocor, AKBP Iwan menegaskan itu hanya informasi sepihak dan belum bisa dijadikan acuan.

“Bukti-bukti berupa HP masih belum ada di tangan kami,” ujar AKBP Iwan.

Laporan yang bocor tersebut, kata AKBP Iwan menambahkan, merupakan informasi sementara saat pertama kejadian.

“Periksa semuanya dulu biar motifnya jelas,” tegas AKBP Iwan. (wan)

 

Berita Terkait

Anak Tega Bakar Ibu Kandung di Sekotong, Motif Belum Diketahui
Polisi Amankan 10 Gram Sabu dari Tangan Dua Terduga Pengedar di Lombok Tengah
Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan Bule Amerika
Briptu Rizka Terancam Hukuman Mati Dalam Kasus Kematian Brigadir Esco, Begini Motifnya
Dua Pria di Batukliang Nyaris Diamuk Massa Usai Kedapatan Curi Tabung Gas Elpiji 3 Kg
Kasus Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah Temui Titik Terang, Kawan Korban Jadi Tersangka
Topeng ‘Super Hero’ Para Tersangka Saat Konferensi di Polres Loteng, Ternyata Ada Pesan Mendalam
Ungkap Puluhan Kasus Selama Dua Bulan, Polres Loteng Amankan 54 Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:46

KAI Logistik Optimalkan Kawasan Gudang Kalimas untuk Perkuat Rantai Logistik Terpadu

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:07

Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:50

Dominasi Emas Terus Melonjak di Tengah Gejolak Ekonomi Global, Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15%

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:45

Pemesanan Tiket Lebaran Terus Meningkat, 178.897 Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 1 Jakarta Telah Terjual

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:07

KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:25

Dukung Gerakan Satu Juta Pohon, KAI Logistik Konsisten Tegaskan Komitmen Lingkungan

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:13

KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:03

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Berita Terbaru